Berita Pemerintahan

Business Riau

☆☆NEWS RIAU

☆☆☆Nasional

☆Kota Dumai

☆☆Pekanbaru

Riau Bisnis - DUMAI - Untuk mempercepat waktu penyelesaian suatu kasus, Polres Dumai terus melaksanakan kegiatan silaturahmi guna memperlancar kordinasi bersama Pengadilan Negeri Dumai dan Kejaksaan Negeri Dumai, pada Rabu (29/3/2017) pagi bertempat di Gedung Citra Waspada, Mapolres Dumai.

Kapolres Dumai AKBP Donald Happy Ginting Sik, Msi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program prioritas Kapolri dalam meningkatkan sinergitas dan penegakan hukum yang berkeadilan.

"Sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat, termasuk masyarakat yang sedang memiliki perkara. Mengingat komitmen Polri dalam mempermudah pelayanan bagi masyarakat," ujarnya.

Beberapa hal juga disampaikan oleh Donald, pertama terkait upaya kepolisian dalam menindak pelaku pungli dijalanan, selama ini pelaku pungli tidak bisa teruskan ke pengadilan dikarenakan kurang nya salah satu unsur kekerasan fisik.

"Kami berharap JPU (Jaksa Penuntut Umum) dapat menerkma hasil penyidikan kami bahwa unsur kekerasan itu bukan hanya dilihat dari unsur kekerasan fisik, tetapi juga kekerasan psikis juga," tambahnya.



Selanjutnya pemeriksaan barang bukti seperti narkoba yang selama ini diperiksa di Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara. Apabila bisa diperiksa menggunakan Laboratorium pemeriksaan Narkoba milik Bea dan Cukai Dumai, tentunya sangat membantu dalam memberikan efisiensi waktu dan meminimalisir resiko anggota Polisi saat membawa barang bukti keluar kota.

"Apabila kejaksaan bisa menerima masukan ini, tentunya akan sangat membantu mempercepat proses penyidikan dan menekan resikonya," tambah Kapolres.

Masalah tilang juga menjadi program prioritas Kapolri, agar tilang tidak lagi menjadi momok bagi masyarakat. Polri terus mempermudah dengan meluncurkan program E-Tilang, agar masyarakat mengetahui berapa besaran denda tilang yang harus dibayarkan.

"Pengadilan merespon baik program E-Tilang ini guna mempermudah pelayanan bagi masyarakat (Vie)

Riau Bisnis - Dumai - Ratusan Buruh Mitra Kerja Pertamina Dumai melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Kuning Pertamina RU II Jalan Putri Tujuh Dumai, pada Rabu (29/3/2017). 


 


Terlihat masa berkumpul dengan mengunakan baju kerja dan helm kuning, menunggu agar segera tuntutan mereka dapat diwujudkan oleh pihak Pertamina. Mereka berkumpul mulai dari pukul 07.30 WIB pagi.


Sebanyak 180 orang personil gabungan dari Polres Dumai dan Kapolsek Dumai Timur,dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi demo. 


Atnata Hendra Ketua Serikat Pekerja Mitra Putri Tujuh (SP-MP7) saat dikonfirmasi mengatakan pihak nya akan terus menunggu hasil final dari tuntutan mereka. 


 


“Kami sekarang berkumpul disini untuk melakukan aksi dengan tuntutan sebanyak 6 poin,dan 1.300 jiwa yang merupakan pekerja mitra kerja PT Pertamina RU II Dumai, dari Serikat Pekerja Mitra Putri Tujuh siap melanjutkan aksi pada esok harinya dan bahkan seterusnya sampai tuntutan kami. Dan kami minta yang menjawab lansung adalah General Manager PT Pertamina RU II Dumai. Jika tidak kami akan terus mogok kerja,”ujarnya diikuti teriakan serta tepuk tangan dari peserta aksi. 


 


Akibat aksi demo terjadi kemacetan panjang tepatnya di depan kilang Pertamina Putri Tujuh Dumai. Puluhan security juga tampak sibuk mengatur ketertiban para pendemo dan lalulintas.


 

DUMAI Riau bisnis - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai bersama tim gabungan menggelar razia tempat hiburan yang tidak memiliki izin di Jalan Merdeka, Kota Dumai, Senin kemarin

Sasaran razia Tim Gabungan yakni Salon kecantikan. Diketahui ada sekitar 7 salon yang berada di jalan tersebut, namun hanya tiga salon yang tampak buka ketika personel gabungan hadir di lokasi.

"Sepengetahuan saya ada 7 salon di Jalan ini, napun saat razia sebagian tutup. Kami hanya menemukan tiga yang sedang beroperasi," ujar Plt Satpol PP Dumai Noviar Indra, kepada wartawan. Senin(20/3/17)

Ketiga salon yang mendapat penertiban tim gabungan yakni salon IWM, Anggrek dan Shetia. "Salon IWM izinnya sudah mati. Sedangkan dua salon nya lagi tidak memiliki izin," paparnya, disela-sela razia itu.

Dikatakan Noviar, ditemukan ketiga salon menjalankan usaha karaoke. Padahal dalam aturan tidak dibolehkan satu izin untuk dua usaha. Apalagi disandingkan antara usaha salon kecantikan dan karaoke.

"Sesuai aturan sangat tidak dibernarkan satu izin untuk dua usaha berbeda. Dari ketiga salon itu kita juga menemukan adanya minuman keras (miras) dan mereka (salon,red) juga tidak memiliki izin penjualannya," jelasnya.

Noviar mengaku prihatin masih saja ditemukan usaha salon kecantikan berprofesi ganda. "Ini sangat tidak patut. Yang jelas miras dan peralatan karaoke kita sita. Karena mereka tidak punya izin," bebernya.

Kemudian mengenai Salon Shetia, kata dia, terpaksa disegel pihaknya lantaran ruang karaoke dengan sengaja dikunci. "Ada unsur kesengajaan dan terpaksa kita ambil tindakan tegas untuk menyegelnya," tegasnya.

Pada razia penertiban ini, tim gabungan menemukan salah satu warung kopi yang berada di Jalan Merdeka menyajikan gelanggang permainan (Gelper). Warung kopi berada tepat di sebelah Salon Neril sedang tutup.

"Kita mendapat info ada warung kopi yang menyajikan Gelper, setelah kita telusuri benar adanya. Dan hendaknya ini menjadi perhatian kita semua dan butuh kerjasama kita semua untuk menegakkan Perda," ujar Noviar.

Sebelum menyudahi, pengungkapan gelper ini sangat sulit jika tidak ada peran serta masyarakat memberikan informasi kepada petugas. Beruntung saja, informasi tersebut akurat dan memang benar ada mesin gelpen di dalam ruko tersebut.

"Untuk mengungkap ini cukup sulit, karena warung kopi tanpa plang/merek dan posisi gelper yang berada cukup jauh dari tempat orang ngopi. Tapi beruntung kita menemukannya dan langsung kita segel," jelasnya.

