Berita Pemerintahan

Business Riau

☆☆NEWS RIAU

☆☆☆Nasional

☆Kota Dumai

☆☆Pekanbaru



Image result for gambar kota rohil]Riau Bisnis - Meski dana dari pemerintah pusat sudah masuk ke Kas daerah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), namun ditarik kembali, selain eksekutif, legislatif juga ikut mengecam pemerintah pusat.


 Kali ini, ketua DPRD Rohil, Nasrudin Hasan menyebut pemerintah pusat 'Zolim' terhadap Rohil. Pasalnya, Kabupaten Rohil salah satu penghasil Migas. Menurut Nasrudin, Kabupaten Rohil bukan meminta kepada pusat tapi melainkan menuntut hak atas Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas (DBH Migas). Hal tersebut lah yang menurutnya kabupaten Rohil berbeda dengan kabupaten lain.

 "Pusat zolimi kita (Rohil, red). Begitu dia (pusat) kirim uang, uangnya ditarik balek. Kata pusat salah hitung, salah hitungnya 2 kali. Menurut saya itu modus," kata Nasrudin ketika diwawancara awak media usai menghadiri acara pelantikan pengurus DPD PAN Rohil di Suzuya Bagan Batu, Rabu (12/4) kemarin.



Menurut Nasrudin, dari DBH Migas, Kabupaten Rohil menyumbang ke pemerintah pusat sebanyak 85 persen. Sedangkan untuk Rohil sendiri, hanya 6 persen dengan dana sebesar Rp.1,2 Triliun. "Kami (Rohil, Red) nyumbang migas ke pusat sejak kapan? Kenapa baru sekarang (salah hitung), ini (Rohil) seperti dizolimi (Pemerintah Pusat)," kata ketua DPD II Partai Golkar kabupaten Rokan Hilir tersebut.


 Untuk itu, pihaknya (DPRD Rohil) dan pemerintah kabupaten rencananya akan menuntut ke pusat dan mempertanyakan melalui komisi keuangan DPR RI. "Nantinya komisi itu akan memanggil ke menteri keuangan. Disana lah nanti ketemu. Karena kita DPRD tentunya kita melalui DPR RI untuk ketemu Mentri," kata ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Rohil tersebut.

 Dari informasi yang diperoleh, pemerintah pusat disinyalir ada kelebihan membayar kepada Kabupaten Rohil pada tahun 2013 dan 2014 sebesar Rp140 miliar. Seperti dikutip yang dituliskan hanya dalam tempo beberapa menit, dana yang ditransfer pusat ke kas daerah Rokan Hilir, ditarik kembali oleh pusat. Tidak tanggung tanggung, nilainya mencapai Rp 94 Miliar. Alasannya, ada kelebihan pengiriman yang terjadi pada tahun 2013 silam.

 ''Dengan ditariknya dana sebesar Rp 94 miliar, berarti kita masih berutang ke pusat sebesar Rp 44 Miliar lagi,'' sebutnya  Rabu (12/4) kemarin.

 Padahal, masih banyak hutang pusat ke Rohil mencapai ratusan miliar dan belum ditransfer. Kebijakan itu sudah sangat keterlaluan. Apalagi, sambungnya lagi, Rohil adalah penghasil migas dan bahkan pusat menganggap kita sebagai pengemis,”papar Nasrudin mengakhiri.(Agus Kurniawan)

Riau Bisnis - Dumai - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Riau yang dipimpin Kabid Pemdik, Adrizal bersama tim didampingi, Kepala Dinas Perdagangan Kota Dumai Zulkarnain mengambil sampel 26 item makanan di Pasar Bunda Sri Mersing Dumai.

Sejumlah makanan yang dibeli dari Pasar Bunda Sri Mersing, diantaranya, cincau, kolang kaling, mie, ikan asin, ikan laut, terasi, dan berbagai Jajanan ramadhan atau biasa disebut takjil.

"Kegiatan ini sudah kami lakukan di Pekanbaru, sekarang di Dumai dan kami akan keliling seluruh Kabupaten yang ada di Riau ini. Hal ini penting dilakukan untuk melindungi masyarakat dari makanan yang bisa membahayakan kesehatan," terang Adrizal.

Lanjutnya, soal sangsi jika didapati makanan yang mengandung bahan yang membahayakan kesehatan, Adrizal, mengaku pihaknya akan melakukan pembinaan. Agar penjual atau pembuat tidak mengulangi lagi hal yang merugikan orang lain.

"Hasil barang dibeli diperiksa labor dan pihak kita temukan makanan mengadung boraks pada mie kuning basah dan kerupuk Sinaboy," kata Adrizal, Selasa (30/5/2017).

Tambahnya, Mie kuning basah dan kerupuk sinaboy sendiri sebelumnya dibeli pihak BPOM di pasar tradisional Bunda Sri Mersing Dumai bersama dengan 26 jenis makanan dan minuman lainnya untuk di uji kualitasnya.

Sementara itu, Zulkarnain selaku Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kota Dumai, menyambut baik atas apa yang dilakukan BPOM Riau, karena ini sebagai upaya melindungi konsumen.

Bahkan pihak Perindag, meminta agar ada kantor perwakilan BPOM di Dumai agar memudahkan dalam melakukan tindakan terhadap barang yang tidak hanya masalah kesehatan, namun juga soal legalitas. "Karena kewenangan kami hanya melakukan pengawasan dan pembinaan, sementara tindakan itu kewenangan ada di BPOM dan Polres, " pungkasnya.

Jakarta, Senin 29 May 2017


Riau bisnis berkesempatan bincang bersama Chairman AFFA ( Asean Federation of Forwarders Association) yang juga ketua Umum DPP ALFI Asosiasi Logistik Forwarder Indonesia yang dulunya Gafeksi, juga dikenal sebelumya adalah EMKL (ekspedisi Muatan Kapal Laut) adalah Organisasi Pengusaha Logistik.

Untuk menjadi Anggota ALFI harus Memiliki perusahaan Logistik yang memang didirikan khusus untuk Itu, diatur dalam UU no 17 Th 2008.

ALFI Memiliki struktural Organisasi mulai dari Pusat berkantor di Jakarta, Tingkat Propinsi Hingga ketingkat Kabupaten Kota. Provinsi di sebut Wilayah, dan jika di Kabupaten Kota disebut cabang. Ketua Umum DPP ALFI  Yuki Nugrahawan menjelaskan banyak yang tidak memahami dan mengerti tentang apa itu Alfi, maka kita sambil membenahi Organisasi, memberikan pemahaman setelah kita jelaskan bahwa Alfi itu Perobahan dari Gafeksi atau EMKL.

ALFI gerak usahanya adalah kegiatan Logistik memindahkan barang dari suatu tempat ketempat lain dengan alat angkut yang beragam, (bisa kapal, bisa Kereta api, Bisa Pesawat Terbang, bisa Turck dan lain sebagainya sebagai alat memindahkan barang, termasuk di dalamnya adalah pengurusan PPJK,

siapa aja yang dapat menjadi anggota Alfi, adalah mereka yang memiliki perusahaan seperti yang di sebut diatas, sebagai contoh, perusahaan jasa logistik seperti JNE, Indah cargo, Raja Pindah PT. POS, dll. namun karena banyak yang belum memahami maka, hampir sebahagian kecil tidak tergabung dalam ALFI.

Alfi yang sudah tersebar di 33 Propinsi se Indonesia, dan sudah memiliki banyak cabang yang merupakan wadah Perusahaan Logistic, bererak dan berjuang untuk melindungi anggota, memberikan pendidikan dan pelatihan pada tidak hanya terbatas pada anggota, kepada umum juga dipesilahkan. dalam waktu dekat ini juga kami sudah akan menggelar pelatihan  Persiapan Sertifikasi Kompetensi Profesi "Supply Chain Manager".

Sertifikasi tersebut adalah SERTIFIKASI RESMI bidang LOGISTIK yang DIAKUI secara NASIONAL karena dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). ini adalah bentuk bentuk kegiatan nyata dari ALFI, untuk mengjar ketertinggal Indonesia di bandingkan dengan Negara Negara Lain.

Banyak hal sudah banyak program yang kita lakukan dan tetap kita berbuat yang terbaik demi bangsa dan Negara, untuk Logistik yang murah. Salam ALFI.

  • ​Wakil ketua DPD partai NaSdem kota dumai Kurnia yg membidangi ketua informasi dan komunikasi,  memandang terbentuk nya ICW Indonesian Corruption watch



ption Watch provinsi Riau sangat perlu bagi wilayah Riau, karena isue nasional telah menghujat dan menghantam nilai nilai moril di lingkungan pemerintahan Riau dlm indikasi Korupsi terbesar di Indonesia bahagian daratan dan pesisir Sumatera, adanya terbentuk nya ICW provinsi Riau adalah hal yg positif bagi bangsa dan negeri ini, krn para masyarakat pengiat anti korupsi memilki jiwa yg luhur dalam pencegahan dan memberantas korupsi agar ruang lingkup para sang koruptor di bumi melayu lancang kuning ini semakin terkikis dan menjadi kecil. 

Khusus nya aktor politis muda ini mengungkapkan kondisi wilayah Riau khusus nya di mata publik rakyat Indonesia sangat kerisis kepercayaan terhadap pejabat publik di provinsi Riau. 

Dan kata Kurnia seorang politisi muda dari kader NaSdem ini, semangat masyarakat Riau harus muncul dlm memerangi dan memberantas korupsi sdh saat nya bangkit dan mengembalikan kembali moral rakyat melayu yg hakiki.
ketua Himpunan mahasiswa pasca Sarjana Propinsi Riau pesisir menyampaikan Semoga dgn hadir nya ICW di provinsi Riau akan banyak menyelamatkan harapnya banyak hal dalam hal penerapan snanggaran keuangan daerah yang terkadang kurang pada tepatnya. Dan pengawasan sangat kurang.  Yang terpenting adalah selalu utamakan pencegahan upaya upaya korupsi disetiap OPD pengelola anggaran yg merugikan keuangan negara/daerah. Demikian disampaikan ketua HMPPR. dalam sms Singkatnya. 

