Berita Pemerintahan

Business Riau

☆☆NEWS RIAU

☆☆☆Nasional

☆Kota Dumai

☆☆Pekanbaru

Dewan Pengurus Pusat Perkumpulan Pengusaha Bongkar Muat Indonesia (PPBMI) dikukuhkan pada hari Rabu (23/8) oleh Staf Khusus Menteri Perhubungan Mayjen Marinir Purn Buyung Lalana mewakili Menhub Budi Karya Sumadi, di Hotel Mercure, Ancol Jakarta Utara.staff ahli menteri

Hadir pada acara tersebut, Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis, Sekjen DPP INSA Budhi Halim, Wakil Ketua Umum ALFI Anwar Satta, Direktur Usaha Angkutan Barang & Tol Laut Harry Boediarto, dan banyak pengusaha PBM dari sejumlah wilayah di Indonesia.

Ketua Umum DPP PPBMI Epyardi Asda mengajak para pengusaha PBM untuk meningkatkan kesadaran dan kebersamaannya, karena jika tidak solid bisa saja usaha PBM akan terdegradasi dengan situasi dan kondisi yang ada.

“Dan itu sudah dirasakan oleh pengusaha PBM di daerah. Apalagi adanya pasal 4 ayat 33 di dalam UU Pelayaran, jika kita tidak hati-hati bisa tergerus ini PBM,” katanya, di Jakarta, Rabu (23/8).

Anggota Komisi V DPR RI ini juga mengingatkan bahwa sekarang Pelindo bisa sebagai operator dan regulator, artinya Pelindo bisa mengerjakan kegiatan bongkar muat. “Kalau begini halnya apakah kedepan kita bisa mempertahankan eksistensi keberadaan kita (PBM-red). Tapi PPBMI akan berjuang untuk supaya bagaimana PBM tetap memperoleh porsi pekerjaan di pelabuhan,” ujar Epyardi menggebu-gebu.

Epyardi menambahkan supaya Pelindo kembali kepada tugas pokoknya yakni sebagai agen pembangunan dan penyedia jasa infrastruktur.

Sementara itu, Buyung Lalana (mewakili Menhub) mengungkapkan, bahwa Menhub Budi Karya Sumadi mengapresiasi terhadap kehadiran PPBMI sebagai wadah pengusaha PBM.

Diharapkan, perkumpulan pengusaha PBM ini dapat mengkontribusi pemikiran dan bentuk lainnya untuk kemajuan ekonomi nasional khusus sektor angkutan laut.

Sedangkan Ketua Komosi V DPR RI Fary Djamy Francis juga menyatakan hal sama. Pihaknya pun mengapresiasi atas dikukuhkannya PPBMI. Diharapkan perkumpulan ini juga dapat mempererat terhadap semua institusi terkait.

“Sebagai DPR RI yang bermitra kerja dengan Kementerian Perhubungan, kami juga ingin memperoleh masukan dari para pelaku usaha di pelabuhan, terutama persoalan yang dialami oleh pebisnis PBM,” ungkap Francis.

Pada kesempatan itu, juga diumumkan bahwa pengurus PPBMI antara lain, Ketua Umum Epyardi Asda, Sekretaris Umum Dicky A. Kandou, Ketua Pelaksana Harian Capt. Prijanto. (Ocean Week)


Riau Bisnis –Rohil– Kementrian Agama Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Jumat (25/82017) pagi menggelar penutupan kegiatan Diklat Teknis Substantif peningkatan kopetensi penilaian kinerja guru dan pengembangan keprofesian berkelanjutan ( PKG dan PKB ).

Diklat tersebut dilaksanakan selama 5 hari yang dimulai pada tanggal 21 Agustus sampai dengan tanggal 25 Agustus 2017. Penutupan Diklat itu ditandai dengan Penanggalan tanda pengenal Diklat oleh  Kakan Kemenag Rohil H Agustiar Sag, yang diikuti juga oleh wakil Kepala Diklat Padang Siarlim Chan.

Kakan Kemenag Rohil H Agustiar mengatakan, dari 30 orang peserta yang telah mengikuti Diklat itu satu orang yang tidak lulus karna tidak memenuhi persyaratan.

