Berita Pemerintahan

Business Riau

☆☆NEWS RIAU

☆☆☆Nasional

☆Kota Dumai

☆☆Pekanbaru

Riau Bisnis Dumai-Meskipun masih banyak yang harus dibenahi, akan tetapi fasilitas umum di wilayah kota Dumia akan tercapai dengan bekerja keras Pemerintah Daerahnya dan dibantu oleh masyarakat.  Mulai dari fasilitas keamanan, rumah ibadah, kesehatan hingga pendidikan.


Selain itu kegiatan sosial kemasyarakltan warga seperti gotong royong, dilaksanakan Perangkat desa yang berbaur dengan masyarakatnya akan dapat mempercepat cita-cita yang diinginkan.


Disisi lain, ia menilai dasar utama dari masyarakat Madani adalah persatuan dan integrasi sosial, yang didasarkan pada suatu pedoman hidup, menghindarkan diri dari konflik dan permusuhan, yang menyebabkan perpecahan dan hidup dalam suatu persaudaraan. Untuk mencapai tujuan itu, warga masyarakat di lingkungannya terus berbenah kearah yang lebih baik.


Melalui kegiatan-kegiatan itu lah, kita gunakan sebagai pemersatu masyarakat, baik melalui gotong royong, Poskamling dan lain sebagainya. Untuk itu, kami berharap semua pihak, terutama warga dapat memahami dan memaknai konsep Madani, yakni kembali kepada kesadaran diri untuk terus berbenah, mulai dari diri sendiri.


Komitmen Pemerintah Kota Dumai menjalankan program pembangunan bidang kesehatan terus dikembangkan melalui berbagai inovasi dan langkah strategis guna mewujudkan Dumai Makmur Madani dan pelayanan jadi maksimal, salah satu dititikberatkan pada peningkatan fungsi Puskesmas.


Fungsi 10 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di 7 kecamatan Kota Dumai dewasa ini mengalami banyak kemajuan, diantaranya, peningkatan fasilitas, layanan 24 jam dan diarahkan menuju akreditasi.


Disamping itu, pelayanan Puskesmas mulai menerapkan sistem informasi kesehatan daerah atau SIKDA berbasis penggunaan teknologi tinggi aplikasi android untuk pelayanan menjadi sederhana, cepat dan akurat serta memudahkan pemantauan pasien berobat tanpa harus antri.


Dinas Kesehatan Kota Dumai sejak 2014 sudah menjalankan aplikasi Sikda Generik Bridging P care Online atau dikenal dengan Sikda Prima, dan program ini berguna untuk menunjang sistem informasi kesehatan dengan cara menyediakan informasi khusus di bidang kesehatan yang dapat digunakan oleh Puskesmas ataupun rumah sakit.


Sedot Anggaran Rp41 Miliar, Gedung Baru RSUD Dumai Diresmikan Wako Zulkifli As.


Di Kota Dumai dari 10 Puskesmas saat ini sudah empat Puskesmas yang menggunakan sistem ini yakni Puskesmas Jayamukti, Puskesmas Dumai Kota, Puskesmas Bumi ayu dan Puskesmas Bukit Kayu Kapur.


Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai H Paisal SKM MARS mengatakan, tujuan pembangunan kesehatan adalah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat setingginya. Dalam mencapai tujuan tersebut penggalian informasi yang akurat, tepat, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi penting di unit pelayanan kesehatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.


Hal inilah yang kemudian mendorong Dinkes secara berkesinambungan melakukan upgrading terhadap aplikasi Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA) Generik dan menggandeng pihak ketiga bekerjasama dengan Kemenkes RI.


Di sejumlah Puskesmas kini telah dilengkapi SIKDA Generik terbaru yang disebut dengan SIKDA Generik versi 1.3.1 atau dikenal juga dengan SIKDA prima dan aplikasi ini merupakan penyempurnaan dari aplikasi SIKDA Generik 1.2 yang difungsikan di seluruh unit pelayanan yang ada, mulai dari loket pendaftaran, poli anak, poli umum, poli lansia, poli gigi, apotek, gudang dan laboratorium.


Melalui aplikasi SIKDA Generik apa saja pelayanan terhadap pasien di Puskesmas bisa diketahui secara lengkap, dan membuat pelayanan Puskesmas menjadi jauh lebih baik. Selain itu, unggul dalam penyajian data dan informasi, membuat proses pengarsipan dan administrasi menjadi lebih mudah.


Haslinar Zul As melakukan pengecekan dan konsultasi dengan Dokter di RSUD Dumai.


Keuntungan lain, setiap ada kebijakan dan peraturan baru dari pusat, petugas medis di daerah akan mudah mendapatkan informasi karena langsung diperbarui di aplikasi android tersebut. Dinkes Dumai berencana akan menerapkan Sikda ini di enam Puskesmas lain agar seluruh fasilitas pelayanan kesehatan publik sudah sesuai standar Kemenkes.


Keberhasilan penerapan SIKDA generik di Kota Dumai tidak terlepas dari kerjasama dengan penyedia aplikasi di Kementrian Kesehatan RI. Selain terpercaya, kondisi itu diyakini memberikan kemudahan karena setiap ada perubahan sistem pelaporan atau peraturan yang mesti dilaksanakan di daerah langsung dapat diupdate.


Dumai merupakan daerah pertama yang menjalankan sistem itu di Riau dan Sumatera dan karena sukses memulai penerapan pelayanan dengan SIKDA ini membuat Dinas Kesehatan sejumlah daerah berkunjung untuk belajar dan studi banding terkait penerapan aplikasi sistem teknologi tersebut.


Puskesmas di Dumai kini juga telah dibentuk pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dengan status penuh sesuai dengan keputusan Walikota Dumai Nomor 412/Dinkes/2014 tanggal 05 Desember 2014.


Penerapan PPK BLUD pada Puskesmas ini karena sebagai ujung tombak pemberian pelayanan kepada masyarakat, terlebih sejak penetapan ketentuan BPJS pada 2014, peran Puskesmas menjadi semakin vital.


Untuk meningkatkan pelayanan Puskesmas, maka Puskesmas harus memiliki kewenangan yang lebih luas dalam mengelola pendapatan maupun pengeluaran. Sehingga diperlukan komitmen bersama antara Dinas Kesehatan dengan Puskesmas untuk menjadikan Puskesmas BLUD agar tetap berjalan baik.


Wali Kota Dumai Drs H Zulkifli AS, M.Si menyatakan, pemerintah daerah sangat komit untuk meningkatkan sarana prasarana fasilitas pubilk kesehatan dan taraf hidup tenaga medis agar kualitas pelayanan kepada masyarakat juga semakin optimal dan memuaskan banyak pihak.


Melalui berbagai upaya ini diharapkan pelayanan medis yang dilaksanakan Pemerintah Kota Dumai melalui instansi terkait yakni Dinas Kesehatan bisa unggul dan maju pesat dalam melayani kepentingan kesehatan masyarakat banyak.


Sesuai dengan visi misi pembangunan Kota Dumai 2016 - 2021 yaitu "Terwujudnya masyarakat Dumai yang Makmur dan Madani", maka diharapkan program kesehatan yang dijalankan dapat memenuhi seluruh unsur hak dan kebutuhan dasar masyarakat yang berlandaskan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.


Di dalam penyusunan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kota Dumai 2016-2021, kepala daerah sangat menekankan agar visi misi dijadikan landasan dalam penyusunan penyelengaraan proses pembangunan daerah.


"Namun harus disadari bahwa untuk mewujudkan masyarakat yang makmur dan madani itu perlu suatu proses, dan semua elemen masyarakat harus turut berperan serta baik secara langsung maupun tidak langsung," terang dia.


Mewujudkan Dumai Makmur dan Madani juga perlu kerjasama aparatur pemerintahan di tingkat kecamatan dan kelurahan agar program pembangunan kesehatan yang disusun dan akan dijalankan dapat berjalan maksimal di tengah masyarakat (Rbg)

//////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////



RIAU BISNIS, Setelah Zaskia Gotik berupaya meredam pelaporan hukum yang dilakukan oleh beberapa pihak lewat permintaan maaf secara resmi kemarin tiba tiba saja zaskia terlihat mendatangi markas polda metro jaya  dengan ditemani ryan sang kekasih zaskia terlihat mengenakan pakaian sopan berupa kemeja putih menuju ruang reserse kriminal khusus polda metro jaya Diguncang pro kontra karena dituding telah menghina lambang negara kemarin artis dangdut zaskia gotik mendulang babak baru yang mengejutkan
Zaskia Gotik sengaja datang untuk mengambil surat pemanggilan dirinya terkait kasus penghinaan lambang negara yang kini tengah hangat uniknya kedatangan zaskia ke polda metro jaya diwarnai pemandangan mengejutkan pasalnya zaskia tidak hanya terlihat keluar bersama sederet anggota lsm kpk yang telah melaporkan zaskia dengan pasal penghinaan lambang negara tapi juga mencium satu persatu tangan anggota lsm tersebut ,apakah langkah damai zaskia dengan lsm kpk yang telah mencabut laporan di polda metro jaya menjadi jaminan bahwa zaskia bisa lepas dari jerat hukum ,pasalnya dari 3 pihak pelapor yang telah melaporkan zaskia hanya satu pihak lsm kpk yang bersedia berdamai dan tidak hanya itu saja penyelidikan pihak cyber crime polda metro jaya yang sudah memanggil sederet artis seperti deni cagur ayu ting ting hingga rafi ahmad meski tanpa pelaporan konon kian berjalan serius dan diyakini dapat menjerat zaskia dengan undang undang informasi dan transaksi elektronik atau ite
Setelah mengalami stres akibat menjalani proses hukum kabarnya zaskia pun berupaya mencari jalan lain untuk lepas dari jeratan hukum dengan berbagai cara tidak hanya dengan usaha berdamai dengan sederet pihak yang telah melaporkan tapi juga menempuh cara yang mengejutkan yaitu mengulik pasal tentang penyiaran yang kabarnya bisa menyeret sederet pihak seperti penanggung jawab acara televisi ketika acara tersebut berlangsung zaskia berupaya keras untuk meredam protes keras dari masyarakat dengan beragam cara unik seperti melakukan deklarasi di monumen pancasila yang secara ironis berakhir dengan kegagalan tanpa sebab yang jelas
Berusaha keras untuk dapat lepas dari ancaman jeratan hukum tapi toh zaskia gotik tak mampu untuk menutupi fakta bahwa ada unsur kesengajaan dibalik jawaban isengnya yang kini berujung kasus penghinaan lambang negara bahkan zaskia sempat membenarkan jika sesungguhnya dirinya telah mencoret jawaban yang benar sebelum memplesetkan tanggal 32 agustus sebagai hari kemerdekaan menjadi tanda tanya besar benarkah zaskia tega mengolok olok hari kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan negeri ini dengan susah payah namun saat situasi menjadi tidak terkendali ia pun berusaha berkelit dengan mencari celah melalui jalan damai
"Yang mencoret saya cuma kan saya kayak yang terbawa suasana saja ya harapan nya bisa memaafkan eneng saja"Ungkap Zaskia Gotik(rbg).