Semoga dgn hadir nya ICW di provinsi Riau akan banyak menyelamatkan anggaran keuangan daerah. Yg terpenting adalah sllu utamakan pencegahan upaya2 korupsi disetiap OPD pengelola anggaran yg merugikan keuangan negara/daerah.

Ketua HMPPR
Jakarta, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, menyebutkan, sektor Hortikultuta memiliki potensi yang sangat besar, bahkan dapat dijadikan andalan untuk Eksport. berdasarkan data yang dimiliki
Dumai- Langkah jitu Bank Riau-Kepri Memberikan kemudahan kepada masyarakat Dumai khususnya pasien RSUD Dumai dalam melakukan transaksi, RSUD Dumai bersama Bank Riau Kepri membuka gerai Kas Bank Riau Kepri di RSUD Dumai.



Kantor kas Bank Riau Kepri yang ketiga diadakan di Kota Dumai setelah kantor Walikota Dumai dan kantor Dinas Penanaman Modal dan Pleyanan Terpadu Satu Pintu diresmikan secara langsung oleh Walikota Dumai H. Zulkifli As, Senin (22/5/2017).




Peresmian yang juga dihadiri direktur utama Bank Riau Kepri Irvandi Gustari, Ketua DPRD Dumai Gusri Effendi dan Istri, Sekdako Dumai H. Muhammad Nazir ditandai dengan penandatanganan prasasti gerai Bank Riau oleh Walikota Dumai dan pemotongan pita.





Walikota Dumai H. Zulkifli As mengatakan peresmian gerai ini sebagai bentuk upaya kita mempermudah pasien RSUD Dumai dalam bertransaksi untuk mendapatkan layanan yang lebih mudah di RSUD Dumai ini.




"Sebelumnya kita sudah bekerjasama dengan Bank lainnya namun kali ini kita memilih untuk bermitra dengan Bank Riau karena Bank Riau merupakan Bank daerah yang juga milik kita," ujarnya.




Ditambahkan Zul As dipilihnya Bank Riau sebagai mitra tidak hanya sebatas Bank Riau sebagai salah satu Bank daerah namun profesionalitas Bank Riau yang baik hingga kita mau bekerjasama dengan Bank Riau Kepri. Profesionalisme ini dapat dilihat dengan peningkatan kualitas dan trus Bank Riau Kepri setara dengan Bank DKI dan Bank Jabar yang merupakan Bank daerah yang sudah menasional.



Diharapkan dengan peresmian gerai Bank Riau ini dapat meningkatkan pelayanan kepada pasien karena RSUD Dumai ini tidak hanya milik masyarakat Dumai namun juga sudah jadi rujukan bagi sejumlah daerah untuk berobat.





Riau Bisnis - Dumai, Riau. 23 Mey 2017.
dengan telah di terbitkan SK Dari ICW yang berpusat di kota Medan, Sumatera Utara, maka ICW Propinsi riau, maka Jony panggilan akrab sah sebagai ketua ICW Riau.

Dalam hal ini ICW singkatan dari Indonesian corruption watch, adalah merupakan organisasi swadaya Masyarakat yang bertujuan bagaimana korupsi tidak terlalu leluasa menggerogoti jiwa dan raga bangsa.


ICW sebagai organisasi pegiat pemberantasan korupsi yang berkantor pusat di Medan dialam AD/ART bahwa ICW untuk tingkat Propinsi masih di sebut tingkatannya Cabang.



Dengan telah mengantongi SK ICW Riau, jony yang ditemui di ruang kerjanya di kota dumai menyampaikan terimakasih atas kepercayaan teman teman pengurus ICW Riau atas amanah yang di berikan, walaupun tinggal di kota Dumai, tetapi menjadi ketua untuk tingkat propinsi, ujar aktivis yang tidak kenal lelah dan dipercaya memegang berbagai organisasi baik tingkat propinsi maupun tingkat Nasional.Jony sebagai ketua ICW Riau akan segera melakukan konsolidasi kepengurusan ditingkat Cabang. Riau. Dan menetapkan kantor ICW Riau yang berpusat di kota pekan baru.

Selanjutnya ujar beliau ICW Riau akan melakukan silahturahmi ke Gubernur Riau untuk melaporkan keberadaan ICWR iau sekaligus juga akan melakukan silahturahmi ke Kapolda Riau dan Kajati Riau.
Selanjutnya ICW Riau akan melakukan kegiatan Pengukuhan dan sekaligus seminar tentang hukum dengan mengundang pakar hukum yang berkompeten berkaitan dengan job description ICW serta peranan dan fungsi ICW. Ini dimaksudkan bahwa ICW berkomitmen untuk menjadi bagian dari upaya pencegahan korupsi.




Tantangan kedepan yang mungkin akan kami rasakan adalah bahwa korupsi sudah menjadi budaya yang negatif, dan tentunya ini bukan hal mudah untuk melakukan perubahan dan perbaikan. Apalagi ICW bukan lembaga penegak hukum. Peran dan fungsi kami pun sangat terbatas.




dalam melaksanakan kegiatan ke organisasian dan efisiensi, maka nanti kami akan melengkapi struktur gerak juang pencegahan Korupsi di Riau, kami akan melekngkapi dengan Teknologi Inofrmasi, agar usaha pemberantasan korupsi ICW Riau dapat berjalan maksimal, dan untuk mendorong terciptanya tujuan bersama bagaimana korupsi berkurang .

Kami berharap mendapat dukungan dari berbagai pihak seperti Kepolisian, kejaksaan dan lembaga penegak dan LSM yang sama maksud dan tujuan nya dengan lembaga kami. Paling tidak kami hadir dan turut serta membangun pemahaman, bagaiman korupsi itu tidak layak hidup tumbuh dan berkembang di bumi Lancang kuning yang nota bene Tanah Melayu. ICW Riau akan menciptakan berbagai metode bahkan akan membuat slogan yang jitu untuk sebagai mengingat betapa tidak baiknya korupsi itu. Demikian harapnya. Menutup perbincangan dengan Ripesnews.com dan businessriau.com

Riau Bisnis - Dumai Beberapa faktor kurang berkembang nya logistik menggunakan kontainer di dumai.  disebabkan beberapa faktor.Demikian disampaikan sekretaris korwil Alfi Sumatera. Ahmad Jony Marzainur. SH, pada Senin (22/05/2017).

1. DEPO kontiner yang belum memenuhi standar yang diperlukan dalam artian tidak adanya depo kotiner 2. Minusnya Sumber produksi yang akan diangkut keluar dari pelabuhan dumai. Sehingga perusahaan kontiner enggan karena pastinya pemilik kontiner tidak mendapatkan profit yang tentunya akan membebankan biaya pengiriman kepada pemilik barang. Dan tentunya menjadi tidak efisien.

Jika ingin kontiner ingin berkembang di kota dumai, diperlukan kebijakan pemerintah daerah terutama propinsi dengan memanfaatkan pelabuhan kota dumai sebagai pintu masuk dan keluarnya barang barang yang akan di angkut.

Lebih lanjut Jony sapaan akrab sekretaris korwil Alfi sumatera siap membantu pemerintah Daerah propinsi Riau maupun pemko Dumai untuk mempercepat arus logistik melalui kontiner. Selain barang terjaga keamanan barang nya. Juga lebih efisien.

Jony juga sudah berkoordinasi dengan Ketum Alfi Yuki Nugrahawan dan Ketum BPP GINSI  yang Baru Anton Sihombing untuk membantu kegiatan kontiner DI kota Dumai maupun untuk kegiatan Propinsi. Bahkan Asosiasi DEPO kontiner siap mendukung.

Sementara kontiner juga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lain seperti portacem atau kantor mobile. Dan lai sebagainya. Ujar jony menutup pembicaraan dengan bisnisriau.com.



Riau Bisnis - Dumai - Dalam rangka Launching pendaftaran Dropbox BPJS Kesehatan dan Integrasi PSC 119 Walikota Dumai H. Zulkifli As didampingi Sekretaris Daerah Kota Dumai Ir. H. Nasir MP beserta istri menghadiri sekaligus membuka acara Launching Pendaftaran Dropbox BPJS kesehatan dan Integrasi PSC 119 Kota Dumai bertempat di Jl. Patimura (eks. Puskesmas Dumai Kota) Senin (22/05/2017)


Acara tersebut ditandai dengan Penandatanganan kerja sama antara PT.BPJS Kesehatan dan Pemerintah Kota Dumai, Penyerahan Dropbox antara BPJS kesehatan dengan Pemerintah Kota Dumai, dan pelepasan balon udara oleh Ketua DWP Kota Dumai yang juga Istri Sekretaris Daerah Kota Dumai (Ir. Hj. Gustri Mulyani).

 


Pada kesempatan ini tampak hadir juga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Perwakilan Kementerian Kesehatan RI,Kepala BPJS kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Kepala kantor Jasa Raharja Kota Dumai,Kepala Puskesmas se-Kota Dumai,tokoh Masyarakat, LPMK,Ketua RT. serta tamu undangan lainnya.



Walikota Dumai H. Zulkifli As menyampaikan melalui sambutannya, dalam mengaplikasikan Innovasi terbaru ini, Pemerintah Kota Dumai kembali bekerja sama dengan BPJS kesehatan membuat suatu kesepakatan guna mendukung amanat Undang-Undang Sistem jaminan Sosial Nasional, yaitu kesepakatan untuk mencapai cakupan semesta (Universal Goverage) jaminan kesehatan Nasional-Kartu Indonesia sehat (JKN-KLS) di Kota Dumai.


Untuk mencapai target itu, seluruh stake holder Pemerintahan dan swasta harus bekerja sama dan memiliki komitmen yang sama.


Selain daripada itu, dilakukan pula Laumching program pendaftaran peserta mandiri BPJS Kesehatan Kota Dumai di kantor kecamatan melalui mekanisme Dropbox. Metode ini bukan hanya akan semakin memudahkan masyarakat malakukan pendaftaran menjadi peserta BPJS kesehatan, namun juga memudahkan masyarakat mendapatkan informasi tentang pendaftaran dan kepesertaan BPJS kesehatan.