Terkait sanksi yang diberikan kepada pengusaha nakal itu, kata Noviar, terlebih dulu Satpol PP akan berkoordinasi dan bekerjasama dengan penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) dan instansi terkait.

"Sebelum adanya sanksi kita lakukan penyegelan terlebih dahulu dan selanjutnya akan kita proses sesuai mekanisme dan ketentuan berlaku. Yang jelasnya mari bersama-sama kita tegakkan Perda Kota Dumai," pungkas.(ed)
DUMAI Riau Bisnis ----------Melihat dan menganalisa hasil pekerjaan pengalian dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN) yang dilakukan oleh kontraktor PT Tegma Engenering disepanjang jalan Kelakap Tujuh Kelurahan Ratusima , Jalan Datuklaksamana Kelurahan Dumai kota dan sepanjang Jalan Purnama menuju Kecamatan Sungai Sembilan , terlihat adanya pengalian ruas jalan yang menganggu kenyamanan warga setempat dan para pemilik rumah serta lalu lalang pengendara, baik roda dua dan empat .

“ Disinilah kami melihat adanya kejanggalan terhadap S OP penerapan dari Izin Amdal dilapangan yang dimiliki oleh PT PGN, lihat dan perhatikan lokasi pengalian banyak terjadi salah prosedur amdal. Dan kejadian ini hampir terjadi disepanjang pipa yang ditanam itu,” terang ketua LSM Forum Peduli Pembangunan Masyarakat Riau (FP2MR) kota Duma Rudi Bambang SH i kepada wartawan saat ditemui dikantornya, Selasa(14/3/17).

Menurutnya, pekerjaan pengalian ruas jalan yang diperuntukan untuk menimbun pipa gas itu terlihat jelas salah prosedur dalam penerapan Amdal yang dikeluarkan oleh lembaga LH terkait.

Pasalnya, masih kata Rudi, tumpukan tanah bekas galian dari pekerjaan PT PGN itu dibiarkan menumpuk disepanjang jalan tempat pengerjaan proyek pipa gas tersebut . Padahal sesuai aturan Amdal, kondisi itu tidak dibenarkan. Dan jika proyek pengalian tanah diruas jalan milik masyarakat dumai yang notabene sebagai penyumbang pembayar pajak yang baik dikota ini , sangat risau dan terganggu oleh akibat aktifitas penumpukan tanah yang dibiarkan dibadan dan bahu sepanjang jalan tempat lokasi pengerjaan proyek tersebut .

“ Kami heran dan tanda tanya mengapa PT PGN dapat mengantongi izin Amdal, jika Standard Operasi Prosedur (SOP) pekerjaan pengalian dilapangan ruas jalan disepanjang jalan kota Dumai, terlihat jelas Tumpukan tanah tidak dialokasir ke tempat yang diperuntukan dilokasi penimbunan yang disediakan oleh PT PGN, namun tumpukan tanah bekas galian dibiarkan berserakan dan menumpuk dijalan tersebut . Hal inilah kesalahan fatal yang dilakukan PT PGN ,” tegas nya.

Dan kesalahan yang fatal lagi, lanjut nya adalah terkesan PT PGN dalam melakukan pekerjaan dilapangan tidak sesuai SOP Izin Amdal yang ditentukan atau gariskan oleh lembaga LH RI . Karena, LSM melihat dan mengkaji pekerjaan pada perusahaan itu, jelas salah prosedur yang digariskan .

“ Kita perhatikan hampir sepanjang jalan tanah tumpukan berserakan, jika hujan turun jalan terlihat lumpur dibadan jalan lalu, jika panas jalan akan berdebu serta berapa banyak tanaman dipinggir jalan habis rusak oleh aktifitas pekerjaan disana,” ujar Rudi yang pernah mengikuti Diklat Amdal dilaksanakan oleh LH di Jakarta.

Kondisi ini di perparah lagi oleh pengalian tanah dekat rumah masyarakat masih katanya prosedur perbaikan tanah yang digali itu tidak dirapikan seperti semula dan terlihat berantakan lokasi tanah bekas galian , seharusnya pihak PT PGN memiliki konpensasi terhadap lingkungan setempat , dengan cara memberikan perbaikan yang tersusun rapi dan bersih serta tidak mengganggu kenyamanan pemiliknya .

“ Perhatikan saja bekas galian itu, hampir tidak ada pekerjaan galian tanah tersebut diberikan oleh perusahaan konpensasi perbaikan mutu serta kualitas yang lebih baik , ini dibiarkan saja tumpukan tanah berserakan. Jika PT PGN memahami izin Amdal tidak akan seperti hasil pekerjaan sekarang,” tandasnya . (ed) .
DUMAI Riau Bisnis ----------Melihat dan menganalisa hasil pekerjaan pengalian dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN) yang dilakukan oleh kontraktor PT Tegma Engenering disepanjang jalan Kelakap Tujuh Kelurahan Ratusima , Jalan Datuklaksamana Kelurahan Dumai kota dan sepanjang Jalan Purnama menuju Kecamatan Sungai Sembilan , terlihat adanya pengalian ruas jalan yang menganggu kenyamanan warga setempat dan para pemilik rumah serta lalu lalang pengendara, baik roda dua dan empat .

“ Disinilah kami melihat adanya kejanggalan terhadap S OP penerapan dari Izin Amdal dilapangan yang dimiliki oleh PT PGN, lihat dan perhatikan lokasi pengalian banyak terjadi salah prosedur amdal. Dan kejadian ini hampir terjadi disepanjang pipa yang ditanam itu,” terang ketua LSM Forum Peduli Pembangunan Masyarakat Riau (FP2MR) kota Duma Rudi Bambang SH i kepada wartawan saat ditemui dikantornya, Selasa(14/3/17).

Menurutnya, pekerjaan pengalian ruas jalan yang diperuntukan untuk menimbun pipa gas itu terlihat jelas salah prosedur dalam penerapan Amdal yang dikeluarkan oleh lembaga LH terkait.

Pasalnya, masih kata Rudi, tumpukan tanah bekas galian dari pekerjaan PT PGN itu dibiarkan menumpuk disepanjang jalan tempat pengerjaan proyek pipa gas tersebut . Padahal sesuai aturan Amdal, kondisi itu tidak dibenarkan. Dan jika proyek pengalian tanah diruas jalan milik masyarakat dumai yang notabene sebagai penyumbang pembayar pajak yang baik dikota ini , sangat risau dan terganggu oleh akibat aktifitas penumpukan tanah yang dibiarkan dibadan dan bahu sepanjang jalan tempat lokasi pengerjaan proyek tersebut .

