Berita Pemerintahan

Business Riau

☆☆NEWS RIAU

☆☆☆Nasional

☆Kota Dumai

☆☆Pekanbaru

Riau Bisnis - Dumai - KPPN  Dumai (28/02) bertempat  Di Aula Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) menggelar  Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Dan Wilayah Birokrasi Bersih Dan melayani (WBBM) Tahun 2017 .

Acara Tersebut Dihadiri Oleh Walikota Dumai,Dirjen Pembendarahan Provinsi Riau,Perwakilan Ombudsman Provinsi Riau,KPPN,Bank Mandiri,Bank Mandiri Syariah,Bank Kepri Riau.

Proses Pencanangan Pembangunan Zona Intgritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Dan Wilayah Birokrasi Bersih Dan melayani (WBBM) Tahun 2017 secara simbolik di tandai dengan Penanda tangan Sertifikat KPA Yang Ditanda Tangani Oleh 10 Orang Dan Diakhiri Dengan Foto Bersama.

KPPN  juga mengharapkan satuan kerja dapat turut memahami alur proses menuju WBK/WBBM secara umum di lingkungan instansi Pemerintah. Selain itu juga satuan kerja juga menjadi lebih paham akan pentingnya Upaya bersama dalam mencegah Korupsi serta semakin paham akan lingkungan KPPN Dumai yang bebas dari Korupsi.(Jalal/Rizky)
Riau Bisnis - Dumai - Dalam Melaksanakan Kegiatan Pemerintah Tahun  2017 Wakil Wali kota Dumai Eko suharjo, Senin(27/2) malam menyerahkan DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran)Tahun 2017 Kepada SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Dumai.

Acara ini di awali dengan menyanyikan lagu indonesia raya dan dilanjutkan pembacaan Do’a serta Penyerahan DPA Dilakukan kepada SKPD dilaksanakan di balai pertemuan Sri Bunga Tanjung Komplek Rumah Dinas Walikota Dumai Sekaligus Penandatanganan Fakta Integritas.

Pada acara ini turut hadir Wakil Walikota Dumai, Wakil Ketua DPRD, Sekda Kota Dumai, Kepala Asisten, Staff Ahli Ka. Badan, Dinas dan Kantor Camat sekota Dumai.

Pada kesempatan itu Wakil walikota Dumai Eko Suharjo menyampaikan dalam amanatnya Dokumen yang memuat pendapatan dan belanja setiap SKPD yang di gunakan sebagai Dasar Pelaksanaan Oleh Pengguna Anggaran. Beliau juga berharap  kegiatan yang sangat penting dilakukan sepenuhnya di setiap Unit masing – masing dan ASN harus mau dan mampu berkompetisi secara sehat melalui sistem yang fair dan Kompetesesuai yang telah tertuang dalam DPA Tahun 2017.(Ikhsan)
Riau Bisnis - Duma - Di jalan Sultan Syarif Kasim terdapat jalan berlubang yang sangat berbahaya bila dilalui oleh pesepeda motor dengan kecepatan tinggi, tepatnya di depan Mess Pelindo.

Pantauan Team (25/02) terdapat jalan berlubang dengan bermacam ukuranya dari yang kecil sampai yang besar, setiap harinya jalan tersebut dilalui banyak orang yang melewati terutama pada jam kerja/ sekolah.

dan lebih berbahaya nya lagi bila ada genangan air di jalan tersebut sehingga menyebabkan lubang tertutup air yang jika di lewati dengan kecepatan yang agak lumayan menyebabkan pengendara jatuh terjungkal.

warga berharap kepada pemerintah agar jalan tersebut secepatnya di perbaiki agar warga dapat dengan aman dan nyaman dalam berkendara (Jalal/Risky)
Riau Bisnis - Dumai - Jum'at, (24/02) telah dilaksanakan  Acara Pembukaan Ekpose Evaluasi hasil Penilaian Adipura Kota Dumai Tahun 2017 Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai Di Gedung Malaka Meating Room Hotel Comport.