Dalam peluncuran program Integrasi sahabat Ambulance PSC (Public Safety Centre) 119 Kota Dumai, Walikota berpesan, "Saya mengharapkan bahwa PSC 119 Kota Dumai ini nantinya kita kembangkan, sehingga terbentuk posko bersama dengan kepolisian, BPPD dan Stake holder terkait lainnya. Selain itu juga kegiatan ini mendapat dukungan dari BPJS kesehatan dan terutama Jasa Raharja dalam hal pembiyaan pelayanan melalui mekanisme klaim sesuai peraturan perundangan yang berlaku ".(hms)




Riau Bisnis DUMAI - Usai melaksanakan kegiatan senam sehat bersama, selanjutnya Walikota Dumai H. Zulkifli AS bersama Istri Hj. Haslinar Zulkifli didampingi Sekretaris Daerah Ir. H. M. Nasir, Staff Ahli H. Syamsudin, ST, Kadis Pariwisata dan Pemuda, olahraga Fauzi Efrizal, Kabag. Kesra H. Asnam, Plt. Kabag. Humas Riski Kurniawan, ST beserta Ketua LAMR dan para ulama meresmikan penggunaan Masjid H. Hasan Basri dijalan Soekarno-Hata Simpang Bundaran. Minggu (21/05/2017).


Mengawali rangkaian acara, sambutan ketua pimpinan PT. Budi Indah Mulia Mandiri yang diwakili oleh Riduan Adnan mengatakan Alhamdulillah Mesjid yang dibangun oleh anak alm H. Hasan Basri, pemilik PT. Budi Indah Mulia Mandiri Bapak Budi Ashari, SE dan Bapak Bobi Santia telah seratus persen pembangunannya selesai dan dapat dipergunakan untuk masyarakat umum umat islam di Kota Dumai.

Untuk selanjutnya Masjid ini sudah terdaftar di Departemen Kementerian Agama Kota Dumai dengan catatan register bernomor 114. Mesjid ini sudah dapat dimanfaatkan dan digunakan bagi umat muslim di Kota Dumai, siapapun boleh melaksanakan ibadah disini.

Untuk diketahui bersama, nantinya akan direncanakan ada pemindahan makam Alm. H. Hasan Basri diarea Masjid ini, maka dari itu kepada masyarakat Kota Dumai yang hendak melaksanakan ibadah di Masjid tersebut jangan merasa ragu atau takut karena hal tersebut merupakan amanah terakhir alm. H. Hasan Basri kepada ahli warisnya. Ujar Riduan.




Walikota Dumai dalam pidatonya, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak swasta yaitu PT. Budi Indah Mulia Mandiri atas hibah yang diberikan kepada masyarakat Kota Dumai beragama islam yakni berupa rumah ibadah beserta fasilitasnya, yang mana masjid merupakan tempat peribadatan bagi seluruh umat muslim, adalah salah satu faktor penting dalam ritualitas keagamaan kita, dimana fungsi dan peran masjid selain sebagai sarana peribadatan juga merupakan sarana pengembangan akhlak manusia untuk mencapai tingkat madani.

Tentunya saya mengharapkan kiranya keberhasilan ini hendaklah diikuti dengan usaha kita menjaga ke-elokan bangunan rumah ibadah ini, memakmurkan masjid dan meramaikan masjid dalam menjalankan kewajiban ibadah lima waktu. Gugahlah semangat generasi muda untuk cinta masjid, adakan TPA/TPSA guna pendidikan dini Al-Qur'an sehingga anak-anak kita mendapat pendidikan dasar baca Al-Qur'an yang cukup. Ungkap Wako.

Selesai peresmian prosesi selanjutnya pemotongan pita yang dilaksanakan oleh Isteri Walikota Dumai Hj. Haslinar Zulkifli, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti serta peninjauan kedalam masjid, Foto Bersama dan melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah.

MAYDAY SEMINAR



 May day salam rangka menutup rangkaian kegiatan melaksanakan seminar ke tenaga kerjaan yang mengundang pembicara dari mesianisme dan kadis bptm kota dumai. 

Acara yang akan dilaksanakan pada hari senin Tanggal 22 May 2017 bertempat di hotel comfort dengan mengundang serikat pekerja  serikat buruh kota dumai akan membahas potensi investasi dengan korelasi penyerapan tenaga kerjaan . 

Ketua panitia pelaksana Ahmad Jony marzainur melalui wakil ketua panitia pelaksana Ridwan Andak menjelaskan, pelaksanaan seminar ini adalah untuk mengerti dan memahami hubungan investasi ada atau tidak dengan penyerapan tenaga kerja. Ada atau tidak pelaksanaan perda kota dumai tentang ke tenaga kerjaan itu dilaksanakan. Kita lihat banyak perusahaan dalam penerimaan tenaga kerja selalu tertutup. Contoh Pertamina. Pelindo. Dan perusahaan perusahaan yang beroperasi di kota Dumai. Ujarnya.

Andai Ridwan juga menyampaikan mati kita duduk besama membahas investasi yang menyerap tenaga kerja. 
Bisnisriau.com. Dumai. 21 may 2017. Lelang kegiatan proyek sudah mulai dilaksanakan, bahkan ada proyek yang di lelang sudah.aduk pada tahap akhir atau penentuan pemenang lelang.

Dengan system elektronik sebenarnya memudahkan pengusaha kontraktor. Tetapi kontraktor harus mempunyai kemampuan IT. Dan harus selalu melakukan pengecekan proyek yang akan di lelang.

Beberapa pengusaha kontraktor mengeluhkan masa pengumuman, pendaftaran.penasaran nantinya sangat mepet, sehingga persyaratan yang harus di buat juga jauh jauh hari sudah di persiapkan.

Dengan banyaknya aturan yang di kenakan pada pengusaha kontraktor banyak kontraktor yang sudah gulung tikar. Bukan tidak sanggup tapi peraturan nya tambah tahun tambah rumit. Ujar salah satu kontraktor yang tidak mau disebutkan namanya.

Para kontraktor juga mengeluhkan peraturan yang dimaksud adalah aturan dai lpjk. Ada tenaga ahli yang dulunya cuma satu sekarang semua bidang, salah satu contoh. Ada ahli pemasangan batu bata. Ahli mandor. Diperkirakan ada belasan sertifikat tenaga ahli yang harus di persiapkan setiap perusahaan. Ini semua mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, belum tentu dapat proyek. Ibarat kata seperti main judi. Ditambah lagi harga penawaran sama sama kontraktor bersaing sangat ketat. Belum lagi ancaman yang tidak nyata yang tidak bisa disebutkan. Timpal Iwan. yang juga pegiat kontraktor

Konraktor berharap ada perlindungan dan keadilan. Untuk masa yang akan datang.




 

Riau Bisnis - DUMAI - Ribuan masyarakat memadati areal Taman Bukit Gelanggang, Sabtu (20/5/2017) malam. Mereka antusias menyaksikan Kenduri Rakyat yang digelar Paguyuban Keluarga Jawa Dumai. Sebab masyatakat bisa menikmati hiburan Campur Sari.




Istimewanya artis Campur Sari didatangkan dari Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur dan Solo, Provinsi Jawa Tengah. Serangkaian sajian ditampilkan mulai dari musik hingga lawakan. Walikota DumaiZulkifli AS menyebut bahwa kegiatan ini menjadi ajang silaturhami dengan masyarakat jelang Ramadhan.




Sekaligus mengobati kerinduan masyarakat Pacitan yang ada di Kota Dumai. Apalagi sejumlah warga Pacitan yang ada di Dumai berkemungkinan belum sempat pulang ke kampung halaman. Maka kemarin sangat istimewa Bupati Pacitan hadir menyapa masyarakatnya.




Serta Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo mengatakan bahwa banyak hal yang bisa ditiru dari Pacitan. Apalagi kondisi geogragis Pacitan nyaris mirip dengan Kota Dumai. Sehingga kedatangan Bupati Pacitan bisa menjadi semangat baru dalam membangun Kota Dumai.


Riau Bisnis - Dumai - Pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) LPK, Kwarcab, Pusdiklatcab dan DKC Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Dumai Masa Bhakti 2017-2022 resmi dilantik bertempat di Gudep Komplek Pertamin Bukit Datuk Dumai, Sabtu (20/05/2017).


Sebanyak 11 orang anggota Mabicab dilantik langsung oleh Ketua Kwartir Daerah 04 Riau, HM Azaly Djohan. Usai pelantikan dilanjutkan dengan penandatanganan naskah ikrar dan naskah pelantikan kemudian dilanjutkan dengan penyematan tanda jabatan Ketua Mabicab oleh Ketua Kwarda.


Usai pelantikan Pengurus Mabicab dan LPK oleh Ketua Kwarda 04 Riau, kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka oleh Ketua Mabicab Dumai. “Dalam ikrar pengurus dikatakan salah satu tugasnya adalah mengantar generasi muda ke masa depan yang lebih baik”.


Hal tersebut bukanlah tugas yang mudah, untuk itu Kwarcab berharap agar seluruh pengurus yang dilantik memiliki semangat dan motivasi baru untuk memberikan kontribusi lebih dalam lagi demi kemajuan kwarcab dan perkembangan Dumai pada umumnya.


Sementara itu Walikota Dumai H Zulkifli AS juga sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) dalam sambutanya menyampaikan, berharap agar seluruh pengurus Kwarcab Kota Dumai dapat melaksanakan tugasnya dengan baik sehingga Kwarcab Dumai lebih baik lagi dari tahun lalu.


"Kepada seluruh pengurus dan anggota pramuka diharapkan mereka dapat menjadi tauladan serta mendidik anggota pramuka pemula agar nantinya depat meneruskan program pramuka kedepan," harapnya.


Pada kesempatan itu Kwarda 04 Riau HM Azaly Djohan dalam sambutannya mengingatkan empat tugas Mabicab diantaranya memberikan bimbingan gerakan pramuka sehingga bisa memberikan manfaat kepada masyarakat, tugas yang kedua adalah memfasilitasi baik ruang serta tenaga dan pikirannya.


"Tugas ketiga adalah memberikan bantuan dana bagi gerakan pramuka serta tugas yang keempat adalah memiliki kewenangan untuk membekukan gerakan pramuka di daerahnya apabila kegiatan yang dilakukan tidak sesuai dengan tujuan awalnya," jelasnya.