“ Kami heran dan tanda tanya mengapa PT PGN dapat mengantongi izin Amdal, jika Standard Operasi Prosedur (SOP) pekerjaan pengalian dilapangan ruas jalan disepanjang jalan kota Dumai, terlihat jelas Tumpukan tanah tidak dialokasir ke tempat yang diperuntukan dilokasi penimbunan yang disediakan oleh PT PGN, namun tumpukan tanah bekas galian dibiarkan berserakan dan menumpuk dijalan tersebut . Hal inilah kesalahan fatal yang dilakukan PT PGN ,” tegas nya.

Dan kesalahan yang fatal lagi, lanjut nya adalah terkesan PT PGN dalam melakukan pekerjaan dilapangan tidak sesuai SOP Izin Amdal yang ditentukan atau gariskan oleh lembaga LH RI . Karena, LSM melihat dan mengkaji pekerjaan pada perusahaan itu, jelas salah prosedur yang digariskan .

“ Kita perhatikan hampir sepanjang jalan tanah tumpukan berserakan, jika hujan turun jalan terlihat lumpur dibadan jalan lalu, jika panas jalan akan berdebu serta berapa banyak tanaman dipinggir jalan habis rusak oleh aktifitas pekerjaan disana,” ujar Rudi yang pernah mengikuti Diklat Amdal dilaksanakan oleh LH di Jakarta.

Kondisi ini di perparah lagi oleh pengalian tanah dekat rumah masyarakat masih katanya prosedur perbaikan tanah yang digali itu tidak dirapikan seperti semula dan terlihat berantakan lokasi tanah bekas galian , seharusnya pihak PT PGN memiliki konpensasi terhadap lingkungan setempat , dengan cara memberikan perbaikan yang tersusun rapi dan bersih serta tidak mengganggu kenyamanan pemiliknya .

“ Perhatikan saja bekas galian itu, hampir tidak ada pekerjaan galian tanah tersebut diberikan oleh perusahaan konpensasi perbaikan mutu serta kualitas yang lebih baik , ini dibiarkan saja tumpukan tanah berserakan. Jika PT PGN memahami izin Amdal tidak akan seperti hasil pekerjaan sekarang,” tandasnya . (ed) .
Riau Bisnis ---Dumai -----Pertamina Refeneri Unit 2 Dumai- Sei Pakning menilai pembuatan embung atau kanal untuk penahan air resapan dari masyarakat komplek perumahan Bukit Datuk yang dialirkan ke lokasi dekat pemukiman masayarakat kelurahan Ratu Sima Kecamatan Dumai Selatan sangat dirasakan perlu dilakukan kaji ulang pembuatan embung tersebut .
Pasalnya , pembuatan embung atau kanal tempat lokasi penampungan air resapan warga perumahan komplek Bukit Datuk dan sekitarnya , yang tepat bearada dekat perbatasan aliran parit masyarakat kelurahan Ratu Sima , sangat diperlukan analisa dan kaji ulang pembangunan nya. Karena pembuatan embung atau kanal resapan tersebut , belum berdampak positif bagi masyarakat pemilik rumah diperumahan komplek Pertamina Bukit Datuk . Dan pembuatan kanal seluas 15 meter2 dan sepanjang kurang lebih 1000 meter2 ke arah Barat, saat ini belum tepat pembangunannya.
“ Pembangunan dan pembuatan embung atau kanal waduk resapan penahan air masyarakat komplek , saat ini dirasakan belum diperlukan dan masih perlu kaji ulang yang mendalam terhadap dampak baik buruknya bagai masyarakat sekitar lokasi tersebut ,” ungkap GM PT Pertamina RU 2 Dumai –Sei Pakning melalui Kahumas Pertamina Dumai, Audi kepada wartawan saat dihubungi melalui sambungan selulernya, Senin(27/3/17).
Menurutnya, pembangunan dan pembuatan embung atau kanal untuk resapan air dari komplek perumahan Kelurahan Bukit Datuk itu, yang berada dekat pemukiman masyarakat kelurahan Ratu Sima yang tepatnya masyarakat perumahan U K A, dinilai perlu dilakukan evaluasi dari dampak pembuatan embung tersebut. Karena hingga kini team managemen Pertamina menyikapi rencana itu masih lakukan pertemuan secara kontinue upaya kaji ulang rencana tersebut .
“ Kita dari managemen hingga saat ini masih terus berupaya analisa lingkungan sekitar dampak dari pembuatan embung atau kanal itu kedepan bagi masyarakat sekitar, supaya tidak menimbulkan kesan buruk atau negatif terhadap pembangunan itu,” paparnya.
Selain itu, Pertamina bersama mangemen yang telah dibentuk terus berupaya semaksimal mungkin meminimalisir efek atau dampak yang akan timbul bagi masyarakat sekitar disana . “ Kan tidak mungkin saja kita membangun embung atau kanal resapan air jika masyarakat sekitar lokasi mendapat sengsara ,”imbuhnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Ratu Sima yang berdomisili dekat aliran parit pembuangan dari komplek perumahan Bukit Datuk, Hasrizal kepada wartawan mengatakan Jika memang pertamina terkesan memaksakan kehendak untuk melanjutkan pembangunan atau pembuatan kanal itu dilokasi yang direncanakan tanpa adanya survey dan lakukan analisa dampoak lingkungan masyarakay sekitar sini. Saya selaku warga domisili kelurahan Ratu Sima tegas menolaknya.
“ Jika Pertamina tidak lakukan survey terhadap analisa dan kaji ulang lingkungan sekitar itu,tegas kami menolaknya , tapi bila sesuai prosedur pembangunannya dan bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat sepenuhnya kita dukung,” tegasnya.
Sesuai informasi dan keterangan yang di himpun wartawan dilapangan bahwa pembangunan itu saat ini sempat dihentikan dan tidak mengetahui apa sebanya penghentian tersebut ,
“ Memang sempat saat itu kita masyarakat akan blokir pembangunan jika hal itu di realisasikan. Pasalnya, masyarakat sekitar akan berdampak kebanjiran air buangan itu yang tidak tertampung oleh aliran parit yang ada ,” terang ketua Karang Taruna Ratu Sima yang juga warga tempatan Khaidir kepada wartawan . (ed)
Riau - Bisnis Dumai - Satuan Polisi Perairan Polres Dumai, Riau Menggagalakan Percobaan Pencurian di  atas Kapal Tanker MT Ping An Berbendera Asing dengan Mengamankan Lima Pelaku, Minggu (26/03). Kapolres Dumai AKBP Donald Happy Ginting mengatakan lima pelaku berhasil di bekuk oleh petugas polisi yang sedang Patroli.



Pelaku percobaan pencurian di amankan sempat melawan petugas dan meloncat ke laut, Namun ada satu belum di temukan dan masih di buru Polisi " Kata Kapolres di Dumai.

Dikatakannya lagi lima pelaku di amankan masing - masing berinisial MSH(40), DR (30), RK (22), AR (38) dan He (18), sedangkan satu berhasil kabur Ah (22) Warga Rampang Kabupaten Bengkalis.