Agustiar mengharapkan  kepada peserta ilmu yang telah didapatkan agar bisa dimanfaatkan dengan sebaik baiknya.  Dan juga kedisiplinan yang telah diterapkan selama diklat berlangsung agar bisa dipertahankan.

Tambah Agustiar, mudah mudahan kegiatan substantif seperti ini bisa terus berlangsung ditahun 2018 nanti agar guru yang belum bisa mengikuti diklat  tahun 2017 ini ditahun 2018 bisa mengikuti nya. (Agus)

Bisnis Riau –Rohil– Karena Anak minta jajan, seorang ibu muda yang bernama Jul umur (30) tahun warga Pondok Bibitan kebun Kayangan PT Ivomas Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir, tega menganiaya anak kandungnya sendiri yang bernama Jihan Lestamega Syahputri umur (4) tahun hingga babak belur.



Akibat kejadian tersebut, korban kini harus mendapatkan perawatan intensif dari tim medis di rumah sakit Indah Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah.



Menurut keterangan salah seorang tetangganya, Inem (36) menyebutkan, bahwa dirinya juga merasa kaget dengan tindakan yang dilakukan oleh pelaku itu. "Saya memang bertetangga tapi saya tidak tahu kapan dia menganiaya anaknya sampai begitu," katanya.



Dirinya mengaku baru mengetahui ketika Kamis (24/8/2017) malam kemarin dirinya mendengar suara korban menangis terus. "Malam tadi saya baru tahu karena anaknya itu menangis saja. Dan waktu saya datang kerumahnya korban sudah babak belur dan diambil oleh kakak pelaku," terang Inem.



Sementara itu, pelaku Jul yang ditemui di Mapolsek Bagan Sinembah, mengaku sangat menyesal akibat amarahnya itu sehingga menyebabkan anak keduanya itu mengalami luka memar dibagian wajahnya. Dirinya mengaku bahwa aksi kekerasan yang dilakukannya terhadap anaknya itu pada Kamis (24/8/2017) malam.



Menurutnya penganiayaan tersebut dilakukannya karena dirinya merasa malu anaknya meminta jajan dengan orang lain.  "Siang itu saya mendapatkan kabar dari tetangga kalau anak saya itu  minta jajan sama orang waktu di warung," katanya sambil menangis.



Dan setelah itu dirinya pun langsung memanggil korban dan selanjutnya memukuli korban dengan tangan dan sisir. "Saya malu, pikir orang saya tak memberinya uang jajan dan makan. Makanya begitu pulang siang itu langsung saya pukul dia dengan menggunakan tangan dan kepalanya saya pukul dengan sisir, " tuturnya Jul.



Dan ketika ditanya penyebab mata korban bengkak dan membiru, dirinya menduga terkena dinding rumah. "Saat itu kepalanya saya pukul dan mungkin kepala bagian depannya terkena kayu rumah. Tapi saat itu langsung saya usap dengan menggunakan rambut kepala yang benjol hingga benjolannya hilang. Tapi sorenya matanya kulihat malah membiru seperti itu," ungkapnya.



Dirinya juga menyebutkan, bahwa korban adalah anak kedua dari hasil perkawinannya yang pertama. "Dia itu anak saya dari suami pertama yang meninggal dunia sekitar 3,5 tahun lalu karena kecelakaan," tuturnya.



Dan ketika ditanya perasaannya saat mengetahui anak keduanya itu harus mendapatkan perawatan, sambil menangis dirinya mengaku sangat menyesal. "Saya benar-benar menyesal kenapa bisa begitu jadinya. Apalagi saat ini saya sedang hamil 5 bulan dari perkawinan dengan suami kedua saya," ungkapnya.



Semantara itu menurut kakak pelaku, Erna yang ditemui di RS Indah Bagan Batu kemarin menyebutkan, bahwa korban sudah berulang kali mendapatkan perlakuan kekerasan dari pelaku.



"Sebenarnya sudah bukan sekali ini saja dia (korban, Red) mengalami kejadian seperti ini. Itu makanya saya tidak terima dan langsung mengambil korban tadi malam dari rumahnya," ujarnya.



Dirinya juga menyangkal keterangan pelaku yang menyebutkan kalau saat ini dirinya bersama suami yang kedua.  "Itu semua bohong, karena kalau tak silap kami, dia sudah lebih dari empat kali menikah dan semuanya tidak ada yang jelas," terangnya kembali.