Turut hadir pada acara tersebut sekaligus pelantikan anggota Mabicab Pramuka Dumai, Ketua TP PKK Kota Dumai Hj Haslinar Zulkifli, Sekda Dumai HM Nasir serta tamu undangan lainya.
Riau Bisnis - Dumai Pemerintah Kota Dumai mengimbau pengelola hiburan malam agar menutup sementara tempat usahanya selama Bulan Ramadhan 1438 Hijriah guna menghormati umat muslim yang menjalani ibadah puasa.


Wali Kota Dumai Zulkifli As mengatakan, selama ramadhan pula diharap pengusaha rumah makan juga menutup usaha pada siang hari, terutama bagi muslim, namun jika dikelola non muslim agar menyesuaikan dengan kondisi.


"Pemerintah juga akan membatasi jam beroperasi jenis usaha lain, misal biliar, karaoke keluarga dan warung internet selama ramadhan untuk menghormati umat islam beribadah," kata wali kota.


Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Dumai Bambang Wardoyo juga menyebut akan terus mengawasi lokasi hiburan malam untuk memastikan pengusaha atau pengelola mengikuti aturan berlaku.


"Kami akan rutin melakukan razia dilokasi hiburan malam dengan tujuan agar pengusaha tertib dalam berusaha tidak hanya izin namun juga jam operasional," sebutnya.


Informasi tambahan, pihak kepolisian dalam pekan terakhir terus melakukan razia dalam rangka cipta kondisi aman kondusif jelang masuk Ramadhan 1438 H.


Operasi cipta kondisi ini bekerjasama dengan Satpol PP untuk mengawasi dan mencegah penyakit masyarakat dalam rangka meningkatkan situasi keamanan dan ketertiban umum. (red/mcr)
Riau Bisnis - Dumai - Bakal Cagub Riau 2018-2022, Drs. H. Syamsurizal MM kembali menggelar silaturahmi dengan sekitar 200 tim suksesnya di Restoran Artabela di Kota Dumai, Rabu (17/5/2017) malam. Selama berdialog, Mantan bupati Bengkalis dua kali priode ini mendapatkan berbagai masukan dan harapan dari masyarakat setempat.


Dalam pertemuan itu, tim sukses yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemuda mengaku siap dan solid untuk mengantarkan mantan Bupati Bengkalis dua periode ini di kursi Gubernur Riau kedepan.


Seperti disampaikan tokoh masyarakat,  Ahmad Jony Marzainur, warga Dumai dan warga pesisir dalam hal ini masih mencari sosok figur dari hadirnya tokoh pesisir pembawa perubahan untuk membangun Riau kedepan.


"Kami siap untuk menggalang dukungan dan memenangkan bapak Syamsurizal dan pasangannya nanti di Pilgubri 2018 dari kota Dumai," ujar Joni Marzainur.


Berbagai harapan disampaikan masyarakat yang pada intinya berharap H. Syamsurizal benar-benar tampil dan membawa angin perubahan bagi Provinsi Riau kedepan.


"Provinsi Riau perlu pemimpin yang kuat dan berpengalaman menakhodai pemerintahan agar kembali menorehkan berbagai terobosan untuk mensejahterakan masyarakat. Bapak Syamsurizal pengalaman memimpin daerah tidak diragukanagi," ulangnya.




Mendapat sambutan hangat, Syamsurizal yang mengaku masih menjajaki pasangan pas untuk majud di Pilkada Gubernur Riau 2018 ini menyatakan siap untuk memenuhi keinginan masyarakat.


Syamsurizal juga menyampaikan visi dan misi membangun Riau kedepan jika kelak dipercaya memimpin Riau, terutama penguatan ekonomi dan mengurangi angka pengangguran.


"Saya maju di Pilgub ingin menghadirkan satu pemerintahan yang mampu menggerakkan ekonomi agar geliat ekonomi masyarakat di kota maupun di desa kembali pada angka pertumbuhan yang signifikan," ujarnya.


Disamping itu, lanjutnya, pembangunan juga harus merata di pedesaan dan perkotaan sehingga dapat menghasilkan lapangan pekerjaan seluas-luasnya untuk masyarakat terutama para pemuda di Riau.


Pertemuan yang digelar hampir dua jam itu, warga berbicara lepas saling menumpahkan harapan kepada mantan Sekwan DPRD Riau. Usai pertemuan, Syamsurizal lalu minta pamit dan melanjutkan perjalanan sosialisasi ke wilayah Mandau dan Pinggir.


Riau Bisnis  - Walikota Dumai Dumai H. Zulkifli As bersama Plt Kadis Perikanan Afifuddin, Sekcam Sungai Sembilan Muftadi, Ponimin Ketua Komisi Ii DPRD Kota Dumai, Mantan Ketua komisi II DPRD Kota Dumai H Andi Firrman, Kasubag Protokol Sekretariat Kota Dumai M Saddam melakukan panen udang Vaname, Rabu (17/5).


 Panen perdana udang Vaname tersebut dilakukan di Kelurahan Geniut, Kecamatan Sungai Sembilan yang kedepannya tambang udang itu akan dijadikan lokasi sentra penghasil udang Kota Dumai.


Diharapkan tambak udang binaan dinas perikanan yang berada di lahan seluas 12 hektar milik Pemko Dumai ini menjadi solusi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat dan menjadi solusi atas kendala permasalahan penyakit udang yang menghantui petani udang di Kelurahan Geniot.

 


Walikota mengatakan tambak udang merupakan salah satu budi daya yang memiliki prospektif yang baik dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat karna memiliki keuntungan dan nilai jual yang lebih namun memiliki tingkat risiko tinggi yang disebabkan oleh penyakit terhadap udang maupun faktor ekonomi yang sedang fluktuatif. Untuk itu inovasi baru dibutuhkan agar kendala kendala tersebut terjawab."



" Udang vaname lebih tahan penyakit dari pada udang windu dan cost perawannya pun lebih murah, saya berharap panen dua kolam dilokasi 12 ha yang dimiliki pemerintah kota Dumai ini merupakan awalan yang menguntungkan para petani, untuk selanjutnya terus kita kembangkan secara bertahap " ujar Zulkifli As


Diharapkan tambak ikan ini akan terus berkembang dan diteruskan oleh petani udang dibawah pembinaan dinas Pertanian untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat dan mengangkat taraf hidup petani tambak, pungkasnya.

Riau Bisnis - Dumai, businessriau.com - Walikota Dumai pimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi Realisasi Capaian Kinerja dan Realisasi Keuangan Organisasi Perangkat Daerah Kota Dumai. Selasa (16/05/2017) di Gedung Media Center jalan Putri Tujuh Dumai Saat rapat berlangsung wako pertanyakan hasil capaian masing-masing OPD yang telah terealisasi dan mempertanyakan kendala-kendala penghambat yang menyebabkan program pemerintah terkesan berjalan lambatBusinesriau.com




 Kemudian wako juga menginginkan rapat realisasi kerja OPD bersama walikota ini perlu dilaksanakan setiap minggu per OPD saja tidak keseluruhan OPD dengan tujuan apa yang selama ini menjadi kendala di OPD tersebut dapat teratasi dengan cepat.



Disamping itu Wako juga mengharapkan kerjasama yang baik antara staff, Kepala Dinas, Badan, Kantor dalam bekerja dan melaksanakan tugasnya dengan niat untuk kepentingan masyarakat, jika terjadi kendala respon dengan cepat dan saling berkoordinasi, rubah paradigma lama serta upayakan bekerja dengan sungguh-sunguh, jika bekerja biasa maka hasilnya akan biasa saja, jika bekerja dengan tulus dan bersungguh-sungguh maka hasilnya pun akan luar biasa. Ungkap Wako.


Harapan kedepan Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli, AS, agar seluruh OPD berkomitmen merubah pola kerjanya menjadi lebih baik lagi, karena bagaimanapun, yang akan menikmati hasil kerja kita tentunya kita juga selaku masyarakat Kota Dumai. Ujarnya.


Turut hadir dalam rapat tersebut, Sekretaris Daerah Kota Dumai, Ir. H. Muhammad Nasir, MP, Asisten walikota Bidang Administrasi dan Umum, H. Mustafa Kadir, Asisten Walikota Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Hamdan Kamal serta seluruh Satuan Organisasi Perangkat Daerah Kota Dumai.




Riau Bisnis - Dumai, Multistakeholder Forum dan Collective Action PT. PLN (Persero) Area Dumai yang diselenggarakan di Grandzuri Dumai dimana dihadiri langsung tadi pagi oleh walikota Dumai,Aas II perekonomian dan pembangunan setdako dunai, gm PLN rayon Dumai dan pimpinan perusahaan secara kota Dumai tanggal 16/05/2017


Dalam sambutan walikota Dumai yang diwakili ass II mengatakan Sebagaimana kita ketahui bersama, merupakan suatu fakta yang tidak terbantahkan bahwa kemajuan suatu daerah berbanding lurus dengan adanya ketersediaan pasokan tenaga listrik yang mencukupi bagi menunjang segenap rangkaian kegiatan pembangunan.

Segala sektor maupun bidang yang menjadi andalan dalam menggerakkan ekonomi daerah pada umumnya sangat bergantung pada kemampuannya dalam menyediakan listrik. Selain sektor ekonomi, masih banyak lagi sektor-sektor lain yang mengambil nafas dari tenaga listrik ini, beberapa yang dapat saya sebutkan disini adalah dalam rangka upaya kita memenuhi ketersedian energy listrik pada sektor industri. Dalam era globalisasi dan teknologi informasi dewasa ini, kebutuhan terhadap listrik mungkin sudah bisa disejajarkan dengan kebutuhan dasar sehari-hari.