Polisi Menyita sejumlah barang Bukti, di antaranya satu kapal Pompong, tiga telepon genggam, dua gulung tali tambang besar dan Kecil, Bambu, Karung Goni, Terpal Warna Biru dan Besi Cangkok Ganggang Kayu Masing - Masing satu.

Penangkapan Pelaku perompak ini berawal dari informasi adanya aktifitas masyarakat akan melakukan pencurian di atas kapal tengah berlabuh di sekitar perairan Dumai. kapal tanker itu dalam keadaaan kosong dan berencana memuat minyak untuk di bawa ke Cina.

Upaya percobaan pencurian ini berhasil di gagalkan karena alarm kapal di bunyikan oleh sorang Kru Ketika memergoki salah sau pelaku, dan patroli petugas langsung ke lokasi.

sampai saat ini polisi terus melakukan pengembangan kasus ini, sedangkan satu pelaku kabur dari atas kapal ini masih dalam pengejaran (JR)


Riau Bisnis - Dumai - Pembukaan Muscab ke XII Gerakan Pramuka Kota Dumai Tahun 2017 dibuka secara resmi oleh Walikota Dumai H. Zulkifli AS digedung Pramuka Jalan Kesehatan pada Sabtu (25/03).

Gerakan Pramuka merupakan wadah untuk menciptakan generasi-generasi berkualitas, berbudi luhur, beriman dan bertaqwa dengan program-program pelatihan jasmani dan rohani, namun tidak hanya menjadi wadah pencetak generasi berkualitas, gerakan pramuka juga memiliki tujuan luhur serta ikut mendukung kegiatan pembangunan bangsa.

Musyawarah cabang adalah forum tertinggi gerakan pramuka di tingkat cabang yang bertujuan untuk mengevaluasi program kerja kepengurusan yang ada. Serta menyusun kembali rencana-rencana yang luar biasa untuk gerakan pramuka kedepannya. Maka, makna kegiatan ini bukan hanya sebagai silaturahmi kita bersama namun juga sebagai pengokoh ikatan kerjasama yang baik antara kita semua kedepannya.

Gerakan pramuka dalam melaksanakan fungsinya sebagai wadah pembinaan dan pengembangan kaum muda Indonesia mempunyai tugas pokok menyelenggarakan kepramukaan bagi kaum muda agar menjadi generasi yang lebih baik serta mampu bertanggungjawab membina dan mengisi kemerdekaan nasional dengan segala hal yang bermanfaat.

Pada kesempatan itu Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, Msi menyampaikan dalam sambutanya, fenomena-fenomena pada generasi penerus bangsa saat ini kian memperihatinkan dimana kita lihat bersama khususnya Kota Dumai baik secara fakta maupun melalui media-media sosial, sebahagian generasi penerus dari berbagai tingkatan mayoritasnya dari kalangan pelajar mulai membentuk kelompok-kelompok seperti geng-geng tersendiri yang belum tentu jelas arah tujuannya, ini perlu kita sikapi bersama kita menghawatirkan kegiatan mereka mengarah keaktifitas yang negatif, hal ini terjadi kemungkinan kesalahan ada pada kita, kurangnya kontrol bersama terhadap generasi penerus dan para pelajar.

 


Riau bisnis - Dumai - Bersama dengan kantor kesehatan Pelabuhan, Pemerintah Kota Dumai melakukan sosialisasi penyakit tuberkolosis (TB) yang dilaksanakan di Hotel Grandzuri, Kamis (23/3) dengan dibuka secara langsung oleh asisten I Pemko Dumai H. Darmawan.

Pada acara tersebut dihadiri oleh Walikota dumai yang diwakili asisten 1 Darmawan,kepala RSUD, kapolres, Lanal BOD, PKK, narasumber, HSN kantor kesehatan pelabuhan dumai, masyarakat pelabuhan atau susunan instansikota dumai,

Dalam sambutannya, Darmawan mengatakan sangat menyambut baik dengan agenda sosialisasi ini dengan harapan masyarakat tahu apa itu penyakit TB, seperti apa bahayanya dan bagaimana cara melakukan pencegahan.


"Kita harap dengan kegiatan ini masyarakat tahu apa itu penyakit TB dan bagaimana pencegahannya karena untuk kita ketahui Indonesia menempati posisi ke 2 pengidap penyakit TB di dunia dan setiap 2 menit ada warga Indonesia yang meninggal karena penyakit TB ini," katanya.

Dikatakan Darmawan kita sangat menyambut baik apa yang dilakukan oleh kantor kesehatan Pelabuhan karena ini akan memberikan informasi tentang bahaya tersebut terutama masyarakat kawasan pelabuhan.

Sementara itu Kepala kantor kesehatan pelabuhan kota Dumai Efrizon SKM mengatakan TB menempati posisi ke 4 penyumbang kematian di Indonesia makanya ini menjadi perhatian kita.

" Secara nasional memang gaung sosialisasi penyakit TB belum besar namun di Dumai akan kita galakkan agar masyarakat tahu apa itu penyakit TB dan bagaimana pencegahannya," kata Efrizon.

Nantinya untuk mensosialisasikan tentang penyakit TB ini kita akan melakukan penyebaran brosur tantang bahaya penyakit TB kepada masyarakat yang akan dilaksanakan oleh organisasi wanita yang ada selain melibatkan petugas kesehatan Pelabuhan, tambahnya.

Ini merupakan program langsung kementrian kesehatan yang bertekat Indonesia akan bebas dari penyakit TB pada tahun 2050

Riau Bisnis - Dumai - Guna menghindari remaja berperilaku menyimpang dan membentuk keluarga berkualitas, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kota Dumai menggelar Ajang Prestasi Remaja yang dilaksanakan mulai 17 hingga 18 Maret di Ball Room Hotel Grandzuri  Dumai.

Acar ini turut di hadiri oleh Asisten 2 Kota Dumai Drs. Syamsudin. ST.MSI, Kepala Bidang KSPK Perwakilan Perwakilan BKKN Provinsi Riau Hj.Yasni. SIP,Kapolres Dumai diwakilin Oleh Kasat Binmas, Para Kepala sekolah SMA Se Kota Dumai , Siswa SMA Se Kota Dumai Dan seluruh peserta ± 250 orang.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Dumai Jurianto. S. Sos,   mengatakan dalam sambutannya  pada Ajang Prestasi Remaja ini peserta akan diberikan berbagai bekal melalui kegiatan-kegiatan menarik sebagai motivasi mengisi waktu luang yang positif.

ajang ini sangat besar manfaatnya bagi para remaja, terutama menghindari perilaku menyimpang seperti seks bebas, narkoba dan lainnya. "Intinya kita akan menghindari mereka dari perilaku-perilaku negatif," tambahnya.

Adapun perlombaan yang diadakan terdiri dari 5 macam yaitu : Lomba Cerdas Cermat, Yel Yel, Penyuluhan, Desain Grafik, dan berbalas Pantun.