RIAU BISNIS -SELATPANJANG - Dinas Kesehatan (Diskes) Kepulauan Meranti tidak bisa menjamin bahwa vaksin yang ada di klinik dan tempat praktek bebas dari vaksin palsu. Pasalnya, Diskes yang terkoneksi langsung ke Kementerian Kesehatan RI dalam hal pasokan vaksin tidak mendistribusikan ke klinik dan tempat praktek.

Demikian diungkapkan dr Misri Hasanto, Sekretaris Diskes Kepulauan Meranti, ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/6/2016). Kata Misri, di Meranti memang ada beberapa klinik dan tempat praktek. Namun, pengadaan vaksinnya bukan dari Diskes. 

"Vaksin itu harus ada standar penyimpanan dan pendistribusian. Kita tidak bisa memastikan itu di klinik maupun tempat praktek," ujar Misri. 

Meski demikian, Misri mengaku Diskes telah memberi pembinaan kepada beberapa praktek dokter mandiri dari klinik dan tempat praktek. Mereka membahas tentang pelayanan obat-obatan ke masyarakat agar konsumen tidak dirugikan. 

"Upaya pembinaan dari Diskes sudah kita berikan. Hanya saja, dalam pengawasan semua pihak harus berkoordinasi. Kalau ada hal-hal mencurigakan ya berkoordinasilah. Untuk membuktikan itu palsu atau itu harus uji lab, melibatkan Balai POM," ujar Misri. 

Ketika disinggung efek dari vaksin palsu ini jika disuntikkan ke pasien, kata Misri besar kemungkinan akan menyebabkan penyakit. Sebab, pasca penyuntikan vaksin, sementara tidak steril justru berakibat bisa mengeluarkan penyakit. Kemudian, harapan akan terbentuknya zat antibodi tubuh tidak tercapai, justru anak-anak tidak akan ada kekebalan tubuh. 

"Efek lainnya, vaksin itu dibuat tidak memenuhi standard, sterilasi, khasiat, penyimpanan dan pendistribusiannya, ini tentu sangat berbahaya," ujar Misri pula. 

"Masyarakat Meranti jangan panik terhadap pemberitaan vaksin palsu, tetap bawa anaknya untuk imunisasi," kata dr Misri lagi sambil mengatakan vaksin yang mereka distribusikan di Posyandu, Puskesmas, Polindes, dan Poskesdes adalah vaksin resmi dari Kemenkes RI melalui Diskes Riau. 

Sebelumnya, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri menggerebek sebuah rumah di Bekasi Timur, Kota Bekasi. Di sana ditemukan pasangan suami istri yang diduga sebagai dalang pembuatan vaksin palsu ini. Aksi tidak terpuji tersebut sudah dilakoni sejak 2003 atau sekitar 13 tahun silam, dan telah menyebarkan vaksin palsu ke beberapa daerah di Indonesia. ***(rgb).///////////////////////////////


Riau bisnis-Selat panjang-Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Asep Iskandar SIK MM mengharapkan agar polisi dan wartawan bisa saling bersinergi dan menjalin kerjasama yang baik serta kemitraan  selama ini sudah berjalan dengan baik dapat terus dipertahankan.

Asep juga berharap para wartawan untuk dapat membantu tugas kepolisian dalam rangka penegakan hukum di Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Upaya pemantapan kerjasama yang baik harus diciptakan untuk kepentingan masyarakat dan daerah, yakni dengan langkah harus dengan sinergi dan saling memberi informasi yang positif sehingga dapat memperlancar tugas masing-masing, baik kepolisian maupun wartawan," ungkap Asep saat menggelar kegiatan buka bersama, Senin (27/6/2016) malam bertempat di Grand Meranti Hotel Jalan Kartini Selatpanjang.

Disamping itu, Asep juga mengharapkan kepada sejumlah tokoh di Kabupaten Kepulauan Meranti untuk saling menjaga dan saling mengingatkan.

"Kami juga mengharapkan bimbingan dan petunjuk dari tokoh agama, tokoh adat maupun tokoh-tokoh lainnya jika ada personil- personil kami yang kurang menyenangkan agar memberikan teguran dan bimbingan," harap Kapolres Kepulauan Meranti itu.

Sementara itu, Ustadz Mustafa dalam kesempatan itu menyampaikan tausiah hingga masuknya waktu berbuka puasa.

Turut hadir dalam kegiatan buka bersama tersebut, Waka Polres Kepulauan Meranti Kompol Rudi A. Samosir SE, Kabag Ops AKP Antoni L Gaol SH, MH, Kabag Sumda Dodi S Hasibuan SE, Kapolsek Tebingtinggi AKP Ade Rukmayadi SH, Kasatlantas AKP Yohanes Basri, ibuk-ibuk bhayangkari dan sejumlah tamu undangan lainnya.(rgb).////////////////////////////////


RIAU BISNIS -SELATPANJANG - Tekad pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Meranti yang katanya sangat memperhatikan kesehatan masyarakat sepertinya jadi tanda tanya besar. Pasalnya, ada rumor tak sedap bahwa banyak dokter enggan mengabdi di Meranti lantaran kurangnya perhatian dari pemerintah setempat.

Berdasarkan informasi yang dirangkum di lapangan, sudah ada dokter yang mengabdi sejak tahun 2013 lalu keluar dari Kepulauan Meranti. Alasan kuat keluar diduga kurangnya perhatian Pemkab ditambah gaji Tenaga Harian Lepas (THL) yang terlambat dibayar.

Derita dokter spesialis yang THL, penghasilannya cuma dari gaji itu saja. Sementara di Selatpanjang tidak ada RS swasta sebagai tambahan penghasilan. Jadi kondisi keuangan yang berat ini memaksa dokter memilih hengkang.

Berdasarkan informasi diperoleh media dari orang terpecaya, Dr Spesialis Penyakit Paru yang merupakan kontrak THL yang bertugas sejak tahun 2013 telah meninggalkan Kabupaten Kepulauan Meranti. Ia diduga keberatan karena selama mengabdi tidak dapat fasilitas mess. Ia tinggal di Hostel atas RS sementara suaminya rutin datang. Ditambah lagi gaji THL terlambat dibayar. Ini membuat yang bersangkutan enggan memperpanjang kontrak di Kota Sagu.

Selain itu, beredar juga kabar bahwa ada dokter bedah yang akan keluar dari Meranti pada Bulan Juli mendatang. Dokter bedah ini informasinya baru dua bulan mengabdi di Kepulauan Meranti.

Sedangkan pada Bulan Oktober 2016, Dr Spesialis Kandungan tidak akan memperpanjang kontraknya yang berakhir. Ditambah Dr Sp Anak juga tidak memperpanjang kontraknya setelah berakhir pada Bulan Desember 2016 mendatang.

Untuk mengkonfirmasi kebenaran informasi yang diperoleh ini, media mencoba menghubungi Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Kepulauan Meranti dr Azharul SpOG, namun nomor hp nya dalam keadaan off.

Dari kejadian ini, kalau memang Pemkab Kepulauan Meranti memprioritaskan kesehatan masyarakat, haruslah cepat mengambil tindakan. Jangan sampai semua dokter hengkang dari Kota Sagu. ***(rgb).////////////////////


RIAU BISNIS - SELATPANJANG –  Ip (32) warga Jalan Perjuangan Alahair Kecamatan Tebingtinggi Kepulauan Meranti, Riau, yang juga Kolektor FIF Group Selatpanjang membantah telah melarikan uang perusahaan Rp117 juta. Menurutnya, uang perusahaan yang dilarikannya beberapa bulan lalu hanya sekitar Rp30 juta.

Pengakuan itu disampaikan Ip saat diperiksa Unit Reserse Kriminal Polsek Tebingtinggi.
"Pengakuan tersangka, uang yang dilarikan hanya Rp30 juta bukan Rp117 juta sebagaimana dilaporkan pihak FIF," kata Kapolsek Tebingtinggi AKP Ade Rukmayadi SH didampingi Kanit Ipda Darmanto SH.
"Uang itu telah dihabiskannya," tambah Ade.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ip dilaporkan telah melakukan penggelapan dana di PT FIF Group Selatpanjang. Ia ditangkap Unit Reskrim Polsek Tebingtinggi di daerah transmigrasi (dalam perkebunan sawit) Desa Segar Jaya Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis.