Untuk itulah, tenaga listrik mempunyai peran yang sangat penting dan strategis dalam mewujudkan tujuan pembangunan, maka usaha penyediaan tenaga listrik dikuasai oleh negara dan penyediaannya perlu terus ditingkatkan sejalan dengan perkembangan pembangunan agar tersedia tenaga listrik dalam jumlah yang cukup, merata, dan bermutu. Energi listrik sangat berpengaruh terhadap laju perkembangan daerah. Listrik adalah salah satu pusat perhatian para investor yang ingin berinvestasi terhadap daerah tersebut. Krisis listrik akan menjadi bahan pertimbangan yang cukup berpengaruh. Bagaimana jadinya jika pendapatan daerah bergantung pada perusahaan-perusahaan industri yang bergantung pada energi listrik, sementara pasokan energy ini sangat terbatas.


Berbagai upaya telah dan hendaknya agar terus dilakukan PT. PLN (Persero) Area Dumai untuk menjamin ketersedian supply tenaga listrik yang benar-benar mencukupi sekaligus pelayanan yang lebih baik lagi bagi seluruh aktifitas perekonomian di Kota Dumai ini. Salah satu dari sekian banyak upaya tersebut, adalah Forum yang kita laksanakan pagi ini.


Atas nama Pemerintah Kota Dumai, saya menyambut positif atas dilaksananya Multistakeholder Forum dan Collective Action PT. PLN (Persero) Area Dumai. Dengan duduk bersama mendiskusikan berbagai hal tentang Supply and Demand ketenagalistrikan ini, insya Allah akan didapat kesepahaman dan road map kemana arah perkembangan energy listrik; apa kontribusi masing-masing stakeholder terkait dalam mensukseskannya; dan lain sebagainya.











Drs. H Zulkifli AS Saat Penandatangan Nota Mengenai Komitmen  Mendukung Pelayanan PLN


Terlebih lagi, forum ini diikuti oleh segenap pemangku kepentingan terkait baik dari pihak Pemerintah, Perusahaan dan sektor Swasta, Mitra PT. PLN, Vendor dan Pelanggan secara umum.


Melalui forum ini pula akan terbangun kedekatan antara seluruh Multi-stakeholder yang saya sebutkan tadi, sehingga kemudian dapat saling tukar-menukar masukan atau feedback yang tentunya bermuara pada semakin meningkatnya pelayanan ketenagalistrikan di Kota Dumai.

 Pemerintah yang memang tugasnya mendorong dan memfasilitasi segala bentuk aktifitas penyediaan jasa/layanan publik, tentu akan dapat berperan lebih aktif lagi dalam hal administratif, legalitas dan regulasi, misalnya dalam penyediaan pengurusan perizinan.

Apalagi perencanaan kedepan tentang perluasan/penambahan kawasan industri, kepelabuhanan yang telah ada dirasakan suatu keniscayaan mengingat potensi geo-ekonomis Kota Dumai. Ujar assisten II symasuddin


Acara juga dilanjutkan dengan penandatangan nota atau mengenai komitmen mendukung pelayanan PLN oleh walikota Dumai beliau hadir sebentar di sela-sela kesibukan sebagai walikota dumai

 



Riau Bisnis - Dumai - Telah diadakannya Kegiatan Komunikasi Sosial dengan Aparatur Pemerintak Kota Dumai di wilayah Kodim 0320 bertempat di aula Kodim Jl. Sultan SYarif Kasim Dumai.  di sela-sela kesibukan walikota Dumai H. Zulkifli As mengikuti kegiatan komunikasi sosial yang diselenggarakan oleh Kodim 0302 Dumai walikota Dumai beserta ketua DPRD Dumai, Forkominda kota Dumai, dandim 0302 kota Dumai, aparatur sipil negara dan tokoh masyarakat ikut menyimak laporan dari dandim kota Dumai yaitu pemaparan tentang kegiatan sosial yang di gagas oleh Dandim dan panglima TNI selaku pembina tertinggi di TNI menggalakan tentang pertanian, perkebunan, peternakan, pertanian dan kebakaran hutan dan lahan.


Selain itu juga walikota Dumai dalam sambutannya juga menegaskan Komunikasi sosial merupakan suatu proses sosialisasi untuk pencapaian stabilitas sosial. Tertip sosial, penerusan nilai nilai lama dan baru yang diagungkan oleh suatu masyarakat melalui komunikasi sosial kesadaran masyarakat dipupuk, dibina, serta diperluas. Melalui komunikasi sosial yang kita bangun, maka masalah masalah sosial dapat dipecahkan melalui konsensus.


Adapun dalam tubuh TNI, Pembinaan Teritorial merupakan fungsi utama TNI AD sesuai dengan Doktrin TNI AD “Kartika Eka Paksi” melalui kegiatan penyelenggaraan, pengembangan, pengarahan dan pengendalian potensi wilayah pertahanan dengan segenap aspeknya menjadi kekuatan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan negara di darat. Dan kegiatan tersebut diselenggarakan secara terus-menerus sesuai dengan dinamika perkembangan zaman.


Dalam penyelenggaraan Pembinaan Teritorial tersebut, salah satu diantaranya adalah metoda Komunikasi Sosial seperti yang kita laksanakan pada hari ini.

Komunikasi sosial sebagai salah satu metode Binter merupakan wahana untuk mewujudkan kebersamaan dan keeratan hubungan dengan seluruh komponen masyarakat khususnya Aparat Pemerintah Kota Dumai. Melalui silaturrahmi ini akan dapat ditingkatkan soliditas, kesamaan visi dan misi guna mengatasi permasalahan Bangsa maupun daerah dalam rangka mewujudkan keutuhan NKRI.




Selain itu, Komunikasi Sosial yang kita laksanakan ini juga merupakan sarana yang efektif untuk memelihara dan meningkatkan kebersamaan guna membangun komunikasi dialogis diantara komponen pemerintahan, sehingga dapat diperoleh kesamaan pandangan. Serta untuk meningkatkan hubungan kedinasan yang makin erat, solid dan harmonis guna memberikan pemahaman untuk berpartisipasi dalam rangka mendukung tugas pokok TNI.


Kita semua maklum, Kota Dumai penduduknya cukup heterogen. Masyarakat menjaga terjalinnya kerukunan antara sesama suku yang mayoritas mendiami Kota Dumai dan telah dibentuk suatu wadah yang berfungsi sebagai sarana untuk menjembatani segala persoalan yang timbul yaitu LKKMD dan FKUB. Segala persoalan yang timbul selalu dapat diselesaikan dengan jalan musyawarah dan mufakat.


Hal ini tentu saja tidak terlepas dari peran-peran krusial Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dalam membinana hubungan kemuspidaan sehingga kehidupan berbangsa dan bernegara dapat tercipta iklim kondusif. Selanjutnya, faktor-faktor pembinaan territorial dan komunikasi sosial yang tepat dan bersifat merangkul terhadap seluruh komponen masyarakat tidak bisa kita pungkiri telah memainkan peran yang sangat besar pula.


Saya berharap, kesemuanya ini dapat memperatkan lagi hubungan yang selama ini terjalin, demi kemajuan pembangunan dan keamanan Kota Dumai. Untuk itulah, Komunikasi Sosial yang diselenggarakan hari ini merupakan kegiatan yang patut kita apresiasi dan kita dukung. Ujar walikota Dumai H. Zulkifli as

 



Riau Bisnis - Dumai - Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS beserta istri Hj. Haslinar Zulkifli menghadiri pisah sambut sekaligus ramah tamah silaturahim Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Kota Dumai di Ball Room Hotel Grand Zuri, Senin, 15 Mei 2017 malam.


Pisah sambut Kolonel Laut (P) Muhammad Risahdi, MSi (Han), yang sebelumnya menjabat sebagai Danlanal Kota Dumai, dan penggatinya Kolonel laut (E) Yose Aldino, juga dihadiri oleh Sekrrtaris Daerah H. M. Nasir, Ketua DPRD Kota Dumai Gusri Efendi, Wakil Ketua DPRD Idrus, Ketua GOW Kota Dumai Dewi Tunjung Sari Eko Suharjo, seluruh Forkompimda Kota Dumai dan tamu undangan lainya.



Kolonel Laut (P) Muhammad Risahdi, menyatakan bahwa selama bertugas di Kota Dumai, cukup banyak kesan yang diterima, termasuk dalam hal sinergitas dan kerjasama yang baik antara TNI AL, TNI AD, Polres Dumai, Pemerintah Daerah, Satpol PP maupun masyrakatnya.


Ia berharap, semoga Danlanal yang baru lebih meningkatkan kerja sama dengan Pemerintah Daerah dalam rangka mewujudkan Kota Dumai, aman dan menuju masyarakat yang sejahtera.


"Meskipun saya akan meninggalkan Kota Dumai akan tapi Kota Dumai akan tetap terkenang di hati kami, dan saya berharap kekaraban silaturahmi ini tetap terjaga dan terus terjalin sampai kapanpun," ungkap Risahdi.


Dalam sambutanya, Walikota Dumai mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan pengabdian Kolonel Laut (P) Muhammad Risahdi yang selama ini berjalan baik dengan Pemerintah Kota Dumai.


"Selama ini hubungan antara TNI Angkatan Laut dan Pemerintah Kota Dumai berjalan dengan baik sangat memberikan kontribusi, manfaat serta pengaruh positif kepada masyarakat dalam melaksanakan tugas menjaga keamanan disepanjang garis pantai yang cukup luas dengan keterbatasan personil serta perlengkapan peralatan yang dimiliki," ujar Wako.


Karena itu, keakraban antara Pemerintah Kota Dumai dan instansi vertikal seperti TNI AL, TNI AD, Polres Dumai harus terus terpelihara dengan baik. Kemudian Wako juga menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kolonel Laut (E) Yose Aldino sebagai Danlanal yang baru.


Pisah sambut tersebut disertai dengan moment pemberian cindera mata dan foto bersama.


RIAU BISNIS - DUMAI - Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS didampingi Kemenag Dumai Drs H Syafwan dan jajaranya, Senin ( 15/5/2017) meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2017 tingkat SD dan MTS. Meskipun Dumai diguyur hujan pada Senin pagi, Walikota Dumai tetap
memantau sembari memberi motivasi kepada peserta UN dan para guru. Pelaksanaan UN tingkat SD sederajat ini dilaksanakan selama tiga hari, yakni Hari Senin, Selasa dan Rabu.