Hasil Ajang prestasi remaja ini diharapakan Terjalinnya hubungan komunikasi yang baik antara kepolisian dengan sekolah, Pemko Dumai dan masyarakat, Terciptanya kesadaran dan kepedulian remaja untuk berkreasi yang positif, konstruktif dan edukatif, Menanamkan keimanan dan ketaqwaan sejak dini dengan banyak memberikan pengajaran tentang nilai-nilai agama, etika dan adat istiadat dalam kehidupan sehari-hari, Membangun suasana lingkungan yang kondusif, nyaman untuk remaja agar dapat bertumbuh selaras dengan tahap perkembangannya, Menyalurkan hobi minat remaja yang menyimpang kearah yang positif.

 
Ripes News - Dumai - Dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional masih terlihat sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan honorer Pemerintah Kota (Pemko) Dumai yang datang terlambat. Bahkan, ada juga sejumlah ASN dan honorer yang tidak mengikuti upacara tersebut, Jumat (17/3/2017) di halaman Kantor Pelayanan Terpadu Jalan HR Soebrantas, Kota Dumai, Riau.

Upacara ini bukan hanya kegiatan Ceremonial, Pimpinan Apel selalu menyampaikan Pesan Agar ASN dan Honorer melakukan pekerjaan lebih Profesional dalam memberikan pelayanannya kepada Masyarakat.

Usai Memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional sebagai Inspektur Upacara, Sekitar Daerah Kota (Sekdako) Dumai Muhammad Nasir, Langsung memberikan pengarahan dan bimbingan kepada ASN dan Honorer Yang datang terlambat.

Nasir mengatakan dalam pengarahan nya bahwa Para Asn DAN Honorer yang datang terlambat ini sudah terlalu sering dan harusnya menjadi contoh bagi masyarakat. Dan beliau juga berharap untuk kedepannya agar tidak melakukan hal tersebut lagi Masalah Keterlambatan dan yang tidak mengikuti Upacara Tersebut Tentunya di evaluasi oleh masng – masing Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) .(JR)
Riau Bisnis - DUMAI - Walikota Dumai, Drs. H.Zulkilfi AS, M.Si secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Dumai 2017 dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Pemerintah Kota Dumai 2018 digedung Pendopo JalanPutri Tujuh Dumai, Kamis (16/3).

Musrenbang dihadiri Sekdako Dumai, Muhammad Nasir, Ketua DPRD Dumai, Gusri Effendi, Kepala Bappeko Dumai, H. Marjoko Santoso, Perwakilan Bappeda Propinsi Riau dan seluruh kepala SKPD dilingkungan Pemko Dumai. Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, walikota Dumai, Drs. H. Zulkilfi AS, M.Si mengatakan, sebagai mana diamanatkan oleh Undang-undang musrenbang merupakan forum yang sangat penting untuk menampung aspirasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan.

Musrenbang dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, Dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah. Haltersebut dimaksudkan agar pelaksanaan pembangunan dapat dilakukan lebih baikdan tepat sasaran dari waktu ke waktu.

Untuk itu Musrenbang dimulai dari Musrenbang tingkat Kelurahan, Musrenbang Kecamatan dan Musrenbang tingkat Kota.

Sehingga acara ini sangatlah penting karena didalam forum ini kita bersama-sama akan menyusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Pemerintah Kota Dumai 2018 Musrenbang akan menjadi dasar bagi penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) KotaDumai 2018, yang berisikan program dan kegiatan yang nantinya akan menjadi dasar penyusunan KUA PPAS APBD Tahun Anggaran 2018. Dengan demikian diharapkan melalui Musrenbang RKPD ini dapat meningkatkan kesatuan antara program dan kegiatan tahunan yang lebih terpadu, komprehensif,transparan dan bersinergi.*
Riau Bisnis - Dumai -Pasca kedatangan Kapolda Riau Inspektur Jendral (Irjend) Drs Zulkarnain tegas – tegas mengatakan akan menyikat keterlibatan pelaku tindak pidana peredaran Narkotika, dimana juga memprioritas memperhatikan masuknya narkotika melalui Malaysia. hal itu disampaikannya dalam rangka kunjung kerja Kamis kemarin. Kali ini dibuktikan Kapolsek Dumai Kota berserta jajarannya membuktikan keseriusan terhadap perintah bapak Kapolda.
Diduga terlibat jaringan Internasional, empat orang tersangka di ringkus tim opsnal Polsek Dumai Kota, Jumat (10/3) sekira pukul 13.00WIB siang kemari. Serangkaian penangkapan dilakukan di dua tempat kejadian. Kedua diantaranya merupakan warga negara asing (WNA) asal Malaysia.

Selanjutnya ditambah kan lagi oleh Kapolsek, ternyata di Hotel K77 petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang merupakan warga negara Malaysia.

Dari pengakuan kedua tersangka itu, petugas kita dari Tim Opsnal Polsek Dumai Kota lansung meluncur ke Hotel K77 kamar 203 Jalan Cempedak Kelurahan Rimba Sekampung Kecamatan Dumai Kota. Sampai dilokasi petugas langsung melakukan penyelidikan, ternyata benar ditemukan kedua tersangka lagi yang merupakan WNA asal Malaysia dengan inisial MP(31) dan MZ (40). Dikamar tersebut Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa, satu paket besar diduga narkotika jenis sabu, satu paket sedang berisi diduga Narkotika jenis sabu, dan satu paket kecil berisi diduga narkotika jenis sabu, beserta satu unit timbangan digital Merk Constant serta seperangkat alat penghisap sabu-sabu.

Riau Bisnis - Rohil Kapolda Riau Irjen Pol Drs zulkarnain ulkarnain Adinegara melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Jumat (10/3/2017).


Kapolda meminta seluruh element masyarakat Rohil bersama-sama dapat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) .


Hal itu disampaikannya saat berpidato dihadapan seluruh element masyarakat Rohil yang hadir di aula pertemuan kantor Polres Rohil. Tampak hadir Bupati H Suyatno AMp, Ketua DPRD Nasrudin Hasan, kepala instansi vertikal, kepala dinas, dan berbagai tokoh agama dan tokoh adat.


Pesan itu disampaikan Kapolda mengingat belakangan banyaknya permasalahan yang timbul dikalangan masyarakat baik itu yang disebabkan oleh gejolak politik maupun ekonomi serta persoalan agama dan etnis.


INDONESIA ini berdiri karena keberagaman etnis, suku dan agama. Jadi untuk memperkokoh NKRI, ini bukanaez hanya tanggung TNI Polisi, dan Pemda. Tapi semua element masyarakat juga bertanggung jawab,   ujar pria kelahiran Palembang itu.


Pria yang bertugas di Riau selama lima bulan ini menuturkan, ahir-ahir ini ada kelompok-kelompok tertentu yang sengaja mengganggu persatuan dan kesatuan.


Untuk itu, dia menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mewaspadai kehadiran kelompok-kelompok tersebut agar tidak sampai merusak persatuan dan kesatuan yang selama ini telah terjalin dengan baik.