Pada Bulan April 2016, Ip dilaporkan telah melakukan penarikan sepeda motor dan penagihan uang tunggakan kepada para konsumen. Namun setelah penarikan sepeda motor dan uang tagihan dari konsumen itu, rupanya hasil tersebut tidak dilaporkannya kepada pihak perusahaan (PT FIF Group Pos Selatpanjang).
Hal ini terungkap setelah beberapa konsumen mendatangi kantor FIF Selatpanjang untuk meminta BPKB sepeda motor karena telah lunas membayar. Waktu itu pihak perusahaan sempat curiga dan melakukan pengecekan.

Setelah diselidiki ternya sepeda motor tarikan tersebut sengaja dijual Ip ke orang lain dan uang tagihan dari konsumen tersebut juga telah sengaja diambil tanpa seizin perusahaan. Atas kejadian ini, pihak perushaan mengaku mengalami kerugian sekitar Rp117 juta rupiah.

"Tersangka telah kita amankan di Mapolsek untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar Ade.
Ip dilaporkan langsung oleh M Ardani Panjaitan (36) Kepala Bagian Penagihan PT FIF Group Cabang Dumai dengan saksi Tedy (kepala Pos), Nizam (kolektor/ CRF), dan Darma (koordinator tagihan PT FIF Group Selatpanjang) dengan Nomor: LP/18/VI/2016/RIAU/RES.KEP.
MERANTI/SEK T.TINGGI. ***(rgb).//////////////////////////


RIAU BISNIS SIAK SRI INDRAPURA - Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (Disnakanla) Kabupaten Siak, Susila Wati mengatakan, pasar ternak yang terletak di Kampung Seminai, Kecamatan Kerinci Kanan sejatinya sudah beroperasi. Namun, karena masih baru aktivitas di pasar tersebut belum begitu ramai.

Susila Wati menyebutkan bahwa transaksi jual beli di pasar tersebut sudah lama berjalan. Bahkan ia berkeyakinan menjelang Hari Raya Idul Adha 2016 mendatang, aktivitas di pasar itu akan berjalan selayaknya pasar ternak lainnya.

"Pasar itu sudah beroperasi. Hanya saja pasar itu kan baru, jadi belum bisa seperti pasar-pasar ternak besar lainnya yang ramai aktivitas jual belinya. Bahkan di pasar tersebut sudah ada pengelolanya," kata Susila Wati di Siak Sri Indrapura.

Disebutkan Susila Wati, pembangunan pasar ternak tersebut dibangun oleh Pemerintah Provinsi Riau. Namun, aset pasar ternak itu sejatinya belum diserahkan Pemerintah Provinsi Riau kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak. 

"Pemerintah Kabupaten Siak hanya menyediakan lahan, fisiknya pemerintah provinsi yang bangun. Tapi, asetnya belum diberikan ke kita," ujar Susila.

Ia sangat berharap, Pemerintah Provinsi Riau melaui dinas terkait secepatnya memberikan aset tersebut kepada Pemkab Siak agar pasar ternak itu bisa diresmikan dan dikelola dengan baik.

"Kita sudah memiliki rencana yang matang untuk kemajuan pasar tersebut. Bahkan nanti pengelola pasar tersebut akan kita tambah lagi. Jadi, kita berharap pemerintah provinsi mendukung langkah pemkab mengembangkan pasar ternak itu demi menopang ekonomi masyarakat setempat," katanya.
(RBG)


RIAU BISNIS - KAMPARKAB- Kabar gembira bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) se Kabupaten Kampar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar segera mencairkan gaji 13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang disebut juga sebagai gaji 14. Direncanakan, paling lambat 1 Juli 2016 sudah tuntas.

Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Aset (DPPKA) Kabupaten Kampar Ir Hj Kholidah MM didampingi Sekretaris Edwar MSi dan Kabid Keuangan Edison ketika dikonfirmasikan kamparkab.go.id, Senin (27/6) di ruang kerjanya. Dijelaskannya, selama beberapa hari terakhir, Dinas DPPKA sudah mempersiapkan proses administrasi untuk pencairan gaji 13 dan THR tersebut. “Kami juga sudah komunikasikan dengan Bapak Bupati Kampar dan Sekda Kampar. InsyaAllah segera cair paling lambat 1 Juli 2016,’’ucapnya.

Jumlah PNS di Kabupaten Kampar yang akan menerima gaji 13 dan THR sebanyak 10.787 orang. Untuk gaji 13, total dana yang akan dicairkan sebesar Rp45,637 Miliar lebih. Sedangkan untuk THR, total dana yang akan dicairkan sebesar Rp37,807 Miliar lebih. “Rencana pencairan tersebut akan dilakukan bersamaan,’’sebutnya(rgb)./////////////////////////


RIAU BISNIS-Kamparkab - Guna menjalin silaturahmi antar anggota DPRD Kabupaten Kampar, pegawai Sekretariat DPRD dan karyawan, DPRD Kabupaten Kabupaten Kampar menggelar acara buka puasa bersama di Musalah DPRD Kabupaten Kampar, Senin (27/6/2016) sore.

Buka puasa bersama ini dihadiri unsur pimpinan DPRD Kabupaten Kampar yakni Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri, S.Ag, Wakil Ketua DPRD Kampar Sunardi, DS, A.Mk dan Ir H Sahidin serta puluhan anggota DPRD Kampar. Selain itu juga hadir Sekretaris DPRD Kampar Ramlah, SE, M.Si, kepala bagian, kepala sub bagian dan staf di Sekretariat DPRD Kampar.

Selain buka puasa bersama juga digelar Sholat Maghrib berjamaah.
Ketua DPRD Kabupaten Kampar Ahmad Fikri kepada wartawan usai acara buka puasa bersama mengatakan, kegiatan ini hendaknya juga mampu meningkatkan semangat kerja baik anggota DPRD Kampar maupun seluruh pegawai sekretariat DPRD Kabupaten Kampar.

Menurut pria yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Kampar itu, silaturahmi ini  merupakan aktivitas ibadah yang memiliki keutamaan besar, baik berupa karunia dunia maupun pahala akhirat. "Di antaranya ialah membuka pintu rezeki dan memanjangkan umur sebagaimana sabda Rasulullah saw, “Barangsiapa ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia bersilaturahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim)," ujar Fikri

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Ongah ini, silaturahmi memiliki arti yang sangat penting, khususnya dalam kehidupan seseorang dan umumnya bagi umat Islam secara keseluruhan. Silaturahmi menjadi tonggak yang mengokohkan banyak hal, mulai dari persatuan, perhatian, kasih sayang, mata pencaharian, hingga memudahkan seseorang memasuki surganya.(rgb).///////////////////////////////////


RIAU BISNIS-PEKANBARU - Bidang Kedokteran Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau menyebutkan, tengkorak manusia yang ditemukan di semak belukar, RT 01 RW 02, Dusun IV Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau diduga sudah meninggal dunia lebih Ketika ditemukan, kondisi tulang belulang ini murni tanpa ada jaringan lunak (daging, red). "Kita duga sudah meninggal dunia lebih dari satu bulan. Tidak ada jaringan lunaknya, hanya tengkorak. Itu pun tidak lengkap," ungkap Kepala Sub-bidang Kedokteran Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Kompol Supriyanto. 

Supriyanto yang dihubungi media Selasa (28/6/2016) siang menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan berapa usia (tengkorak) ini, sekaligus jenis kelaminnya. "Belum sampai ke situ (pemeriksaan). Kita masih menunggu temuan lengkap tengkoraknya. Semalam sudah dikirim, tadi pagi juga," paparnya. 

Terpisah, Kapolres Kampar, AKBP Edy Sumardi memastikan bahwa jajarannya masih mendalami terkait penyebab kematian dari temuan tengkorak tersebut. "Masih didalami, termasuk melacak pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga. Namun sampai siang ini belum ada (laporannya, red)," sebutnya. 

Sementara terkait penyebabnya, kini masih diusut secara intensif oleh polisi. "Untuk dugaan apapun tentu kami masih menunggu hasil pemeriksaan dan otopsi dari pihak RS Bhayangkara Polda Riau," singkat AKBP Edy Sumardi menjawab *** (rgb).////////////////////////
//


Riau bisnis - Kamparkab - Badan Amil Zakat Nasional (baznas) Kabupaten Kampar yang dipercaya dalam pengumpulan zakat mal serta akan disalurkan kepada masyarakat melalui Camat serta Kades, dalam pendistribusiannya kepada maayarakat harus tepat sasanya yang memalng membutuhkannya.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Kampar H Jefry Noer, SH pada rapat penyaluran Zakat penghasilan di Aula Balai Bupati Kampar senin sore (27/6).

Jefry Noer menjelaskan, bahwa orang-orang yang berhak menerima Zakat tetsebut antara lain Fakir (orang yang tidak memiliki harta), Miskin (orang yang penghasilannya tidak mencukupi), Riqab (hamba sahaya atau budak), Gharim (orang yang memiliki banyak hutang), Mualaf (orang yang baru masuk Islam), Fisabilillah (pejuang di jalan Allah), Ibnu Sabil (musyafir dan para pelajar perantauan) seta Amil zakat (panitia penerima dan pengelola dana zakat)

Sementara itu bagi para masyarakat yang tergolong miskin absolut atau janda-janda tua yang telah diberikan pemda Kampar melalui Dinas Sosial Kampar sebesar Rp 3, 600/ tahunnya, untuk bantuan Zakat ini jangan diberikan lagi kepadanya, segera berikan kepada yang lainnya.