Pada kesempatan itu, Walikota meninjau pelaksanaan UN di tiga sekolah diantaranya, SDN 04, SDN 05 dan SD Binsus. Saat mendapatkan kunjungan Walikota dan rombongan, para siswa tetap
melaksanakan ujian dan memang Walikota dan rombongan tidak ingin mengusik dan berlama-lama ditempat ujian.

Usai melakukan peninjauan saat diwawancara , Walikota mengaku bersyukur, karena pelaksanaan UN SD sederajat berjan dengan lancar. "Alhamdulillah, pelaksanaan UN tingkat SD sederajat berjalan dengan lancar, dari laporan pihak Disdik juga menyebutkan peserta ujian semuanya datang. Semoga lancarnya pelaksanaan juga dibarengi dengan tingkat kelulusan dan perolehan nilai ujian nantinya," jelas Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS yang juga didampingi Plt Kabag  Humas Riski Kurniawan.

Hal senada juga disampaikan Kepala Kemenag H Syafwan yang mengaku cukup senang dengan lancarnya pelaksanaan di MTS. "Kami berharap semoga hasil yang diperoleh juga memuaskan," harapnya.(rno/wan)
Bisnis Riau - Rohil--Lagi-lagi Kepala Biro Rokan Hilir di PHP oleh  Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD, terkait tentang pembayaran uang langganan koran dan media online pada tahun 2016 lalu yang di janjikan oleh Sekwan yang tidak kunjung di dilunasi.

Sebelumnya, Sekwan DPRD Syamsuri Achmad maupun staf DPRD Mazlan sudah kali-kali memberikan harapan palsu kepada Kepala Biro Rohil untuk menyelesaikan pembayarkan hutang pihutang di Sekretariat DPRD pada tahun 2016 lalu.

Namun sampai saat ini hutang pihutang di DPRD kepada kepala Biro Rohil belum juga di lunasi juga. Bahkan sampai saat ini tidak ada tangkapan baik itu dari Sekwan maupun dari Dewan Perwakilan Rakyat  Daerah (DPRD), sepertinya mereka bungkam artinya tidak ada penjelasan yang pasti.

Senin (15/5/17) kemaren, puluhan awak media menjumpai orang nomor satu di Rokan Hilir di kediamannya, untuk meminta petujuk terkait pembayaran uang langganan koran, online dan iklan di DPRD tersebut.

Setelah mendengar keluhan Kepala Biro tersebut, Bupati Suyatno langsung menghubungi Sekwan DPRD Syamsuri Achmad melalui telepon seluler.

"Bahkan Bupati Rokan Hilir H Suyatno langsung mengintruksikan kepada Sekwan DPRD dalam dua atau tiga hari ini semua hutang-piutang kepada kepala biro media agar di selesaikan pembayarannya,"kata Ketua FORKAPERI forum komunitas Pers Rokan Hilir Samsul Bahri, Kamis (18/5/2017).

Samsul menambahkan, apa yang di intruksikan bapak bupati tersebut telah di kangkangi oleh Sekwan DPRD.  Untuk itu, FORKAPERI meminta kepada Bupati Rohil supaya mencopot jabatan Syamsuri Achmad dari Sekwan DPRD, kalau bisa di non jobkan,”pintanya.

Hal senada juga di paparkan oleh Agus Kepala Biro mengatakan, ia pernah mendengar  ucapkan yang dikeluarkan oleh Ketua DPRD Rohil. Kemajuan pembangunan di daerah ini katanya tidak terlepas dari peran serta awak media yang bertugas dikabupaten Rokan Hilir.

Itulah yang di katakan oleh Ketua DPRD saat melaksanakan Audensi  para  Biro/Wartawan beberapa waktu yang lalu bersama wakil Ketua DPRD, Komisi D dan Sekwa, mengenai  pembayaran hutang yang belum di lunasi oleh Sekwan sampai saat ini.

“Bahkan katanya promosi daerah terus dilakukan oleh media untuk kemajuan daerah itu sendiri, namun disatu sisi nasib Wartawan dan Kepala Biro di Rokan Hilir sendiri saja tidak terperhatikan juga, rasanya lucu jika hal ini terjadi.(Chandra)


Riau Bisnis - Yogyakarta - Meningkatkan persatuan dan kualitas keorganisasian Pelajar di Yogyakarta, Sekretaris Daerah Kota Dumai Ir. H. M. Nasir, MP melantik Pengurus Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta Komisasariat Kota Dumai (IPRY-KKD) di Asrama Putra Riau, Sabtu (13/05/2017).

Pelantikan kepengurusan IPRY-KKD langsung dilakukan oleh Sekdako Dumai di Aula Asrama Putra Riau jalan Bintaran Tengah Yogyakarta dengan dihadiri oleh Kadisdikbud Kota Dumai Asya'ari, Kadispora Fauzi efrizal serta Alumni Ikatan Pelajar Riau dan Mahasiswa Dumai yang kuliah di Yogyakarta.


Dimana Mustofa menjabat sebagai ketua umum IPRY -KKD yang akan mengkoordinasi semua pelajar dan mahasiswa yang menuntut ilmu di kota Yogyakarta.

"Terimakasih kami sampaikan kepada Pemko Dumai yang telah melantik kepengurusan kami, amanah ini akan kami jalankan sesuai dengan program kegiatan kami nanti yang mendukung program pemerintah kota Dumai" Ujar Mustofa usai dilantik menjadi ketua IPRY-KKD

Dalam menunjang kegiatan keorganisasian mahasiswa di Jogja perlu adanya fasilitas Asrama Dumai ataupun sekretariat agar program kerja mahasiswa Dumai di Jogja tercapai "Kami berharap Sekdako bisa memfasilitasi agar kami bisa menjalankan program kerja kami dengan lebih baik" tambah mustofa

Perlu diketahui bahwasannya IPRY-KKD belum memiliki sekretariat yang representatif khusus di Jogja, sekarang sekretariat IPRY-KKD berada di Asrama Putra Riau

Usai prosesi pelantikan, Sekda Kota Dumai H.M Nasir mengatakan dalam sambutannya, IPRY-KKD merupakan organisasi yang berintikan generasi muda yang merupakan salah satu pilar penting penentu keberhasilan kota Dumai.

"Organisasi ini dituntut bukan hanya memperkuat basis keorganisasian, namun juga dituntut perannya dalam mendukung pemerintah guna mensukseskan visi misi pemerintah" Ujar Sekda Kota Dumai H.M Nasir dalam sambutan nya.

Sebagai Mahasiswa yang bergerak dalam keorganisasian ikatan pelajar perlu adanya perhatian pemerintah kota Dumai demi menunjang program kerja pengurus tersebut.

"Apa yang menjadi keluh kesah mahasiswa di luar Kota Dumai akan saya sampaikan ke pemko Dumai, diharapkan mampu menjadi motivasi dalam meningkatkan kinerja yang lebih baik lagi," papar Sekda.

"Semisal sekretariat pelajar, beasiswa dan lain-lain, itu merupakan bagian kami dalam memasukan Anggaran di APBD kedepan. kami akan mengusahakan sebisa mungkin," tutupnya.



BUSINESSRIAU.COM - Dumai Isu pengunduran diri sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN ) Kota Dumai terkait mutasi yang dilakukan  Kota Dumai beberapa waktu lalu mendapat perhatian sejumlah tokoh.


"Kalau ini benar terjadi maka saya mendukung tindakan ASN tersebut. Apalagi kalau hasil mutasi yang dilakukan kemarin tidak sesuai dengan hasil asismen. Dimana harusnya, seorang ASN sesuai asismen harusnya menjabat dinas tersebut tapi ternyata tidak," ungkap Tokoh  Intelektual Masyarakat  Riau, Ahmad Jony Maizainur kepada Ripesnews.com, Jumat (12/5).


Kalau ini memang benar terjadi kata Jony, kejadian ini harus menjadi intropeksi bagi Pemerintah Kota Dumai, khususnya Walikota Dumai, H Zulkifli AS. Pasalnya, asismen yang dilakukan bertujuan untuk membentuk pemerintah yang bersih dan berkinerja.


"Tujuan asismen dilakukan adalah untuk mencari dan membentuk pemerintah daerah yang bersih dan berkinerja sehingga mendapatkan ASN sesuai Undang-undang dan peraturan adalah sebuah keharusan," jelasnya.


Ketua Komite Pembentukan Provinsi Riau Pesisir ini kembali menyampaikan Walikota Dumai, H Zulkifli As untuk selalu berpijak pada aturan dan ketentuan yang berlaku sehingga roda pemerintahan dapat berjalan  dengan baik.


"Dan mendukung juga ASN yang keberatan untuk ditempatkan pada posisi yang tidak sesuai kemampuan. Karena diyakini akan menghambat pelaksanaan pekerjaan yang diemban. Sehingga hasilnya bisa sesuai harapan dan visi serta misi pak wali saat kampanye dapat dengan segera dicapai melalui ASN yang berkualitas dan berkinerja," katanya. (Ay)



RIAU BISNIS - DUMAI --  Memasuki setahun tiga bulan kepemimpinan Walikota Dumai dan Wakil Walikota Dumai,  H Zulkifli As dan Eko Suharjo SE sejak 17 Februari 2016 dilantik dan memimpin masih banyak pekerjaan  dijanjikan perlu segera direalisasikan.


 "Oleh sebab itu, diperlukan sekretaris daerah dan kepala dinas  berkompeten. Artinya, seorang ASN yang mampu menjabarkan apa yang ingin dicapai Wako dan Wawako selama lima tahun kepemimpinan," ungkap Tokoh Masyarakat Riau yang kini tinggal di Kota Dumai, Ahmad Jony Maizainur kepada Ripesnews.com, Jumat (12/5).




Bagi tamatan Fakultas Hukum Jurusan Tata Negara Universitas  MuhamadiyahJogjakarta ini mengingatkan, kalau tugas Sekda sebagai pimpinan tertinggi dalam jabatan pegawai negeri harus mampu menjabarkan visi dan misi Wako dan Wawako Dumai terpilih.





"Untuk itu, Sekda dilàrang berpolitik sehingga tidak menganggu visi dan misi Wako dan Wawako terpilih," jelasnya.