Sementara itu Kapolres Rohil aezHenry Posma Lubis menyambut positif atas kedatangan Kapolda Riau ke Rohil. Dia berharap, arahan yang disampaikan Kapolda akan dapat meningkatkan solidaritas antara kepolisian dan masyarakat ‎demi terwujudnya stabilitas kabtimmas di rohil.


Bupati Rohil Suyatno juga memberikan aaezpresiasi dan rasa bangga kepada kapolda yang bersedia datang bersama petinggi lainnya ke Rohil. Bupati juga sangat mengharapkan kedatangan Kapolda dapat memberikan arahan ataupun petunjuknya kepada masyarakat Rohil.


Acara tersebut berlangsung lancar dan aman. Sebelum kembali ke Pekanbaru, Kapolda Riau juga menyempatkan diri untuk meresmikan Bioskop Mini Satlantas Polres Rohil dan memberikan santunan kepada anak yatim korban lalu lintas,,(agus)

Riau Bisnis - Dumai - Tim Penilaian Lomba Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat kota dumai tahun 2017 telah mengunjungi Kelurahan Sukajadi yang mewakili Kecamatan Dumai Kota pada Jum'at (10/3).

Acara ini turut di hadiri oleh Ketua Pembinaan Kesejahteraan Keluarga PKK, Camat Dumai Kota, Dandramil, Lurah Sukajadi, Bhabinkamtibmas, Ketua Tim Penggerak PKK, Kabag Pemberdayaan Masyarakat Kota Dumai, Para Tokoh Masyarakat, Ketua LPMK, Ketua RT Sekelurahan Sukajadi, Kader Posyandu, Kader Pembangunan Masyarakat, Serta Para Undangan Lainnya.

Acara ini di awali dengan kata sambutan oleh camat Dumai Kota dilanjutkan dengan pengarahan dari ketua Penilai BBGRM Tahun 2017 serta kata sambutan dari istri Wali Kota Dumai dan Pengenalan Profil sukajadi oleh lurah sukajadi serta penyerahan Profil Kelurahan sukajadi Kepada Ketua BBGRM.

Pada Kesempatan itu Camat Dumai Kota diterangnya, dalam penilaian yang akan dilakukan penilaian yakni mengetahui keabsahan empat indikator yaitu Kemasyarakatan, Ekonomi, Kesejahteraan Sosial dan Kebersamaan, serta kebersihan lingkungan.

"Indikator pertama, yakni kemasyarakatan, dimana kita menilai kamtibmas, seperti poskamling yang terdapat di Kelurahan telah berfungsi dengan baik atau tidak," ujar Budi Camat Dumai Kota

Pada indikator kedua lanjut Budi menjelaskan yaitu ekonomi, bagaimana upaya pihak Kelurahan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, seperti memanfaatkan sampah untuk didaur ulang kembali dengan memberdayakan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian masyarakat itu sendiri.

"Selain itu kesejahteraan sosial dan kebersamaan serta kebersihan lingkungan, yaitu bagaimana pengolahan sampah dan limbah yang ada di Kelurahan. Inovasi apa yang dilakukan pihak Kelurahan mengajak kader-kader dalam menjaga keasrian lingkungan lainnya, itu menjadi point penting dalam penilaian, kita menilaian bukan hanya goro yang hanya membawa peralatan dan membersihkan lingkungan, namin Gotong Royong yang mengandung menilai kebersamaan dan kekompakan masyarakat,"jelasnya

Hj. Haslinar mengatakan dalam sambutan bahwa Gotong royong  merupakan inti sari dari nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila, dan nilai – nilai Gotong Royong yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat sebagai bagian dari system nilai budaya bangsa upaya untuk menggelorakan semangat gotong royong dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan yang berlandaskan keswadayaan sebagai sistem nilai sosial budaya yang telah menyatu dalam kehidupan masyarakat, agar masyarakat merasa memiliki dan bertanggung jawab dalam melaksanakannya.

dan acara di akhiri dengan pembacaan doa serta para anggota penilaian dan para undangan melihat bazar yang sudah di sediakan seperti sayur - sayuran, kue, Kerupuk bermacam jenis tanaman, tas, baju dari bahan bekas (Rizky Ananda)
Riau - Bisnis - Dumai - Pemerintah Kota Dumai bersama staff Dirjen Dewan Ketahanan Nasional (Watannas) melaksanakan  Pertemuan dialog bersama untuk mencari solusi dalam mengatasi permasalahan yang dihadapai pemerintah Kota Dumai khususya dalam permasalahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), penyeludupan, narkoba dan TKI ilegal.

Pada pertemuan yang dihadiri oleh staff Dirjen Watannas dengan ketua rombongan Irjen pol Bambang Hermano SH MH, Walikota Dumai H. Zulkifli As dan unsur Forkopimda ini berlangsung, Kamis (9/3) di media center Dumai.

Dimana pihak Watannas akan menyampaikan semua permasalahan yang dihadapi Kota Dumai langsung kepada presiden Joko widodo tentang permasalahan Dumai dalam menghadapi permasalahan karhutla, penyeludupan khususnya narkoba dan TKI ilegal untuk nantinya akan dibahas bersama kementriab terkait.

Walikota Dumai mengatakan kalau saat ini salah satu kendala besar yang dihadapi oleh kota Dumai adalah masalah RTRW yang belum disahkan dimana 70 persen kawasan Dumai masih masuk dalam kawasan hutan sehingga banyak masyarakat menduduk kawasan hutan dan Pemko Dumai belum bisah melakukan pencegahan karena belum ada solusi yang bisa diberikan. Beliau juga mengatakan dalam melakukan upaya pencegahan dan pemadaman karhutla Dumai juga sangat mengalami kesulitan karena keterbatasan angggaran dan peralatan yang ada.Dimana saat ini Dumai baru memiliki 5 peralatan pemadaman kebakaran dan itu digunakan secara bergiliran. Bisah dibayangkan bagaimana petugas pemadaman kebakaran yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri dan instansi terkait dalam melakukan pemadaaman terhadap kebakaran hutan.

Bambang Hermano mengatakan Ada 11 pos di provinsi Riau dan hanya 5 pos yang aktif dalam melakukan pengawasan laut Riau hingga memudahkan pelaku kejahatan keluar masuk ke Riau dalam melakukan upaya penyelundupan.

Dikatakannya, Dumai sangat riskan akan mengeluarkan TKI ilegal menuju negara lain terutama Malaysia karena kedekatan jarak antar 2 negara dan ini merupakan permasalahan tersendiri yang harus dicarikan solusinya.

Menyusun konsepsi bela negara sangat penting dalam menciptakan rasa cinta tanah air dari 4 konsesus bela negara yang kita sepakati yang tidak hanya kegiatan perang saja namun sejak kecil mulai menyanyikan lagu2 kebangsaan, tambahnya.