Untuk itu, saat ini kepada Camat dan Kades segera data masyarakatnya yang dinilai berhak menerima zakat tersebut. Sebab, nantinya Camat dan Kades telah membuat perjanjian apabila ada penyuran yang tidak tepat sasaran makan Camat atau Kades harus menggantinya.

Sebab kita tau, tugas pokok para Kades adalah bagaimana untuk mensejahterakan masyarakatnya serta menjaga keamanan didaerahnya, makanya dalam hal pembgian zakat pun kades harus berperan kuat. Karena hal ini juga akan dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat. "terang Jefry".

Sementara itu kepala Badan Amil Zakat Kabupaten Kampar Basri Rasyid dalam laporannya menyampaikan bahwa, saat ini alhamdullah Baznas Kampar sukses mengumpulkan Rp 300 sampai 400 juta/bulannya yang akan siap dibagikan nantnya. Adapun sebelumnya untuk tahun ini beberapa wilayah yang pendistribusian tahap pertama telah dilaksanakan adalah Kecamatan Kampar, Siak Hulu, Perhentian Raja, Tambang dan Kecamatan Kampar Utara.(rgb).//////////////////////////////


RIAU BISNIS PELALAWAN - Untuk menyemarakan malam ke 27 bulan suci Ramadan 1436 H / 2016 Masehi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan akan mengadakan Lomba lampu colok. Dengan digelarnya lomba lampu colok, Pihaknya berharap bisa diikuti oleh masing-masing lingkungan di Kecamatan Pangkalan Kerinci.
     
"Ya, kita menggelar lomba lampu colok tingkat kecamatan Pangkalan Kerinci dan peserta yang ikut lomba tersebut tingkat RT. Untuk lomba lampu colok yang akan digelar pada malam 27 Ramadan mendatang. Kita harap bagi setiap RT se Kecamatan Pangkalan Kerinci yang ingin ikut lomba, bisa mendaftarkan diri ke Bagian Kesra  Setdakab Pelalawan paling lambat tanggal 20 Juni," ujar Asisten Administrasi Bidang Pembangunan Setdakab Pelalawan Drs H Atmonadi didampingi Kabag Kesra Setdakab Pelalawan Akmamul Hadi SSos pada media ini.

Atmonadi juga mengatakan, bahwa  kegiatan ini dilaksanakan untuk melestarikan budaya Melayu dan membina pemuda agar menjadi generasi pemuda yang kreatif serta menguatkan silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat. Dalam lomba ini, pihaknya akan memberikan hadi kepada pemenang lampu colok.

"Bagi pemenang nantinya, kita akan berikan penghargaan berupa sertifikat dan uang tunai. Selain lomba lampu colok, di malam 1 Syawal, kita akan gelar lomba mobil hias yang diikuti oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk memeriahkan malam takbiran yang juga akan diberikan penghargaan serta uang tunai. Membina Pemuda Kreatif dan Menguatkan Silaturahmi,"jelasnya.
        
Ditambahkannya, pihaknya berharap pelaksanaan lampu colok berjalan sukses dan banyak peserta dari setiap RT yang ingin mengikuti lomba tersebut. Dewan Juri berasal tim pemerintahan yang terdiri dari tim Asisten dan Bagian Kesejahteraan Rakyat.
     
"Dewan juri tidak akan berpihak dan penilaian dilakukan secara independen dan keputusan dewan juri tidak bisa diganggu gugat. Kita menginginkan para peserta lomba lampu colok bisa menampilkan kreatifitas lampu yang bagus, agar bisa memperindah ibukota Kabupaten Pelalawan yakni Kecamatan Pangkalan Kerinci,"tutupnya.(RBG)


RIAU BISNIS - TELUKKUANTAN - Ratusan orang datang berbondong-bondong ke Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Kuansing, Riau, Minggu (26/6/2016) sore. Mereka adalah kader dan simpatisan partai berlambang pohon beringin.

"Ramadan ini merupakan ajang bagi kita untuk bersilaturahmi dan memperkuat ukwah islamiyah," ujar Sukarmis selaku Ketua DPD II Golkar Kuansing sebelum berbuka puasa. 

Dari pantauan GoRiau.com, keluarga besar Golkar Kuansing sangat antusias mengikuti kegiatan berbuka puasa ini. Wajar saja, setelah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 2015 silam, ini silaturahmi perdana. 

Selain dihadiri kader Golkar, silaturahmi yang bertajuk buka puasa bersama ini juga dihadiri tokoh masyarakat Kuansing, seperti Syaifullah Afrianto atau yang lebih akrab disapa Yan Tembak. 

Suasana semakin indah ketika H. Sukarmis menyampaikan sambutan. Ia mengaku sangat bangga dengan kehadiran kader dan simpatisan Golkar. 

"Hal yang tak bisa terbantahkan adalah, Ketua DPD II Golkar dua periode menjadi Bupati Kuansing," ujar Sukarmis disambut tepuk tangan para undangan. 

Kendati kalah dalam Pilkada lalu, Sukarmis berharap hal itu bisa menjadi pelajaran untuk masa mendatang. "Sekarang tidak ada kubu-kubuan lagi. Sebab, Golkar sudah satu di bawah Setya Novanto," ujarnya.***
 (rgb).///////////////////////////////////////////


RIAU BISNIS - TELUKKUANTAN – Pihak PLN Telukkuantan mengaku sudah menegur pihak rekanan yang mengerjakan pemasangan jaringan baru di jalan lintas Telukkuantan - Pekanbaru, tepatnya dekat Kejari Kuansing sampi ke Jake.

"Jumat lalu, kita sudah ingatkan rekanan untuk membersihkan sampah penebangan pohon yang ditebang," ujar Kepala PLN Telukkuantan, Darmansyah kepada GoRiau.com, Selasa (28/6/2016) pagi di Telukkuantan. 

Dikatakannya, sejak jauh hari-hari PLN sudah mengingatkan rekanan. Namun, keberadaan dahan kayu yang memakan bahu jalan tak kunjung dibersihkan. 

"Kemaren sudah kita 'warning', setelah ada pemberitaan itu. Mereka janji akan bersihkan hari ini atau lusa," ujar Darmansyah.***(rgb).///////////////////////////////////////////////


BANGKINANG,RHI-Dua minggu memasuki Hari Raya Idul Fitri, peredaran minuman kaleng sudah menjamur. Ini terjadi dikarenakan permintaan yang begitu tinggi. Bahkan saat ini, beberapa toko sudah membuat stok minuman kaleng di pintu tokonya.

Melihat hal ini, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar, Agus Candra, S.IP mengimbau kepada masyarakat pembeli untuk teliti dan berhati-hati untuk membeli minuman kaleng
untuk lebaran.

“Masyarakat pembeli harus pintar, coba cek dan liat betul tanggal kadaluarsanya,” imbuh Agus. Politisi Golkar juga mengimbau kepada seluruh pedagang minuman kaleng baik grosir maupun toko agar tidak menjual minuman kaleng yang sudah kadaluarsa.

“Yang tidak kita inginkan adalah sampainya minuman yang sudah kadaluarsa ke tangan masyarakat. Kalau itu terjadi, siapa nantinya yang akan bertanggungjawab pada kesehatan peminumnya,” ujar Agus.

Dalam keterangan Agus juga meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar khususnya Disperindag Kabupaten Kampar untuk melakukan operasi pasar.

“Operasi pasar dilakukan untuk meninjau minuman-minuman kaleng yang dijual di pasar baik di swalayan, grosir dan toko. Karena kita tidak tahu, minuman kaleng yang masuk di daerah kita dan yang dibeli oleh
masyarakat dikhawatirkan kadaluarsa dan ilegal masuknya. Karena jika minuman kadaluarsa yang dikonsumsi oleh masyarakat, tentunya sangat berbahaya untuk kesehatan,” ungkap Agus.

Dirinya juga berharap agar pemerintah bersikap pro aktif untuk turun ke lapangan untuk melakukan pengawasan. Dengan tingginya pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah tentu kita berharap hasilnya akan baik nantinya.

“Masyarakat tidak akan ragu-ragu lagi untuk membeli minuman kaleng,” pungkasnya.(HASBI)

Ket Foto : Ilustrasi


BANGKINANG,Riau Bisnis-Anggota DPRD Kampar, Fahmil SE, berharap kepada pihak PLN Rayon Bangkinang mendengarkan keluhan masyarakat tentang pemadaman listrik, apalagi pada bulan Ramadhan.

Hal ini diungkapkannya, kepada wartawan usai berbuka bersama General Manager PLN Wilayah Riau-Kepri di kantor PLN jalan Ahmad Yani, Bangkinang.

"Saya berharap kepada pihak PT PLN (Persero) mendengarkan keluhan masyarakat tentang pemadaman listrik, apalagi pada bulan Ramadhan ini," ujar Fahmil

Pada kesempatan itu, ia juga berharap PLN Wilayah Riau mengajukan pemekaran agar PLB Rayon Bangkinang ditingkatkan menjadi PLN Area Bangkinang, "saya juga berharap PLN Wilayah Riau mengajukan pemekaran agar PT PLN Rayon bangkinang ditingkatkan menjadi PLN Area Bangkinang," ungkapnya.

"Beberapa hari yang lalu kita sudah mendatangi PT. PLN (persero) wilayah Riau. Dan insya Allah kita akan temui PLN Pusat untuk memberi dukungan, karena dengan terbentuknya PLN Area Bangkinang akan lebih
mudah dan dekat pelayanan terhadap pelanggan. Kita berharap tahun 2017 ini segera terwujud," tambahnya.