Kembali, Ketua Komite Pembentukan Provinsi Riau Pesisir ini mengatakan kalau program yang diterapkan Wako dan Wawako Dumai yaitu terpilih bagaimana Dumai punya air bersih, infrastruktur memadahi, pelabuhan yang bisa mendapatkan PAD, mendukung penyerapan tenaga kerja dan terciptanya Dumai yang agamis.


 "Ini penting. Oleh sebab itu, Sekda harus teliti mengelola keuangan,  pembinaan dalam ASN dan dudukkan mereka pada kompetensinya sehingga akan menghasilkan aparatur pemerintah yang bersih dan berkinerja. Dan diminta untuk mengurangi kegiatan serimonial.,"  tegasnya. (Ay)


Riau Bisnis  - Rohil--Adanya pernyataan Menko Polhukam Wiranto yang menyebutkan Pemerintah membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menjadi perbincangan hangat saat ini pada (09/05).

Ketua majelis ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) H.Wan Achmad Syaiful mengatakan,pembubaran secara yang resmi seperti HTI harus melalui putusan Pengadilan.

"Kita mendengar Pemerintah ingin membubarkan HTI, tapi menurut UU organisasi yang resmi itu pembubarannya harus melalui putusan pengadilan. Tentu kita menunggu hasil dari pengadilan."Kata nya.

Saat ditanya tentang Gerakan HTI,Wan Achmad Syaiful mengatakan tidak begitu mengerti yang ia tau dalam HTI tersebut ada istilah Khilafah yang bermaksud membentuk suatu Negara berdasarkan Syariat Islam.

"Saya tidak begitu mengerti yang saya tau HTI itu ada istilahnya Khilapah yang maksudnya membentuk negara berdasarkan syariat islam. Tetapikan selama ini HTI kan tidak prontal serta demontrasi namun dalam istilah mereka ada menjalankan  negara yang berdasarkan Syariat islam."paparnya.

Selain itu,Wan Achmad Syaiful juga mengatakan bahwa hingga saat ini secara resmi HTI belum terdaftar di Rohil.

Ia juga menyebutkan,hingga saat ini belum ada pernyataan dari MUI Pusat terkait adanya penyimpangan dalam ajaran HTI.

"Ajaran HTI sampai saat ini MUI pusat belum ada pernyataan menyesatkan. Saya pernah pertanyakan ke MUI pusat namun jawabannya mereka mengatakan itu perlu di perhatikan.namun tidak menyatakan itu sesat."Pungkasnya.(Agus)




Riau Bisnis - BAGAN BATU - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman pimpin upacara Jambore Satuan Polisi Pamomg Praja (Satpol PP) se-Provinsi Riau Tahun 2017 di lapangan Jalan Sunan Gunung Jati, Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Senin Pagi (08/05).

Sebagai Inspektur Upacara Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman juga sekaligus membuka Jambore yang bertema "Dengan Jambore Satpol PP se-Riau 2017 Mari Kita Tingkatkan Profesionalisme Anggota Dalam Rangka Pengabdian Kepada Masyarakat" dimana tema tersebut merupakan sebagai bentuk dukungan moril terhadap keberadaan Satpol PP.

 Dalam sambutanya, Gubri mengatakan merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pusat telah memberikan keleluasan kepada daerah untuk membentuk Perda. Tentunya hal ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya agar menghasilkan Perda yang inovatif, dan implementatif. Dengan catatan tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan dan tidak bertentangan dengan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia.





Sementara dalam Undang-undang Pasal 205 Ayat 1 tentang Satpol PP dibunyikan sebagai penegak Perda. Gubri juga menyampaikan, semangat menetapkan Perda juga harus diimbangi dengan semangat penegakannya.



"Satpol PP diperkuat kedudukannya untuk membantu kepala daerah dalam menegakan Peraturan Daerah, bahkan bisa dikatakan Satuan Polisi Pamong Praja merupakan tangan kanan Kepala Daerah. Ia menjadi penyelenggara ketertiban umum dan menjaga ketertiban umum dan sekaligus mengayomi masyarakat, tema ini sangat relapan dimana masyarakat adalah fokusnya" ujar Gubri.


Pada kesempatan tersebut turut hadir dalam pelaksanaan Upacara Jambore Satpol PP se-Provinsi Riau Bupati Rokan Hilir H. Suyatno, AMP, Walikota Dumai, yang diwakili oleh Asisten Walikota Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. H. Hamdan Kamal, Kapolres Rokan Hilir AKBP posma Lubis,Sik,MH.


 



Riau Bisnis - DUMAI - Memastikan program pembangunan yang dicanangkan dapat berjalan sesuai yang diinginkan dengan tujuan mensejahterakan masyarakat dan membangun Kota Dumai, Walikota Dumai H. Zulkifli AS melantik156 Pejabat Eselon II, III dan IV di l‎ingkungan Pemerintah Daerah Kota Dumai, Jum'at (05/05/2017).


Pelantikan yang dilaksanakan di Gedung Sri Bunga Tanjung (Pendopo) Jl. Putri Tujuh ini ‎juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Dumai Ir. H. M. Nasir, MP, unsur Forkompimda Kota Dumai, para Kepala Badan, Dinas dan Kantor di lingkungan Pemerintah Kota Dumai serta ratusan pejabat yang dilantik.



Ke-156 pejabat itu terdiri dari 12 Pejabat Esselon II, 46 Pejabat Esselon III, dan kemudian 98 Pejabat Esselon IV.


Usai prosesi pelantikan, Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, Msi mengatakan dalam sambutannya, pelantikan pejabat esselon II, esselon III dan eselon IV ini adalah agar melaksanakan kelangsungan tugas dikantor OPD masing-masing.


Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS), seorang pejabat siap ditempatkan dimana saja oleh pimpinannya.



Adanya perubahan regulasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru, ada pejabat yang tidak mendapat jabatan, namun sebagai ASN, setiap ASN harus tetap bisa memberikan kontribusi dalam mensukseskan proses pembangunan Kota Dumai, terlebih lagi seorang pemimpin dalam menyikapi tuntutan masyarakat untuk mewujudkan visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Dumai, tentunya dalam hal kaitanya dengan pelantikan ini adalah mencari serta memilih pejabat-pejabat yang benar-benar bertanggung jawab atas tugas-tugasnya.


"Saya mengharapkan, seandainya tugas kurang disenangi tetap harus dilaksanakan dengan baik, karena penempatan tugas sudah merupakan penilaian kriteria yang tepat dalam menempatkan posisi jabatan tersebut. Bagi yang belum mendapat jabatan itu harus kita terima dengan baik dan ikhlas, itu dinamika dalam melaksanakan tugas dan diharapkan mampu menjadi motivasi dalam meningkatkan kinerja yang lebih baik lagi," papar wako.


"Semisal ditempatkan di tempat ramai atau tempat sepi, itu merupakan bagian kita mengabdi ke masyarakat. Kami semua berharap semua yang dilantik ini dapat melaksanakan tugasnya dengan baik," harapnya


 






Riau Bisnis - Dumai - Gonjang-ganjing isu pengangkatan ASN yang tersiar ditengah masyarakat kini semakin santer terdengar. Pasalnya dalam waktu dekat bakal ada pengangkatan Aparatur Sipil Negara di pemerintah Kota Dumai.


Menanggapi hal tersebut, Ketua ( HMPPR) Himpunan Mahasiswa Pasca Sarjana Pesisir Riau, Afrianto Kurniawan, SH didampingi Sekretaris Busari Muslim,Ssy ' angkat bicara.


" Menanggapi isu yang berkembang belakangan ini ditengah-tengah masyarakat soal pelantikan ASN Eselon II,III dan IV. Kami selalu mengingatkan pimpinan daerah yakni walikota dan wakil walikota harus sesuai tupoksi kopentensi pendidikan " ujar Afrianto Kurniawan Rabu (03/5).


Dikatannya lagi, Pengangkatan Aparatur Sipil Negara harus benar-benar orang yang memiliki kemampuan sesuai bidangnya masing-masing agar visi, Misi walikota bisa terwujud.


Untuk meningkatkan pelayanan wajib terhadap masyarakat, maka dari itu untuk penempatan pejabat Eselon II yang melimputi Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


1. Pendidikan

2. Kesehatan

3. Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

4. Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman

5. Ketentraman,ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat Sosial.


Kesemua itu harus dilelang agar dapat menempatkan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah yang berkemampuan dan bertanggung jawab sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.


" Kami tak ingin Pemerintah Kota Dumai melakukan Disorientasi terhadap peraturan perundang undangan yang berkaitan pelayanan wajib mendasar terhadap Masyarakat." cakapnya.


Selaku putra Daerah sekaligus ketua Aktifis Himpunan Mahasiswa Pasca Sarjana Pesisir Riau (HMPPR) tetap akan mengawal jalannya Roda Pemerintahan Kota Dumai agar pelayanan terhadap Masyarakat bisa terwujud " Ungkap Wawan menghakiri. (rls). Keterangan Foto : Afrianto Kurniawan, SH Ketua Aktifis Himpunan Mahasiswa Pasca Sarjana Pesisir Riau ( Dokumen. Fb)





Riau Bisnis - DUMAI- Setelah berlangsung selama 6 hari, Dumai Expo bersempena Hari Jadi ke-18 Kota Dumai tahun 2017 resmi ditutup Walikota Dumai yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Dumai Ir. H. M. Nasir MP.dilapangan Bukit Gelanggang jl. HR.Soeberantas. Rabu (03/05/2017)
Pada kesempatan ini dalam rangka Penutupan Dumai Expo bersempena Hari Jadi ke-18 Kota Dumai tahun 2017 dimeriahkan oleh Artis Ibu Kota, tampak hadir juga Kepala Instansi Vertikal TNI /POLRI Daerah Kota Dumai, Ketua Tim penggerak PKK Kota Dumai,dan Camat/Lurah Se-Kota Dumai serta tamu undangan lainnya.


Walikota Dumai yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Dumai Ir. H. M. Nasir MP. Menyampaikkan dalam sambutannya, Dumai Expo tidak lain adalah sebagai suatu usaha untuk memajukan Ekonomi Kerakyatan dalam bentuk Produk Inovasi Lokal dan kreatifitas masyarakat, sebagai media promosi dan komunikasi strategis tentang investasi dan potensi daerah serta sebagai ajang publikasi seni budaya dan kegiatan pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah.