Dalam kesempatan ini dihadiri oleh Wali Kota Dumai, Kepala Kepala Dinas Sekota Dumai,Direktur RSUD Kota Dumai,Camat Sekota Dumai, Lurah Sekota Dumai, Kepala Puskesmas Sekota Dumai,Kepala Terminal Penumpang Kota Dumai,Kepala Terminal Akap Kota Dumai, Kepala Sekolah Sekota Dumai, Kepala Fasilitas Pengelolah Sampah Sekota Dumai,Pimpinan Bank Sampah Sekota Dumai, Ketua RT Sekota Dumai, Pengelolah Hutan Wisata, dan undangan lainnya .

Acara diawali dengan Pembacaan Doa ,dan dilanjutkan dengan pembacaan laporan dan kata sambutan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai dan juga kata sambutan oleh Walikota Dumai.

Dan Walikota Dumai Drs. Zulkifli AS menyampaikan bahwa Penilaian Adipura meliputi Seluruh Fasilitas Publik Mulai Dari Pasar,Sekolah,Drainase, Rumah Ibadah dan yang menjadi Prioritas oleh Pemerintah Kota Dumai adalah Pasar karna fisik atau tampilan pasar di Kota Dumai belum memadai dengan menjaga agar kebersihan pasar tetap terjaga dengan menciptakan suatu sistem pengelolahan sampah dengan baik dan hal ini akan dilaksanakan bukan hanya dipasar saja namun disemua tempat baik tempat publik maupun tempat Lingkungan Hidup dan Walikota Dumai optimis bisa menaikan hasil nilai Adipura Kota Dumai yang tahun ini mendapat nilai 76%. Dan Walikota Dumai juga menghimbau agar seluruh lapisan masyarakat agar dapat berperan dalam kegiatan Adipura kali ini.
Riau Bisnis - Dumai - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) bekerjasama dengan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dan  Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan menggelar Sosialisasi Kebijakan Subsidi Listrik Tepat Sasaran dan Mekanisme Pengaduan, di Lantai IV Kantor Walikota Dumai (Jum’at 24/02)

Dalam acara tersebut disosialisasikannya Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 tahun 2016 tentang Tarif Tenaga Listrik PT PLN (Persero) yang mengatur penerapan tarif non subsidi bagi rumah tangga daya 900 Volt-Ampere (VA) yang mampu secara ekonomi, serta Peraturan Menteri ESDM Nomor 29 Tahun 2016 tentang Mekanisme Pemberian Subsidi Tarif Tenaga Listrik Untuk Rumah Tangga. Dalam kesempatan yang sama, juga disosialisasikan mekanisme penanganan pengaduan masyarakat serta dampak inflasi terkait penerapan kebijakan subsidi listrik tepat sasaran.

Di Kota Dumai sesuai dengan data PLN dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan atau TNP2K, terdapat 10.987 Warga Dumai yang tergolong tidak mampu dan berhak mendapatkan subsidi listrik.

Oleh karena itu Pemerintah memberikan subsidi listrik kepada pelanggan dengan daya 450 VA dan 900 VA yang termasuk dalam rumah tangga miskin dan tidak mampu. Data rumah tangga miskin dan tidak mampu ini berasal dari Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial dan dikelola oleh Tim Nasional Pecepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).
Riau Bisnis - Dumai - Telah dilantiknya Pengurus Daerah Himpaudi Kota Dumai Periode 2016 – 2020 Yang dilaksanakan di Aula SMKN2 Dumai pada (22/2/2017). Acara ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Lagu Mars Himpaudi serta dilanjutkan dengan pembacaan do’a.



 

 

 

Pada Kesempatan itu juga Pengurus Himpaudi yang telah di lantik membacakan Ikrar dan Penandatangan serta dilanjutkan penyerahan Bendera dengan tanda dilantiknya Pengurus daerah Himpaudi Kota Dumai.

Acara tersebut Turut di hadiri Ibu Hj. Haslinar, Wakil Walikota Dumai – Eko Suharjo, DPRD  Kepala Bidang Paud, Kepala Sekolah SMKN2,Perwakilan Paud Sekota Dumai dan Undangan Lainnya.

Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo berharap semoga dengan dilantiknya Pengurus Daerah Himpaudi Kota Dumai untuk kedepan bisa maju dan lebih baik berdasarkan Visi dan Misi Yang diiringi Ikrar sesuai dengan peningkatan kualitas penghargaan sebagai Guru.
Riau Bisnis - Dumai - (21/02) telah diadakan Focus Group Discussion (FGD) di aula Gedung Dinas Pendidikan Kota Dumai jalan tanjung jati . acara ini turut dihadiri oleh Walikota Dumai yang dalam hal ini diwakili oleh istrinya yaitu Hj haslinar, Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai,Kepala Dinas Sosial, Kasat Binmas, BABINKANTIBNAS, Kepala Sekolah Sekota Dumai,Lurah Sekota Dumai, LPMK, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan undagan lainnya

dalam kegiatan kali ini lebih dibahas  tentang kenakalan remaja yang seudah marak terjadi dikota Dumai , mulai dari penyebab dan akibat yang ditimbulkan oleh kenakalan remaja, juga membahas solusi untuk mengatasi kenakalan remaja tersebut

AKP Ahmad Firdaus  menjelaskan langkah selanjutnya yang akan ditempuh pihak atau instansi terkait untuk mengurangi tingkat kenakalan remaja di Kota Dumai.

dan diakhir acara dapat ditarik kesimpulan bahwa kenakalan remaja bisa diatasi dengan cara merubah pola asu orang tua terhadap anak , dan juga peran aktif setiap lembaga yang ada disekitar anak tersebut baik itu  karna lingkungan anak tidak hanya dilingkungan keluarga, serta para tokoh tokoh agama agar dapat menyampaikan tentang kenakalan remaja ini didalam dakwa atau khotbah nya agar informasi ini dapat tersebar disemua kalangan dan tingkat kenakalan remaja dapat dikurangi

Sebagai kota baru berkembang, yang dari status kotif pada tahun 1998 status berubah menjadi Kotamadya. Dengan berubahnya status, dumai berbenah dan menggeliat berupaya menjadi kota besar. 

Persoalan yang timbul adanya status jalan, ada yang disebut jalan tanggung jawab kota. Ada status jalan propinsi dan ada status jalan Nasional. 

Yang selalu bermasalah adalah jalan nasional, salah satu contohnya adalah jalan Datuk laksamana  yang terakhir di benahi pada tahun 1978. Jalan datuk laksamana di kota Dumai merupakan jalan penghasil milyaran bahkan triliunan kondisinya sangat tidak memadai. Berdebu, berlubang dan tidak layak lagi. Banyak keluhan masyarakat hingga saat ini belum juga di tanggapi . Beberapa kali tuntutan masyarakat ditujukan ke pelindo. Harapan masyarakat sepanjang jalan datuk laksamana kiranya segera mendapatkan perhatian dari pemerintah. Laporan dari riaubisnis1. 
MTSN  Dumai ‘ Ngutip ‘ iuaran  ke Orang Tua Sebesar Rp 900000

Dumai  Riau Bisnis

Madrasyah tsanawiyah Negeri Dumai(MTSN) yang berlokasi di kawasan Jalan Raya Bukit Datuk lama .  memasuki tahun pembelajaran 2017 untuk kalangan siswa kelas 9 atau 3 mengutip iuran tambahan UN dan USBN kepada sejumlah orang tua wali murib kelas 9 MTSN yang berjumlah 260 siswa .

Masing-masing pengutipan iuran kepada orang tua wali murid sebesar Rp 900 000.   anggaran  ini diperuntukan buat tambahan dana menjelang UN dan USBN tahun 2017 serta untuk anggaran kebutuhan jelang UN dan USBN tersebut.

“  Anggaran Rp 900.000 ini dikhususkan untuk membantu dana UN dan USBN yang masih terdapat banyak kekurangan dan tidak mencukupi anggaran dari alokasi Dipa Kemennag Dumai, Jadi diharapkan amnggaran itu nantinya akan diperuntukan untuk membantu kekurangannya ,” terang  Waka Kurikulum MTSN Dumai, Mulyadi  kepada sejumlah orang tua kelas 9 dalam rapat sosialisasi UN dan USBN , Selasa (7/2) bertempat dilokasi aula MTSN jalan Raya Bukit Datuk lama.