Pada kesempatan itu, Fahmil juga meminta tahun 2019 nanti tidak ada lagi desa di Kampar ini yang tidak di aliri listrik.  

"Dan satu lagi harapan saya Rayon Bangkinang ini dijadikan Area Bangkinang kek namanya atau Area Rohul, kita bergabung tapi posisinya di Bangkinang, karena kita kemaren sudah mengganggarkan kantor PLN. 

Seandainya ini dipercepat secara pribadi saya berharap Kabupaten Kampar ini tidak ada lagi desa yang tidak dialiri Listrik," ujarnya. (Hasbi) 
///////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////


BANGKINANG,Riau Bisnis-Mutasai aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar mendapat pehatian DPRD Kabupaten Kampar karena dinilai merugikan negara.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kampar Repol, S.Ag saat dijumpai Wartawan di DPRD Kampar belum lama ini.

"Mutasi yang ada sekarang ini sangat merusak sistem, sangat merusak sistem kepegawaian negara," ungkap Ketua Fraksi Golkar DPRD Kampar itu.

Ia melanjutkan, Seharusnya mutasi adalah mengisi jabatan yang kosong, ternyata di lapangan ada yang baru 2 bulan dilantik kemarin di mutasi bahkan di nonjobkan.

Dalam hal ini repol melihat kerugian dialami oleh negara, bukan terhadap pegawai yang dimutasi bahkan yang nonjob. "Negara terus menggaji ASN tanpa bekerja. Mayoritas mereka berada di staf ahli, datang sekali sebulan dan mengisi absen," sesal wakil rakyat ini.

"Kesalahan bukan pada mereka, yang salah merupakan pengambil kebijakan yaitu pemerintah daerah," ujar Repol yang juga digadang-gadangkan akan bertarung dalam Pilkada Kampar 2017 ini.

Akan tetapi wakil rakyat Kampar berjanji sangat memegang erat komitmen pemerintah daerah tentang mutasi. "Sekda sudah menyampaikan mutasi ini adalah yang terakhir dan kita pegang komitmen ini, agar pegawai ini ASN bisa bekerja dengan tenang tidak ada tekanan." Pungkas Repol (hasbi) //////////////////////////////
/////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////
 

 
JAKARTA,RIAU BISNIS  - Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (Antam) Tbk hari ini, Selasa (28/6/2016) bergerak menurun.


Seperti dikutip kontan.co.id dari situs Logam Mulia, harga pecahan 1 gram emas Antam berada di posisi Rp 608.000. Angka ini turun Rp 2.000 dari posisi harga Senin (27/6/2016) kemarin.


Sedangkan harga rata-rata satu gram emas untuk pecahan 500 gram dibanderol seharga Rp 568.600 per gram. Untuk harga pembelian kembali (buyback) emas Antam hari ini sama jika dibandingkan harga sebelumnya. Harga buyback emas Antam hari ini berada di angka Rp 553.000 per gram.


Adapun harga emas batangan milik Antam dalam pecahan lainnya per hari ini, yakni:

1 gram: Rp 608.000
5 gram: Rp 2.895.000
10 gram: Rp 5.740.000
25 gram: Rp 14.275.000
50 gram: Rp 28.500.000
100 gram: Rp 56.950.000
250 gram: Rp 142.250.000
500 gram: Rp 284.300.000


PEKANBARU, RIAUBISNIS - Direktur Utama Bank Riau Kepri Irvandi Gustari mengatakan, jelang Lebaran tahun ini, kredit konsumtif yang disalurkan PT Bank Riau Kepri mengalami peningkatan hingga senilai Rp500 miliar terhitung sejak awal Juni.

"Memang terjadi kenaikan belanja masyarakat Riau dan Kepulauan Riau yang terlihat dari peningkatan kredit konsumtif. Lumayan besar kenaikannya. Kalau kami hitung dari awal Juni hingga pekan ketiga ini sudah tumbuh Rp500 miliar dari biasanya," kata Irvandi seperti dimuat Bisnis.com, Senin (27/6/2016).

Peningkatan kredit itu kata Irvandi, salah satunya dari pembelian mobil oleh masyarakat untuk persiapan Lebaran.

Selain itu juga belanja barang konsumtif lainnya. Menurut dia kondisi ini menjadi anomali di tengah pelemahan ekonomi global dan regional.

Tetapi kondisi ini tidak sama dengan belanja masyarakat dan permintaan kredit konsumtif.
"Kami heran juga, tetapi memang begitulah kondisinya yaitu kredit konsumtif yang kami salurkan naik dibandingkan biasanya," katanya.

Menurut Irvandi, penyaluran kredit konsumtif akan terus mengalami kenaikan hingga usai momen Lebaran pada pekan kedua Juli mendatang. (rbg)


JAKARTA, RIAU BISNIS -Mengamati pergerakan nilai tukar rupiah di pasar valas dan perdagangan antar bank Selasa siang (28/06), kurs rupiah semakin kuat setelah  dibuka  lebih tinggi  dari perdagangan sebelumnya. Kekuatan rupiah juga sama dengan penguatan kurs jisdor dan transaksi antar bank ditengah lemahnya fundamental dollar AS terhadap mata uang utama lainnya.
Kuatnya  nilai tukar rupiah hingga sesi siang menambah setoran modal investor asing yang  dari awal perdagangan sehingga mencetak net buy  Rp200 miliar lebih. Suntikan modal asing puluhan miliar ini mampu mengangkat IHSG naik 0,55% pada sesi 1 siang tadi
Pergerakan kurs rupiah  di pasar spot siang ini bergerak kuat dengan posisi kenaikan 1,46% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13156/US$ setelah  dibuka kuat  pada level Rp13351/US$. Demikian juga dari sisi kurs jisdor Selasa diperkuat dari perdagangan sebelumnya.
Kurs jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini  menguat ke  13256  dari  posisi 13495 perdagangan hari Senin .Dan untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot hingga akhir perdagangan  diperkirakan masih bergerak positif, sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan rupiah bergerak di level Resistance  di 13250  dan Support di 13050 per dollar. (RBG)


HUMAS-Sebagai wujud kepedulian dan rasa terima kasihnya kepada masyarakat, Bank Riau Kepri bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Inhu membagi-bagikan sembako serta menu takjil gratis dalam gelaran Buka Puasa Bersama di  Post Ramadhan dan Rest Area depan Kantor Bupati Inhu Jalan Lintas Timur Pematang Reba, Senin (27/06/2016) sore kemarin. 

Bupati Inhu H Yopi Arianto yang ketika itu didampingi Direktur Utama (Dirut) Bank Riau Kepri Irvandi Gustari, turut membagi-bagikan langsung menu takjil tersebut kepada para musafir dan pengemudi kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.

Usai berbuka, Bupati beserta Dirut dan jajaran Bank Riau Kepri melaksanakan shalat magrib, Isya dan tarawih yang dipusatkan di Masjid Nurul Amal Pematang Reba. 

Menurut Dirut Bank Riau Kepri Irvandi Gustari, kegiatan ini sebagai bentuk silaturahmi dan terima kasih kepada masyarakat dari Bank Riau Kepri. Ia juga mengungkapkan bahwa sejauh ini ia melihat perkembangan pembangunan di Kabupaten Inhu sangat luar biasa. Ia yakin, hal ini tidak terlepas dari peran kerjasama serta dukungan yang dibangun antara masyarakat dan Pemkab Inhu.

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini jaringan Bank Riau Kepri sudah mencapai 145 kantor diluar Kepri, dan kantor yang dibangun bukan hanya di perkotaan saja namun sejauh ini sudah dapat dibangun dipedesaan.

Pada kesempatan itu, pihak Bank Riau Kepri juga menyerahkan bantuan satu ekor sapi qurban kepada pihak Masjid Nurul Amal yang diserahkan secara simbolis oleh Dirut Irvandi Gustari kepada pengurus masjid.

Selain mengapresiasi kegiatan ini, dalam kesempatannya Bupati Inhu H Yopi Arianto juga sangat menyambut baik wacana terkait dengan pembangunan kantor utama Bank Riau Kepri di Kelurahan Pematang reba ini.

“Semoga dengan sembako gratis serta bantuan satu ekor sapi dari Bank Riau Kepri, benar-benar dapat bermanfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana untuk semakin meningkatkan dan ketakwaan kita semua,” tutur Bupati Yopi.

Tampak hadir dalam kegiatan itu, para Asisten serta sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Inhu. pimpinan bank Riau Kepri Cabang Airmolek Yudi Gustiawan beserta jajaran serta masyarakat dan para jamaah Masjid Nurul Amal.


PINGGIR - Umat Islam sudah melaksanakan puasa Ramadhan selama 21 hari. Bila dikaitkan dengan kewajiban perusahaan, telah diatur berdasarkan peraturan Menteri Ketenagakerjaan nomor 6 tahun 2016, perusahaan wajib membayar Tunjangan Hari Raya (THR) paling lambat H-7 lebaran. 

    “Berarti terhitung hari ini tinggal dua hari lagi, bahkan tidak sampai, perusahaan harus tuntas membayar THR,” ujar Bupati Amri saat memberikan sambutan pada acara buka bersama dengan PT Sawit Anugerah Sejahtera, Desa muara Basung, Pinggir 

    Terkait dengan pembayaran THR ini, Amril minta kepada seluruh perusahaan di Kabupaten Bengkalis untuk menyelesaikan kewajiban tersebut dengan segera. Jangan sampai menunda-nunda pembayaran THR kepada karyawan, apalagi sampai ada perusahaan yang tidak membayar THR.