Umpan balik yang diharapkan dari Dumai Expo 2017 ini adalah untuk meningkatkan sumber daya alam dan menggugah pemberdayaan masyarakat yang berkeadilan dalam kerangka pembangunan daerah. Dengan adanya kegiatan ini kita dapat mempromosikan peluang usaha dibidang industri dan jasa yang ada di Kota Dumai.


Oleh karena itu atas nama pemerintah Kota Dumai mengucapkan terimakasih atas partisipasi seluruh elemen masyarakat Kota Dumai yang mendukung sepenuhnya kegiatan Dumai Expo yang diselenggarakan tahun ini.


“Harapan Walikota Dumai kedepan agar kegiatan seperti ini dapat dikemas lebih menarik lagi, sehingga nantinya dapat meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kota Dumai dan memberikan nilai tambah yang tinggi serta harus kita manfaatkan semaksimal mungkin karena melalui event ini nantinya akan terbuka peluang untuk meningkatkan minat investasi, pemasaran produk-produk unggulan serta pemberdayaan Usaha Kecil Menengah".



Riau Bisnis - DUMAI - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2017. Pemerintah Kota Dumai melaksanakan Upacara Bendera dilapangan upacara ex. Kantor Walikota Dumai jl. H.R. Soeberantas Dumai.

Turut hadir pada upacara tersebut (Sekretaris Daerah Kota Dumai) H. M. Nasir, (Ketua DPRD) Gusri Effendi, (Wakil Ketua DPRD) Idrus, ST dan Seluruh Forkompimda Kota Dumai.

Pada kesempatan tersebut (Ketua DPRD Kota Dumai) Gusri Efendi selaku Inspektur Upacara membacakan Sambutan Walikota Dumai, yang merupakan Amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Pada Upacara Hari Pendidikan Nasional Tahun 2017, sebagai berikut:

Di Hari Pendidikan Nasional ini, atas nama pemerintah, izinkan saya menyampaikan apresiasi pada semua pihak, pada semua pelaku pendidikan di mana pun berada, yang telah mengambil peran aktif untuk mencerdaskan saudara sebangsa. Untuk para pendidik disemua jenjang, yang telah bekerja keras membangkitkan potensi peserta didik untuk menjadi manusia berkarakter mulia, yang mampu meraih cita-cita dan menjadi pembelajar sepanjang hidup.











Gusri Efendi (Ketua DPRD Kota ) selaku Inspektur Upacara 


Pendidikan telah membukakan pintu wawasan, menyalakan cahaya pengetahuan, dan menguatkan pilar ketahanan moral. Persinggungan dengan pendidikanlah yang telah memungkinkan para perintis kemerdekaan untuk memiliki gagasan besar yang melampaui zamannya. Gagasan dan perjuangan yang membuat Indonesia dijadikan sebagai rujukan oleh bangsa-bangsa di Asia dan di Afrika.

Manusia yang terdidik dan tercerahkan adalah kunci kemajuan bangsa. Jangan sesekali kita mengikuti jalan berpikir kaum kolonial di masa lalu. Fokus mereka, kaum colonial itu, adalah pada kekayaan alam saja dan tanpa peduli pada kualitas manusianya. Kaum kolonial memang datang untuk mengeruk dan menyedot isi bumi Nusantara, menguras hasil bumi Nusantara. Karena itu, mereka peduli dan tahu persis data kekayaan alam kita, tetapi mereka tidak pernah peduli dengan kualitas manusia di Nusantara.

Kini kita sudah 71 tahun merdeka. Kemerdekaan itu bukan hanya untuk menggulung kolonialisme, melainkan juga untuk menggelar kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Jangan sampai kita hanya tahu tentang kekayaan alam, tetapi tidak tahu kualitas manusia di negeri kita. Kita harus berkonsentrasi pada peningkatan dan pengembangan kualitas manusia. Kita tidak boleh mengikuti jalan berpikir kaum kolonial yang terfokus hanya pada kekayaan alam, tetapi, sekali lagi saya tegaskan melupakan soal kualitas manusia.


Mari kita jawab, tahukah kita berapa jumlah sekolah, jumlah guru, jumlah siswa, jumlah perguruan tinggi di daerah kita? Tahukah kita berapa banyak anak-anak di wilayah kita yang terpaksa putus sekolah? Tahukah kita tentang kondisi guru-guru di sekolah yang mengajar anak-anak kita? Tahukah kita tentang tantangan yang dihadapi oleh kepala sekolah dan guru untuk memajukan sekolahnya?

Lebih jauh lagi, berjuta jumlahnya putra-putri Indonesia yang kini telah berhasil meraih kesejahteraan.


Pada kita yang telah sejahtera itu, jelas terlihat bahwa pendidikan adalah hulunya. Karena pendidikanlah, maka terbuka peluang untuk hidup lebih baik.

Pendidikan itu seperti tangga berjalan yang mengantarkan kita meraih kesejahteraan yang jauh lebih baik. Pertanyaannya, sudahkah kita menengok sejenak pada dunia pendidikan yang telah mengantarkan kita sampai pada kesejahteraan yang lebih baik?

Pernahkah kita mengunjungi sekolah kita dulu? Pernahkah kita menyapa, bertanya kabar dan kondisi, serta berucap terima kasih pada guru-guru yang mendidik kita dulu? Bagi kita yang kini berkiprah diluar dunia pendidikan, mari kita luangkan perhatian. Mari ikut terlibat memajukan pendidikan. Mari kita ikut iuran untuk membuat generasi anak-anak kita bisa meraih yang jauh lebih baik dari yang berhasil diraih oleh generasi kita ini. Dan, iuran paling mudah adalah kehadiran. Datangi sekolah, datangi guru, datangi anak-anak pelajar, lalu terlibat untuk berbagi, untuk menginspirasi, dan terlibat untuk ikut memajukan dunia pendidikan kita.



Wajah masa depan kita berada di ruang-ruang kelas, memang. Akan tetapi, hal itu bukan berarti bahwa tanggung jawab membentuk masa depan itu hanya berada di pundak pendidik dan tenaga kependidikan di institusi pendidikan. Secara konstitusional, mendidik adalah tanggung jawab negara. Namun, secara moral, mendidik adalah tanggung jawab setiap orang terdidik. Mengembangkan kualitas manusia Indonesia harus dikerjakan sebagai sebuah gerakan bersama. Semua harus ikut peduli, bahu-membahu, saling sokong dan topang untuk memajukan kualitas manusia Indonesia lewat pendidikan.

Oleh karena itu, peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini kita mengambil tema ‘Pendidikan dan Kebudayaan Sebagai Gerakan Pencerdasan dan Penumbuhan Generasi Berkarakter Pancasila’. Kata kunci dari tema tersebut adalah “Gerakan”. Pendidikan harus dipandang sebagai ikhtiar kolektif seluruh bangsa. Karena itu, pendidikan tidak bisa dipandang sebagaisebuah program semata. Kita harus mengajak semua elemen masyarakat untuk terlibat. Kita mendorong pendidikan menjadi gerakan semesta, yaitu gerakan yang melibatkan seluruh elemen bangsa, masyarakat merasa memiliki, pemerintah memfasilitasi, dunia bisnis peduli, dan ormas/LSM mengorganisasi. Berbeda dengan sekadar “program” yang “perasaan memiliki atas kegiatan” hanya terbatas pada para pelaksana program, sebuah “gerakan” justru ingin menumbuhkan rasa memiliki pada semua kalangan. Mari kita ajak semua pihak untuk merasa peduli, untuk merasa memiliki atas problematika pendidikan agar semua bersedia menjadi bagian dari ikhtiar untuk menyelesaikan problematika itu.

Gerakan pencerdasan dan penumbuhan generasi berkarakter Pancasila adalah sebuah ikhtiar mengembalikan kesadaran tentang pentingnya karakter Pancasila dalam pendidikan kita. Sudah digariskan bahwa pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis, serta bertanggung jawab. Itulah karakter Pancasila yang menjadi tujuan Pendidikan Nasional kita.

Menumbuhkembangkan potensi anak didik seperti itu memerlukan karakteristik pendidik dan suasana pendidikan yang tepat. Di sinilah peringatan Hari Pendidikan Nasional menjadi amat relevan untuk mengingatkan kembali tentang karakteristik pendidik dan suasana pendidikan.




Peringatan Hari Pendidikan Nasional ini tidak bisa dilepaskan dari sosok Ki Hadjar Dewantara, yang pada tanggal 2 Mei merupakan hari kelahiran Bapak Pendidikan Indonesia itu. Ki Hadjar Dewantara menyebut sekolah dengan istilah “Taman”. Taman merupakan tempat belajar yang menyenangkan. Anak datang ke taman dengan senang hati, berada di taman juga dengan senang hati, dan pada saat harus meninggalkan taman, maka anak akan merasa berat hati. Pertanyaannya, sudahkah sekolah kita menjadi seperti taman? Sudahkah sekolah kita mejadi tempat belajar yang menyenangkan?

Sekolah menyenangkan memiliki berbagai karakter, di antaranya adalah sekolah yang melibatkan semua komponennya, baik guru, orang tua, siswa dalam proses belajarnya, sekolah yang pembelajarannya relevan dengan kehidupan, sekolah yang pembelajarannya memiliki ragam pilihan dan tantangan, di mana individu diberikan pilihan dan tantangan sesuai dengan tingkatannya, sekolah yang pembelajarannya memberikan makna jangka panjang bagi peserta didiknya.


Pendidikan yang menumbuh-kembangkan potensi peserta didik agar menjadi insane berkarakter Pancasila.Ikhtiar besar kita untuk pendidikan ini hanya akan bisa terwujud apabila kita semua terus bekerja keras dan makin membuka lebar-lebar partisipasi masyarakat untuk terlibat aktif dalam pendidikan. Mulai hari ini, kita harus mengubah perspektif bahwa pendidikan bukan hanya urusan kedinasan di pemerintahan, melainkan juga urusan kita dan ikhtiar memajukan pendidikan adalah juga tanggung jawab kita semua