Berita Pemerintahan

Business Riau

☆☆NEWS RIAU

☆☆☆Nasional

☆Kota Dumai

☆☆Pekanbaru

DUMAI --Aktivitas penerbangan di Bandara Pinang Kampai ( PK) Jalan Soekarno Hatta Dumai kembali Lumpuh akibat kabut asap tebal selimuti Dumai.
    ''Karena jarak pandang captain pilot pesawat masih kurang di bawah 1.000 meter, sehingga maskapai tidak berani untuk pendaratan maupun lepas landas,'' kata Kepala Bandara PK( Pinang Kampai) , Catur Hargowo.
     Alhasil,  penerbangan jurusan Dumai - Jakarta dan sebaliknya terpaksa delay dan dibatalkan karena jarak pandang hanya 400 Meter. Sehingga maskapai belum berani mengambil resiko penerbangan.
     Kata catur, kondisi ini  hampir sama dengan beberapa waktu lalu dan menganggu jarak pandang pilot pesawat, sehingga terpaksa menunda keberangkatan dari bandara asal atau mengalihkan pendaratan.
         "Dengan alasan mengutamakan keselamatan penumpang, akhirnya penerbangan terpaksa melakukan delay atau menunda terbang," ucapnya
   Terakhir,  Penerbangan baru bisa dilakukan jika kualitas udara membaik dan jarak pandang caption kembali normal. (wi)


)

DUMAI - Sejumlah buruh TKBM Kota Dumai, Senin (19/10) sekitar pukul 11.30 WIB, menemui Ketua APBMI Riau Ahmad Jony Maizainur di kantornya Jalan Datuk Laksamana Dumai. 

Kedatangan buruh untuk mencari solusi masalah pekerjaan pembayaran upah bongkar muat dengan PT Sentosa Indah Abdi (SIA) perwakilan Dumai yang hingga kini belum dibayar. 

"Ini sudah memasuki tiga bulan, upah buruh belum dibayar juga oleh perusahaan. Sedangkan pekerjaan sudah selesai," ungkap perwakilan buruh, Suwandi alias Iwan Gondrong.


Kalau tuntutan ini tidak juga ditanggapi kata Iwan, para buruh akan melakukan pemblokiran jalan masuk perusahaan dan akan melaporkan perusahaan kepihak kepolisian Dumai. 

Menanggapi hal ini, Ketua APBMI Riau Ahmad Jony Maizainur mengatakan akan ikut menyelesaikan masalah ini antara buruh dan perusahaan. 

"Artinya, kalau masih ada kewajiban perusahaan maka harus diselesaikan pembayarannya. Apalagi terkait upah,” ungkapnya.(wi)