    “Jika tidak dibayar, maka akan dikenai sanksi sebagaimana diamanahkan dan undang-undang. Yaitu seperti teguran tertulis dari pemerintah daerah dan denda 5 persen yang diambil dari total THR yang tidak dibayarkan perusahaan.

    Disampaikan Amril, sejauh ini para karyawan sangat mengharapkan THR yang diberikan perusahaan. Karena dapat membantu para karyawan memenuhi kebutuhan menjelang hari Raya Idul Fitri. “Disamping itu masyarakat yang bekerja di perusahaan juga bisa menerima hak nya dengan sesuai aturan yang berlaku,” kata suami Kasmarni ini.

    Untuk mengawasi masalah THR ini, sambung bupati, pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui dinas tenaga kerja dan transmigrasi bengkalis telah membentuk tim pengawas dan posko pengaduan. 
    “Tujuannya, jika ada perusahaan yang tidak membayar THR, karyawan bisa langsung mengadu ke posko tersebut. Maka segera akan kita tindak lanjuti,” tutup Bupati Amril mengakhiri sambutnnya.






DUMAI-RIAU BISNIS- Petani nenas kelurahan Mundam kecamatan Medang Kampai mengharapkan bagi investor yang berminat  untuk mendirikan pabrik nenas dan turunannya .hal ini dikarenakan melimpahnya panen nenas setiap bulannya di kecamatan itu .Hal ini disampaikan oleh Busari Muslim S.Sy,salah seorang petani nenas kepada media ini ,selasa (28/06).

Selama ini panen nenas yang dihasilkan Busari mencapai satu ton setiap bulannya . sedangkan petani nenas lainnya yang berdekatan dengan kebun Busari juga menghasilkan panen ratusan ton  setiap bulannya “Dikecamatan Medang Kampai sudah banyak kelompok tani budidaya nenas,dan  tidak kurang dari ratusan ton dipanen setiap bulannya. Tujuan pemasarannya antara lain ; Sumatera , Jawa , Batam , dan provinsi lainnya ,” jelasnyaselain itu,  lanjutnya, petani  juga memasarkan nenas dengan masyarakat setempat dan ada yang menjadikannya dalam bentuk dodol nenas .

Untuk diketahui di Medang Kampai memang sudah ada berdiri pabrik nenas , hanya saja dikarenakan produksi nenas tinggi sehingga tidak dapat ditampung oleh pabrik yang ada , maka para petani akhirnya memasarkan keluar daerah . Pun demikian petani tetap kewalahan untuk memasarkan buah itu .

Diharapkan dengan adanya investor yang berminat untuk berinvestasi, para petani tentu lebih giat untuk budidaya nenas . Sebab para petani mudah untuk memasarkan produk mereka itu .(rgb)


JAKARTA,, RIAUBISNIS– Menjelang Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, kembali mengimbau kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS)/penyelenggara negara untuk menolak adanya pemberian gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya.   
Hal ini didasari Undang-undang No. 20 tahun 2001 jo. UU No 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.  “Namun, apabila diterima secara tidak langsung dan tidak diketahui peristiwa pemberiannya, wajib dilaporkan kepada KPK paling lambat dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kerja setelah diterima atau melalui Unit Pengendali Gratifikasi (UPG) di institusi masing-masing paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah diterima,” ujar Direktur Gratifikasi, Giri Suprapdiono, dalam konferensi pers di Gedung KPK Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin. 
Pada penjelasan Pasal 12B UU No. 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi, disebutkan bahwa gratifikasi meliputi pemberian uang, barang, rabat (potongan harga), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma dan fasilitas lainnya kepada setiap pegawai negeri dan pejabat penyelenggara negara.
Bila bingkisan tersebut berupa makanan yang mudah kadaluarsa, mudah rusak dalam waktu singkat, dan dalam jumlah wajar, KPK menganjurkan agar dapat disalurkan ke panti asuhan, panti jompo, dan pihak lain yang lebih membutuhkan. Namun, hal itu harus dilaporkan kepada masing-masing instansi disertai penjelasan taksiran harga dan dokumentasi penyerahannya. Selanjutnya masing-masing instansi melaporkan seluruh rekapitulasi penerimaan tersebut kepada KPK.
“KPK juga mengimbau PNS dan penyelenggara negara untuk tidak meminta dana atau hadiah sebagai Tunjangan Hari Raya (THR) atau dengan sebutan lain, baik secara langsung ataupun tertulis kepada masyarakat atau perusahaan. Sebab, tindakan tersebut merupakan bentuk penyalahgunaan wewenang yang bisa menjurus pada tindak pidana korupsi yang dapat menimbulkan benturan kepentingan atau menurunkan kepercayaan masyarakat,” kata Giri. 
Terkait dengan penggunaan mobil dinas atau fasilitas lainnya untuk mudik, PNS dan penyelenggara negara diharapkan tidak menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi.
Dengan ini, para pemimpin lembaga negara/institusi pemerintah dapat memberikan imbauan internal kepada pejabat dan pegawai di lingkungan kerjanya untuk menolak pemberian dalam bentuk apapun. Sementara, bagi pemimpin perusahaan atau asosiasi usaha, diharapkan komitmennya untuk meningkatkan kesadaran dan ketaatan dengan tidak memberikan sesuatu atau mengintruksikan untuk memberikan gratifikasi, suap, atau uang pelicin dalam bentuk apapun.  Agar fungsi unit pengendalian gratifikasi dan pengawasan internal dapat bekerja optimal, maka KPK menganjurkan agar masing-masing instansi dapat melakukan pemantauan dan pendataan atas laporan gratifikasi yang disampaikan pejabat dan pegawai di lingkungan kerjanya. Laporan hasil kegiatan tersebut agar segera disampaikan kepada KPK dengan melampirkan rekapitulasi data penerimaan laporan gratifikasi paling lambat 30 hari kerja setelah penerimaan gratifikasi tersebut.
“Pemimpin kementerian/lembaga/organisasi/pemerintahan daerah dan BUMN/BUMD untuk dapat memberikan instruksi penerbitan surat terbuka atau iklan melalui media massa atau bentuk pemberitahuan publik lain yang ditujukan kepada para pemangku kepentingan agar tidak memberikan sesuatu apapun kepada para pejabat dan pegawai di lingkungan kerjanya,” katanya.
Bagi mereka yang terbukti menerima gratifikasi terancam pidana penjara seumur hidup atau penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun dengan pidana denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar. Tahun lalu, KPK menerima hampir 200 laporan gratifikasi dari sejumlah instansi pemerintah dan BUMN/BUMD. Gratifikasi dalam bentuk parsel lebaran ini, terdiri dari berbagai bentuk, mulai dari uang, makanan, voucher belanja, pakaian hingga perangkat elektronik dengan nilai total lebih dari 165 juta rupiah. 
“KPK sangat berharap para pegawai negeri dan penyelenggara negara bisa menjadi teladan bagi masyarakat dengan menolak dan menghindari, baik permintaan maupun penerimaan gratifikasi dari rekanan atau pengusaha atau masyarakat yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban dan tugasnya,” ujar Giri.  (RBG)


TINDAK kejahatan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat kita kian memprihatinkan. Baru-baru ini Bareskrim Mabes Polri berhasil membongkar sindikat pembuatan dan penjualan vaksin palsu yang diberikan untuk anak-anak balita. 

Yang lebih membuat kita tercengang, praktik nista ini telah dilakukan oleh kelompok penjahat yang sengaja memanfaatkan jejaring kesehatan baik di rumah sakit, klinik maupun apotek yang sudah berlangsung selama 13 tahun. Mengapa kejahatan yang sangat berbahaya dan mengancam masa depan anak-anak Indonesia itu bisa berlangsung sangat lama tanpa ketahuan oleh para pihak yang berwenang? 

Jaringan pemalsu vaksin ini terungkap karena laporan masyarakat tentang kondisi balitanya yang ganjil setelah diberi vaksin untuk imunisasi wajib seperti ketentuan pemerintah. Vaksin palsu ini pun sudah memakan korban jiwa. Pertanyaan besarnya, mengapa peredaran vaksin palsu ini bisa tidak terdeteksi selama puluhan tahun? Lantas apa yang dikerjakan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Kesehatan, dan para pihak yang bertanggung jawab dalam pengawasan dan peredaran obat? Mengapa harus ada korban jiwa dahulu baru ramai-ramai bertindak? 

Mestinya pencegahan adalah tindakan paling rasional yang harus dimaksimalkan. Apa jadinya jika keteledoran badan atau lembaga pengawas obat berlangsung terus-menerus? Vaksin palsu ini bisa meracuni setiap bayi karena berisi cairan infus dicampur antibiotik dengan dosis yang tidak diketahui berapa besarnya. 

Polisi menemukan enam titik yang dijadikan lokasi beredarnya vaksin palsu itu, di antaranya di wilayah Bekasi, Kemang, dan Bintaro. Belum diketahui berapa puluh ribu vaksin palsu yang sudah beredar dan telanjur digunakan untuk imunisasi bayi-bayi kita selama 13 tahun terakhir. Kementerian Kesehatan, kepolisian, BPOM, dan instansi terkait harus turun tangan membentuk tim khusus untuk menyelidiki sejauh mana dampak yang ditimbulkan vaksin palsu itu terhadap balita. 

Tim ini juga harus mencari tahu berapa dan siapa bayi-bayi yang sudah terkena vaksin palsu ini. Harus ditelusuri berapa jumlah vaksin palsu yang sudah diproduksi dan diedarkan oleh jaringan penjahat kakap ini sejak pertama hingga mereka tertangkap. Perlu dipikirkan pula metode yang baik dan tepat untuk mencegah dampak vaksin palsu yang sudah telanjur masuk dalam tubuh bayi. 