Selain itu , masih kata  Mulyadi anggaran sebesar ini dialokasi untuk sejumlah kegiatan menjelang hari UN dan USBN  nantinya.  Diantaranya , lanjut Mulyadi, rincian anggaran itu mulai dari sejumlah kegiatan proses Pengayaan , terobosan , try out sebanyak  5 kali , beli buku khusus UN yang disediakan , lalu   bimbingan khusus jelang UN dan USBN yang dilakukan oleh widyasuara atau Bimbingan konseling (BK ) , serta anggaran perpisahan, biaya foto  dan anggran ain –lain dengan total Rp 900.000 per orang tua .

Dan anggaran  ini , masih katanyai selaku pimpinan rapat hari ini yang dibantu penjelasan oleh Kepsek MTSN Dumai , Edy SPD mengatakan anggaran ini dibebabnkan kepada wali murib karena anggaran Dipa Kemennag Dumai tidak mencukupi serta alokasi dana BOS juga terbatas.

Jadi MTSN , kata kepsek  meminta bantu kepada orang tua siswa , Namun anggaran sebesar ini dibayarkan tidak harus secara langsung dan sutuhnya.

“ Anggaran itu dapat dibayarkan secara bertahap dan tidak harus langsung  semuanya .  mulai Februari hingga April ,” imbuh Kepsek  MTSN Dumai, Edy Spd dihadapan sejumlah orang tua siswa .

Sementara itu, Wakil Kurikulum MTSN , Mulyadi dalam kesempatan itu, meminta kepada orang tua peserta rapat untuk memberikan saran dan pendapatnya mengenai  anggaran tersebut .

“ Agar rapat ini disetujui oleh semua orang tua wali murid , kita harapkan saran dan pendapat dari peserta yang ikut rapat hari ini ,” sebut Mulyadi .

Patauan Wartawan dilapangan terlihat antusias sejumlah orang tua yang memberikan saran dan pendapatnya terhadap kemajuan siswa yang akan mengikuti UN dan USBN .  Namun , disisi lain terlihat sejumlah orang tua murid menyikapi pro dan kontra terhadap alokasi anggaran yang akan diminta oleh sekolah kepada otang tua murid.

Dan terjadilah perselisihan pendapat antara sekolah dan orang tua murid , lalu Wakil Kurikulum MTSN Dumai Mulyadi, mengadakan voting suara antara yang setuju dan tidak setuju pada rapat tersebut .  Karena pimpinan rapat membuata acara voting suara kepada peserta rapat makan terjadilah Debat kusir sejumlah orang tua dengan orang tua dan sekolah .

Debat kusir , anata setuju dan tiodak setuju pemaksaan anggran itu,   karena ulah pimpinan rapat akhirnya dapat diredah oleh kepada sekolah MTSN, Edy SPD  dan mengatakan rapat pertemuan ini adalah mencari persamaan dan perbedaan pendapat untuk disatukan agar keputusan rapat dapat diputuskan hasilnya.

“ Terima kasih pendapat kepada salah seorang  orang tua murid yang tidak setuju dan kita akan carikan solusinya agar persepsi ini dapat sama dan keputusannya dapat sama ,” ujar edy Spd dalam rapat tersebut

Akhirnya rapat ditutup dengan keputusan bahwa rincian anggaran ini nantinya akan kita serahkan kepada sejumlah orang tua wali murid kepada murid bersangkutan  agar dievaluasi lagi terhadap rancangan tersebut .

“ Alokasi anggaran ini akan kita evaluasi balik dan akan dibagikan kembali kepada sejumlah orang tua terhadap rincian anggaran ini , mana diantara yang point satu yang ada dan seterusnya untuk dikurangi , lalu disesuiakan balik,” tegas Kepela sekolah MTSN Dumai , Edy SPD dana sekaligus menutup rapat sosialisasi tersebut .(ed)