Diharapkan dengan kegiatan pertemuan ini nantinya dapat memberikan solusi khusunya Kota Dumai dalam mengatasi semua permasalahan yang dihadapi terutama Karhutla, Penyeludupan dan TKI ilegal.

 
Riau Bisnis - Dumai - Walikota Dumai dan seluruh Forkopimda Kota Dumai menghadiri Jamuan Makan Malam dan Silaturahmi dengan Laksamana TNI Budi Siswanto di Hotel Grand Zuri Dumai dalam rangka Kunker Kapusbintal Laksamana TNI dI Kota Dumai pada senin 06/03/2017.

Laksamana Budi Siswanto sebelumnya pernah menjabat sebagai Danlanal di Kota Dumai.adapun maksud dan tujuan kegiatan ini yaitu untuk memberi motivasi dan pelatihan pembinaan mental seluruh prajurit TNI di Kota Dumai.Laksamana Budi Siswanto  dalam sambutannya menceritakan  bagaimana tugas di Kota Dumai saat menjabat sebagai Danlanal Kota Dumai.

Dalam sambutan walikota Dumai Drs. H. Zulkifli As berharap Dumai bisa lebih maju dan berkembang lagi untuk kedepannya karena dengan adanya Laksamana TNI sebagai penyambung lidah kami masyarakat Kota Dumai kiranya bisa menyampaikan atau mendengarkan suara-suara kami disini. sebagaimana kita ketahui situasi dan kondisi Kota Dumai merupakan Kota yang sangat strategis di pesisir timur sumatra.

Diakhir acara pun berlangsung meriah dengan di isi Acara Hiburan sekaligus Jamuan Makan Malam.(red)

 
Riau Bisnis - Dumai - Telah di resmikannya Puskesmas Jaya Mukti Oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman yang didampingi oleh walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi di Kelurahan Jaya Mukti Kecamatan Dumai Timur, Senin (6/3/17).

Dalam Acar itu turut hadir Bupati Bengkalis Amril Mukmin, ketua DPRD Dumai Gusri Effendi, dan wakil H. Zainal Abidin, Kapolres AKBP  Donal Happy Ginting, Sekdako Ir Muhammad Nasir, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra H. Dermawan, Kepala Dinas Kesehatan H Faisal SKM MARS, Direktur RSUD Dumai dr Syaiful.

Pada Kesempatan itu Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi mengatakan, Puskesmas Jaya Mukti dibangun menggunakan dana bantuan keuangan dari Provinsi Riau tahun anggaran 2016. untuk membangun sumber daya alam yang berkualitas di mulai dari pelayanan kesehatan yang memadai dan baik dari insfrastruktur serta pelayanan kesehatan juga harus di tingkatkan baik di puskesmas maupun di RSUD Dumai.beliau juga berharap semoga Puskesmas ini dapat meningkatkan pelayanan Kesehatan Masyarakat Dumai.

Pemko Dumai selalu berkomitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat termasuk dalam bidang pelayanan kesehatan. Hal ini dibuktikan dengan lebih 10 persen APBD Dumai dianggarkan untuk bidang kesehatan.

Sementara itu, Gubernur Riau berharap dengan adanya Puskemas tersebut, masyarakat setempat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. “Dengan diresmikannya Puskesmas ini saya berharap dapat meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Dan semoga dengan adanya fasilitas ini dapat terus berinovasi dan memberikan pelayanan yang terbaik.” pintanya.

Peresmian Puskesmas Usila ditandai dengan penandatanganan Prasasti oleh gubernur Riau, dilanjutkan pengguntingan pita lalu meninjau fasilitas yang ada di dalam gedung Puskesmas Jaya Mukti.

Adapun Fasilitas - Fasilitas yang disediakan sebagai berikut poli gigi, apotek, poli lansia, poli konsultasi, laboratorium, poli KIA, poli umum, dan poli tindakan. (red)
Riau Bisnis- Rohil -Bupati Rokan Hilir (Rohil)  H Suyatno Amp, secara resmikan membuka peresmian Kantor Camat Bangko baru Kabuapten Rokan Hilir (Rohil) yang terletak di jalan Pelabuhan Baru Bagansiapiapi. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Rohil serta pemotongan pita oleh Wakil Ketua TP-PKK Rohil Norainun Jamiluddin, senin (06/03/2017)
Peresmian Kantor baru tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan, Sekda Rohil Surya Arfan, Dandim 0321 Bambang Soekisworo, Kepala Dinas, Badan, Camat, Datuk Penghulu serta unsur Pemerintahan lainnya.

Dalam sambutan Camat Bangko H Julianda S,sos, mengungkapkan terimakasih kepada Bupati Rohil H Suyatno Amp yang telah memprioritaskan pembangunan Kantor baru Kecamatan Bangko hingga telah diresmikan dini hari.

H Julianda S,sos juga menyebutkan, pembangunan gedung baru kantor Camat Bangko ini menggunakan uang Masyarakat, dengan demikian ia meminta kepada seluruh jajaran di lingkungannya agar memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat yang melakukan kepengurusan di kantor Camat Bangko ini,”ucapnya.

Selain itu H Julianda juga berharap dengan diresmikannya gedung baru ini menjadi semangat baru dalam bekerja. "Dengan diresmikannya gedung baru ini mudah-mudahan menjadi semangat baru pula bagi kita dalam melayani masyarakat," paparnya.

Sementara itu Bupati H Suyatno Amp dalam sambutannya juga menyebutkan, pembangunan Kantor baru Camat Bangko dengan menggunakan APBD tersebut menghabiskan dana sebesar Rp2,8 miliar. Dengan demikian H Suyatno berpesan Kepada Camat serta seluruh jajaran agar memberikan layanan terbaik terhadap Masyarakat.

Selain itu juga, agar memberikan layanan prima karena kantor camat merupakan perpanjangan tangan dalam melakukan pelayanan Pemerintah. "Selamat atas diresmikannya kantor camat yang baru, dengan kantor baru mudah-mudahan semangat kerja yang baru, berikan layanan terbaik serta prima terhadap Masyarakat." kata Bupati.(Agus Kurniawan)
Riau Bisnis - Dumai - Telah dilantiknya Pengurus Cabang Perbakin Kota Dumai periode 2017- 2021 oleh wakil Sekretaris Umum Perbakin Riau Yaitu Rufdi Makhruf sebanyak kurang lebih 50 Orang di ballroom Grandzuri Dumai pada hari senin (06/03/2017).

Pada kesempatan itu tampak hadir Zulkifli AS (Walikota Dumai), Letkol (Kav) Rendra Siagian (Dandim Dumai), AKBP DH Ginting (Kapolres Dumai), Kolonel Laut (P) Muhammad Risahdi (Danlanal Dumai), Mayor Lek Boy Syaiful Anwar (Dan Satradar 232 Dumai), Lettu M Daulay (Pasi Ops Den Rudal 004 Dumai), Khairuddin (Ketua Koni Dumai).