Harus dicari tahu pula mengapa komplotan pembuat dan pengedar vaksin palsu di wilayah Jabodetabek ini bisa leluasa bergerak tanpa terendus selama 13 tahun. Kecurigaan polisi akan keterlibatan oknum-oknum terkait baik di Kementerian Kesehatan, BPOM atau jaringan kesehatan lain harus dibuka secara transparan agar publik mengerti sejauh mana perkembangan penyidikan di Bareskrim Mabes Polri. 

Transparansi penyidikan itu diharapkan bisa membantu masyarakat untuk semakin waspada terhadap kemungkinan ada komplotan lain yang masih leluasa melakukan perbuatan tercela itu di wilayah Jabodetabek atau wilayah di luar Jabodetabek. Keterlibatan oknum juga harus diusut tuntas hingga ke level yang paling tinggi. 

Jangan sampai penyidikan kasus ini hanya fokus pada pelaku lapangan saja. Polisi harus berani mengungkap dan membongkar pelindung komplotan ini di level paling tinggi. Secara logika jika kejahatan luar biasa ini bisa berlangsung selama 13 tahun, berarti ada masalah dengan fungsi pengawasannya. 

Mengapa pengawasan obat bisa lemah lunglai dalam waktu selama itu? Apakah ada beking-bekingan dengan imbalan uang atau materi lain? Atau apakah ada pihak-pihak yang diuntungkan dengan peredaran dan pembuatan vaksin palsu itu di luar komplotan dan sejaringnya?    Kita berharap aparat penegak hukum mulai dari kepolisian, kejaksaan hingga ke pengadilan nanti konsisten dan memiliki visi yang sama terhadap kejahatan komplotan ini. Ancaman hukuman 15 tahun penjara rasanya kurang untuk membuat jera para pelaku mengingat daya rusak yang diakibatkan perbuatan mereka.  (sdc/rbg)


Jakarta, RIAU BISNIS  -PT Nissan Motor Indonesia (NMI) memperkenalkan varian spesial untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri di Pekan Raya Jakarta 2016. Varian spesial Datsun tersebut terdapat pada varian tertinggi GO+ Panca dan GO Panca, yaitu GO+ Panca T-Style dan GO Panca T-Active.

Datsun GO+ Panca T-Style versi Spesial Lebaran dilengkapi dengan leather seat (beige), JVC audio head unit with rear view camera, serta penambahan tweeter dan amplifier. Sementara Datsun GO Panca T-Active versi spesial terlihat lebih stylish dengan carbon roof spoiler dan exhaust finisher.

"Sebagai global brand dengan lokal produk, Datsun berkomitmen untuk menciptakan produk lokal untuk memenuhi kebutuhan risers di Indonesia. Oleh karena itu, untuk menyambut Lebaran 2016, Datsun memperkenalkan varian spesial. Ini bertujuan untuk menyegarkan line-up kami, memberikan daya tarik khusus serta menambahkan elemen personalisasi kepada mobil pilihan para risers ini," ujar Presiden Direktur PT. Nissan Motor Indonesia Antonio "Toti" Zara dalam siaran pers.  

Varian spesial Datsun GO+ Panca T-Style dan Datsun GO Panca T-Active ini dijual dengan harga masing-masing Rp 126 juta dan Rp 113,4 juta (OTR Jakarta). Mobil Datsun edisi khusus ini tersedia dalam jumlah terbatas, hanya 500 unit di bulan Juni. Datsun memamerkan varian spesial ini ke masyarakat di Jakarta Fair 2016 untuk pertama kalinya.

Semenetara itu, Indriani Hadiwidjaja, Head of Datsun Indonesia menyatakan, tahun ini merupakan tahun ketiga Datsun berpartisipasi di PRJ. Kehadiran Datsun di PRJ ini merupakan komitmen Datsun dalam memberi kemudahan para konsumen untuk memiliki kendaraan yang stylish dengan harga terjangkau.  

"Kami berupaya untuk selalu hadir di setiap momen penting dalam dunia otomotif di Indonesia dan Jakarta Fair ini kembali kami manfaatkan untuk menyapa dan menjawab kebutuhan para konsumen Indonesia," ujar Indriani. (okz/rb)

RIAU BISNIS BANGKINANG - Yonif 132/BS menggelar apel Danru dan Danton yang resmi dibuka oleh Komandan Batalyon Infanteri 132/BS Letkol Inf Nurul Yakin. Dengan mengusung tema "Reaktualisasi Kepemimpinan Danru Dan Danton Guna Memantapkan Soliditas, Profesionalisme dan Militan Yonif 132/BS Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok". Apel Danru dan Danton ini diikuti 41 orang anggota yang mempunyai jabatan Danton, Danru dan Baton, pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari. Adapun materi yang diujikan dalam apel Danru dan Danton kali ini yaitu Kesegaran Jasmani, Mahir Menembak dan Renang Militer. 

Kegiatan ini bertujuan agar para unsur Danru dan Danton mempermahir kemampuan dasar prajurit serta lebih melekat lagi terhadap anggotanya. Upacara pembukaan Apel Danru dan Danton ini diselingi juga dengan kegiatan Sosialisasi tentang bahaya Narkoba yang diikuti oleh Ibu Persit KCK Cabang LVI Koorcab Rem 031 PD I/BB, pengetahuan Narkoba juga penting untuk diketahui oleh para istri Prajurit dan lebih memahami betapa bahayanya menkomsumsi Narkoba untuk kesehatan tubuh manusia dan resiko hukuman yang akan dihadapi bagi prajurit yang terindikasi positif menkomsumsi Narkoba.

Sosialisasi ini dihadiri oleh Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK), Wakapolres Kampar, Kadis kesehatan Kampar dan Sekretariat Majelis Ulama Indonesia. Semua undangan yang hadir kali ini membedah bahaya Narkoba dari seluruh aspek yaitu dari aspek Rehabilitasi, aspek hukum, aspek kesehatan dan aspek agama, semua dibahas secara jelas dan tidak ada keraguan lagi bagi para prajurit untuk menjauhi Narkoba.(spc)


BANGKINANG - Bakal calon wakil Bupati Kampar Dasril Affandi buka bersama dengan puluhan masyarakat dan anak yatim Desa Boncah Kelubi, Kecamatan Tapung, pada Sabtu Tanggal 11/6/2016.
Sambutan hangat masyarakat Desa Boncah Kelubi terlihat saat kedatangan Dasril Affandi (DA) di lokasi acara buka bersama, puluhan masyarakat, nenek mamak, tokoh pemuda, anak yatim kaum ibu menyamaikan salam selamat datang dengan cara bersalaman dengan penuh canda tawa  terhadap DA dan rombongannya yang datang sekira pukul 17.30 wib.
DA datang bersama ketua Timnya.Habib, dan sekretaris Tim Zulfan Efendi, serta pendukung dan fotografernya, susana menjelang buka puasa ini mencair lebih kurang setengah jam setelah kedatanagn DA dan rombongan menyatu dengan masyarakat Boncah Kelubi.
"Saya datang ke Desa Bocah kelubi  untuk bersilaturrahmi dengan masyarakat disini, dimana saya anak Kampar yang berasal dari Desa Padang sawah Kecamatan Kampar kiri, yang berlatar belakang seorang Loyers merasa terpanggil untuk berbuat di Negeri yang kita cintai ini, kita bersama sama membangun Kampung.
Demikian di sampaikan Dasril Affandi dalam pidatonya di tengah puluhan masyarakat Boncah Kelubi, 30 menit menjelang berbuka puasa. " Saya banyak berkiprah di luar Riau, saya lam tinggal du Jakarta yang berprofsi sebagai pengacara, 130 dari 250 desa yag ada di Kabupaten Kampar sudah saya jalani, saya melihat jalan protokol di daerah tapung ini sudah banyak yang mulus, sudah bagus, tapi saya melihat jalan jalan yang masuk dalam perkampungan masih banyak yang belum di aspal."
"Saya mengajak mari kita bangun bersama dengan uang kita bersama, nah untuk menuu kesitu ada proses yang harus kita lalui, perlunya sebuah kekuasan untuk menganbil kebijakan di dalam pemerintahan, untuk masuk kedalam sisitim ini kita perlu ambil bagian dalam tata kelola pemenrintahan, karena kita kabupaten Kampar pemerinthan tertinggi adalah Bupati dan ada wakil Bupati,"
"Kehadiran saya di Desa Boncah Kelubi ini ingin memperkenalkan diri saya Dasril Affandi ingin maju sebagai Bakal calon wakil Bupati Kampar dalam pentas pilkada 2017 nanti, tapi sekarang saya belum berkampanye loo, nanti setelah saya mendaftar dengan resmi di Komisi Pemilihan Umum barulah saya baru bisa mengatakan pilihlah saya, dukunglah saya," jelas Dasril.
"Hari ini saya hanya bersosialisasi, mengenalkan diri, maka dari itu saya mohon doa dan restunya semoga saya nanti diusung oleh salah satu partai pengusung sebagai calon Bupati Kampar yang di tetapkan KPU Kampar".
Pada kesempatan itu Dasril Affandi menyerahkan langsung bantuan tikar sholat untuk Mesjid Boncah Kelubi dan memberikan santunan kepada anak yatim yang hadir dalam acara tersebut.
Sementara tokoh masyarakat Desa Boncah Kelubi Khairil Amri, menyampaikan "saya ucapkan  terima kasih atas kedatangan Bakal Calon wakil Bupati Kampar Dasril Affandi SH MH, yang mau bersilaturrahmi dengan masyarakat Boncah Kelubi, dan juga memberikan Bantuan tikar sholat untuk Mesjid dan menyantuni beberapa orang anak yatim, sekali lagi saya samapaikan terima kasih."
"Kami masyarakat Boncah Kelubi mendokan agar Dasril Affandi anak Kampar yang sudah punya pengalaman agar terpilih nantinya jadi Bupati Kampar, kami juga menggantungkan setetes harapan kepada Bapak Dasril kalau terpilh nanti agar bisa memperhatikan kampung kami ini," jelas Amri.(spc)
///////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////


RIAU BISNIS KAMPAR  - Dalam rangka meningkatkan wawasan kebangsaan dan bela negara, Kodim 0313/KPR melakukan nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Kampar di gedung Makodim 0313/KPR. Kamis 9/6.