Ketua Umum Pengurus Cabang Perbakin Dumai, Rahmad mengatakan para pengurus baru memiliki komitmen dalam membesarkan organisasi. Namun semua program nantinya berjalan dengan kerjasama dengan semua pihak. Sehingga perbakin diberi ruang oleh Pemerintah Kota untuk menyentuh semua lini. Dan Keberadaan klub menembak ini sangat penting sebab sebagai tempat pembinaan atlet-atlet menembak Kota Dumai dalam event-event olahraga tingkat provinsi, nasional atau internasional

Wakil Sekretaris Umum Perbakin Riau, Rufdi Makhruf mengatakan bahwa fasilitas menembak masih minim. Maka Pengurus Cabang Perbakin Dumai perlu kerjasama dengan instansi yang memiliki fasilitas lapangan tembak. Sehingga pihak Perbakin Riau siap melakukan konsolidasi dengan intansi terkait.

Sementara itu Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS berharap pengurus baru dapat mentauladani dan mengambil apa apa yang sudah dibuat oleh pengurus sebelumnya dan melakukan perbaikan untuk olahraga menembak yang lebih baik lagi.

 

 

 

 

 
Riau bisnis - Dumai - Kapolres Dumai AKBP Donal Happy Ginting SIK Msi diadakan nya Penyerahan  Bantuan berupa Pompa Air dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderaal Polisi Drs. H.M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D Kepada Bhabinkamtibmas Serta Penyerahan Komputer  dan Printer yang mana dari Hibah BRI dan juga Dokumen Penyerahan Anggaran (DPA) tahun 2017 Kepada Polsek Jajaran pada senin (06/03/2017) usai pelaksanaan Apel Pagi.

 

Adapun Bhabinkamtibmas yang menerima Mesin Pompa Air dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D tersebut ialah Bhabinkamtibmas Kelurahan Lubuk Gaung Polsek Sungai Sembilan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Gurun Panjang Polsek Bukit Kapur dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pelintung Polsek Medang Kampai. Sedangkan Polsek Jajaran Polres Dumai yang menerima Printer dan Komputer ialah Kapolsek Dumai Barat, Kapolsek Duami Timur, Kapolsek Bukit Kapur, Kapolsek Medang Kampai dan Kapolsek Sungai Sembilan.

Kapolres Dumai AKBP Donald Happy Ginting SIK Msi mengatakan Seluruh Sarana dan Prasarana yang telah  diserahkan agar dapat dipergunakan sebaik mungkin dalam menunjang pelaksanaan tugas. Tak hanya itu, seluruh Sarana dan Prasarana yang telah diserahkan agar dapat dijaga dan dirawat dengan baik.(red)

 

 

 

 
Riau Bisnis - Dumai - Selama pelaksanaan Operasi Antik Siak 2017 yang telah berlangsung sejak 09 Februari 2017 sampai dengan 03 Maret 2017, Polres Dumai berhasil menangani sebanyak 16 (enam belas) kasus. Dimana berdasarkan data kasus dari Operasi Antik Siak tahun sebelumnya, jumlah tersebut mengalami peningkatan sebanyak 1 (satu) kasus.

Dalam pelaksanaan Operasi Antik Siak 2017, Polres Dumai juga berhasil mengamankan sebanyak 3,4 (tiga koma empat) Kg Narkotika bukan Tanaman jenis Sabu-sabu, 533,02 (lima ratus tiga puluh tiga koma nol dua) Gram Narkotika jenis Tanaman Daun Ganja Kering dan 389 (Tiga Ratus Delapan Puluh Sembilan) Butir Pil Ekstasi. Sementara untuk jumlah Tersangka yang berhasil diamankan selama Operasi Antik Siak 2017 ialah 21 (dua puluh satu) tersangka.

Hal itu sebagaimana dikatakan Kapolres Dumai AKBP Donal Happy Ginting SIK MSi kepada dalam konferensi pers yang dilaksanakan dihalaman Mapolres Dumai, Senin (6/3/2017). Tak hanya itu, Polres Dumai juga telah berhasil menangkap Target Operasi (TO) yang diberikan oleh Polda Riau dalam pelaksanaan Operasi Antik Siak 2017.

Dikatakannya, sementara 3,4 (tiga koma empat) Kg Narkotika bukan Tanaman jenis Sabu-sabu yang diamankan dari sebuah rumah di Kota Dumai, merupakan hasil pengembangan dari tersangka berinisial HT yang diamankan oleh Polda Sumatera Utara.

Sementara itu 21 (dua puluh satu) tersangka dan seluruh Barang Bukti sudah diamankan di Mapolres Dumai guna proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

 
Riau Bisnis - Dumai - Setelah beberapa minggu di laksanakannya kursus pembina pramuka mahir tingkat dasar (KMD) yang di selenggarakan oleh kwartir ranting Dumai Timur,acara ini ditutup dengan di adakan nya perkemahan sabtu minggu,perkemahan ini diadakan di kantor kwartir cabang Kota Dumai di jalan kesehatan pada sabtu (04/03/2017).

acara ini dihadiri oleh H.M.ASPEN SIMANJUNTAK selaku waka kwarcab,SYAFARUDIN selaku waka kwarran dumai timur,RIRI selaku sekretaris kwarran dumai timur,Drs.DIAN DINI selaku KA.kwarran dumai barat,HERRY FITRIADY,M.KOM selaku sekretaris tim pelatih,BAMBANG MANSHUR selaku anggota tim pelatih,MURTI PARTOMUAN selaku ketua panitia,YATINI selaku bendahara panitia,YUSTON selaku anggota panitia,serta pihak terkait lain nya.

perkemahan ini diawali dengan pembacaan doa kemudian diikuti dengan upacara api unggun,upacara ini diikuti dengan hikmat oleh peserta (KMD),seperti yang di kemukakan oleh ALAMSYAH selaku pembina upacara api unggun tentang harapan kedepan nya setelah KMD ini di tutup.

kemudian ke esokan hari nya Minggu (05/03/2017) peserta KMD melaksanakan kegiatan haiking yang di mulai dari kantor kwarcab dimana jarak tempuh yang telah di tentukan oleh tim panitia,dalam kegiatan haiking ini peserta harus saling bekerjasama untuk menyelesaikan soal soal yang telah di buat oleh panitia,dalam hal ini masing masing peserta harus menguasai teknik kepramukan (TEKPRAM),melewati halang rintang,kemudian akhir dari rute haiking pun kembali ke kantor kwarcab.

perkemahan pun di tutup dengan upacara,kata sambutan dari waka kwarcab, kemudian penyerahan bendera kegiatan,serta melepaskan tanda peserta,lalu mengumumkan nilai nilai terbaik peserta,seperti yang di kemukakan oleh waka kwarcab tentang di selenggarakannya KMD ini.

acara ini juga di akhiri dengan bersalaman dan saling berpegangan tangan untuk menjalin ikatan persaudaraan lalu di akhiri dengan foto bersama. (Ikhsan Nasution)