Penandatangan MoU dilakukan oleh Bupati Kampar H. Jefry Noer dengan Dandim 0313/Kampar Letkol Kav Yudi Prasetyo, disaksikan juga oleh kepala Dinas, Badan dan Kantor dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar dan utusan dari Koramil yang ada di wilayah kerja Kabupaten Kampar, Pelalawan dan Rohul.

Dalam sambutannya Dandim 0313/KPR Letkol Kav Yudi Prasetyo mengatakan, dengan dilakukannya MoU ini hendaknya mampu membangun kembali semangat kebangsaan yang ada di Kabupaten Kampar ini.

Yudi menambahkan, kegiatan wawasan kebangsaan dan Bela Negara ini sudah melekat pada agenda harian kami, baik itu ditingkat Makodim maupun ditingkat koramil, dan babinsa. Kegiatan ini rutin kami lakukan per triwulan.

"Untuk kali ini kita fokuskan kepada tingkat sekolah pendidikan, mulai dari SD hingga ke Universitas, tahap awalnya kami dari danramil, babinsa dan dari makodim juga menggiatkan kegiatan upacara disekolah-sekolah, tetapi yang menjadi perhatian kami juga ternyata tidak semua sekolah yang rutin melaksanakan kegiatan upacara, ada juga sekolah itu yang tidak melaksanakan kegiatan upacara, Insya Allah kedepannya akan kita galakkan lagi," katanya.

Lebih lanjut, kata ia, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan untuk kita segera melaksanakan materi wawasan kebangsaan dan bela negara, untuk sekarang ini kita melihat kondisi generasi muda di Kabupaten Kampar belakangan agaknya harus kita sikapi bersama dengan bijak, terakhir kita lihat adanya persilihan ormas, mungkin saja dimulai waktu pendidikan disekolahnya tidak mendapatkan wawasan kebangsaan disekolahnya, sehingga sewaktu dia sudah bergabung dengan ormas-ormas mereka tidak bisa mengendalikan emosi.

"Hal inilah yang menjadi landasan kita mengadakan MoU ini, mudah-mudahan kegiatan ini dapat berjalan konsisten sesuai harapan sehingga terwujud masyarakat yang berkebangsaan,"tambahnya.

Sementara itu Bupati Kampar H. Jefry Noer mengatakan sangat menyambut baik dengan diadakannya MoU untuk meningkatkan wawasan kebangsaan dan bela Negara ini, tetapi hendaknya yang lebih bagus lagi MoU ini tidak hanya ditingkat Kabupaten saja. Kita lakukan juga MoU di tingkat Kecamatan dan MoU ditingkat Desa. 

Bela Negara saat ini bukan lagi setiap warga harus angkat senjata untuk berperang. Akan tetapi bela Negara dapat dilakukan dengan mendukung program pemerintah untuk kemasyarakatan demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Jadi meningkatkan ekonomi masyarakat itu juga termasuk dalam bela Negara. 

Jefry juga mengatakan, untuk saat sekarang Kabupaten Kampar sudah menjadi surga bagi para pengedar narkoba, inilah yang harus kita perhatikan bersama karena korbannya sudah sangat luar biasa. Peredaran narkona dan obat-obat terlarang sejauh ini kian mengancam hingga telah memasuki wilayah pedesaan. 

"Bahkan sekarang ada suatu desa itu hampir 75 persen masyarakatnya menggunakan narkoba," ucapnya.

Untuk itu, Jefry berharap sebagai generasi muda dan penerus cita-cita bangsa agar bisa menghindari narkoba, mudah-mudahan dengan dipupuknya kembali semangat bela Negara, paling tidak akan meminiimalisir dampak negative yang terjadi ditengah-tengah masyarakat.(SPC)

//////////////////////////////
/////////////////////////////////////////////////////////////////////////


RIAU BISNIS KAMPAR - Masyarakat Desa Mahato Kec Tambusai Utara Kab Rohul bersama Koramil 11/Tbs Dim 0313 /Kpr secara swadaya membangun kantor Pos Koramil 11/Tbs Kec Tambusai Utara di Desa Persiapan Mahato Bandar Selamat Km 24. 

Pelaksanaan pembangunan Pos Koramil 11 /Tbs  ini secara symbolis dimulai pembangunannya dengan ditandai  peletakan batu pertama pembangunannya oleh Danramil 11/Tbs Kapten Inf Yuhardi bersama Kades & Para Tokoh di Desa ini.

Pembangunan Pos Koramil ini adalah wujud nyata KemanunggalanTNI dengan Rakyat. masya rakat sangat mendambakan adanya kehadiran Anggota TNI daru Koramil di Desanya secara permnen. 

Selama ini anggota Koramil 11 /Tbs memang sudah menetap di Desa ini tapi dngn luasnya wilayah Desa mereka & banyaknya kerawanan sosial terutama Kriminal & penyalah gu naan Narkoba maka masyarakat Mahato sangat berharap kekuatan anggota Koramil ditambah jumlahnya, bahkan masyarakat berharap bukan hanya Babinsa yang di tambah tetapi  Kantor Pos Koramil secara permanent berada di Desa mereka agar nantinya dapat bersinergi dengan rekannya dari Polisi. 

Merespon keinginan masyarakat tsb Danramil 11/Tbs Kapten Inf Yuhardi langsung berkoordinasi dengan Kades & para Tokoh lainnya, sehingga sebelum ini sudah bebe rapa kali dilakukan musyawarah dlm rangka mewujudkan keinginan bersama ini. 

"Alhamdulillah keinginan baik ini dapat terwujud. Saya Sebagai Danramil sangat bangga dan haru atas ketulusan masyarakat dalam membangun Pos Koramil ini, ini merupakan wujud kecintaan masyarakat terhadap TNI khususnya kepada kami Jajaran Koramil 11/Tbs Dim 0313/Kpr,"ujar Danramil.
" Kami bangga dan salut atas semangat & niat baik masyarakat ini, sebaliknya saya secara moril berhutang kpd masyarakat  dimana saya hrs merespon keinginan masyarakat utk menempatkan.anggota saya menempati Pos ini secara permanent," tambahnya

" Untuk itu saya akan meminta tambahan personel saya kepada Dandim 0313 / Kpr. Pos Koramil 11/Tbs  ini dibangun secara permanent dengan ukuran 15 M X 20 M. Dilengkapi dengan Mess 3 Kamar tidur untuk anggota, baik yang berkeluarga ataupun bagi yang melajang serta dapur dan kamar mandi," tambahnya lagi.

Sebelum dibangun kantor yang permanent ini telah berdiri Pos Babinsa dari kayu dan kondisinya sangat memprihatinkan. Melihat kondisi inilah Danramil 11/ Tbs Kapten Inf Yuhardi berkoordinasi dengan Kades & segenap Komponen masyarakat agar Pos Koramil bersama Messnya dapat dibangun secara swadaya (spc)
//////////////////////////////
/////////////////////////////////////////////////////////


TOKYO. RIAU BISNIS  - Honda siap menyanyikan lagu perpisahan untuk mobil hybrid coupe sport CR-Zedisi pertama. Hadir dengan balutan warna biru metallic, serta dua pilihan warna lain, yakni putih dan kuning, model ini akan menjadi generasi pertama terakhir dari pabrikan mobil asal Jepang tersebut.

Dilansir dari Motor1, Senin (13/6), terlepas dari warna yang ditawarkan, semua mobil akan menggunakan roda alloy 17-inch yang memberikan tampilan mobil menjadi penuh warna. Hal tersebut membuat konsumen seperti membeli mobil edisi spesial. 

Selain beberapa perubahan pada bagian eksterior, Honda Jepang juga melakukan beberapa ubahan pada bagian interior. Dalam hal ini, kabin mobil didominasi dengan warna hitam serta memiliki badging khusus di konsol tengah dan bodiran bertuliskan 'Label Final' pada bagian kursi. 

Tidak hanya itu, CR-Z juga ditawarkan dengan standar enam kecepatan gearbox manual atau pilihan continuously variable transmission (CVT). Untuk urusan performa, coupe hybrid masih didukung mesin 1.5 liter empat silinder bensin yang dipadukan dengan motor listrik dan baterai lithium-ion. 

Sementara pada hardware, mesin mobil ini mampu memberikan kombinasi output 130 tenaga kuda (97 kilowatt) dan 140 pound-feet (190 newton meter) dari torsi jika menggunakan manual, sedangkan model CVT mampu memiliki 127 lb-ft (172 Nm).

CR-Z terakhir dari generasi pertama tersebut dibanderol dengan harga USD26.222 atau sekitar Rp350juta (harga di Jepang). Honda saat ini tengah menyiapkan CR-Z generasi kedua yang akan dibekali mesin Civic terbaru. (sindc/rb)