Erna juga mengaku pasrah akan proses hukum yang menimpa adiknya tersebut. Menurutnya, apa pun yang menimpa adiknya, dia tidak peduli lagi. "Mau busuk dia dipenjara, biar saja situ. Kami keluarga kecewa berat atas kejadian yang menimpa anaknya tersebut," tutur Erna sambil terisak yang menemani Jihan di Rumah Sakit Indah.



Semantara itu Kapolsek Bagan Sinembah, Kompol Eka Ariandy Putra SH Sik yang dikonfirmasikan secara terpisah belum dapat memberikan keterangan resmi. (Agus)


 
Riau Bisnis –Rohil–Kejari dan Pemkab Rokan Hilir (Rohil) Kamis pagi (24/8/2017)  memanggil sebanyak 174 kepenghuluan di Kabupaten Rohil bersama Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) di Gedung Serbaguna, Jalan Utama, Bagansiapiapi.

Adapun tujuan dikumpulkannya seluruh penghulu se Rohil sebanyak 174 kepenghuluan tersebut adalah untuk melakukan  pengawalan dan pengelolaan dana desa, melalui adanya penandatanganan fakta integritas dengan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Rohil yang turut disaksikan langsung oleh Bupati H Suyatno Amp, Kajari Rohil Bima Suprayoga SH MHum dan Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan, Sekda Rohil Drs H Surya Arfan Msi dan Sekretaris  Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Mulyadi Masri.

"Banyak persoalan mengenai dana desa yang menyebabkan akhirnya bersangkutan terkena hukum. Jadi tidak ada lagi bermain - main dengan dana desa," ujar Bupati Suyatno dalam pembukaannya di Gedung Serbaguna, Kamis (24/8/17).

Suyatno juga menambahkan bahwa beberapa kesalahan yang sering dilakukan, yaitu tidak adanya kesesuaian antara data dengan realita yang ada di lapangan.

"Dana ada diterima tapi SPJ ntah kemana, dana diterima pajaknya yang tidak tahu kemana," tandasnya.

Oleh sebab itu ia meminta peran dari Badan Permusyawaratan Kepenghuluan (BPKep) dan masyarakat untuk mengawal dan mengawasi setiap kinerja dari kepenghuluan dalam mengelola dana desa.

Kepala Kejari Rohil, Bima Suprayoga mengatakan bahwa pihaknya sengaja mengumpulkan seluruh camat, datuk penghulu, BPKep maupun pendamping bertujuan ingin menyampaikan kepada penghulu dan seluruh masyarakat mengenai tata cara penggunaan ADD dan DD.

“Kedua dana tersebut adalah milik negara yang harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat desa. Makanya hari ini saya sampaikan kepada penghulu bahwa Kejari Rohil akan mengawal dan mengamankan perjalanan ADD dan DD, agar dipergunakan sesuai dengan peruntukkannya,” ujarnya.

Bima kembali menegaskan, penggunaan ADD dan DD harus sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Jangan sampai lagi terjadi adanya penggunaan anggaran yang tidak sesuai pada peruntukkannya,” tegasnya.

Kejari Rohil, terangnya, akan selalu bersama-sama dengan masyarakat maupun penghulu, dan bahkan pihaknya juga sudah meluncurkan “Jaksa Sahabat Penghulu”.

“Ini sebagai bagian dari apresiasi kami kepada penghulu bahwa mereka sudah bekerja keras, bahu-membahu bersama masyarakat didesanya. Dan kami ingin ikut berperan aktif sehingga masyarakat melalui penghulu bisa langsung berhubungan dengan kami,” ucapnya.

Ia menjelaskan, TP4D yang telah dibentuk tentunya membuka ruang kepada seluruh penghulu untuk memberikan masukan kepada kejaksaan maupun menceritakan permasalahan yang ada kepada masyarakat, pendamping, camat maupun Inspektorat secara bersama-sama.

“Niat Kejari Rohil adalah membangun desa untuk kepentingan masyarakat desa dan saling bekerjasama. Jadi, jangan sampai ada lagi terjadi penyelewengan dana desa, itu sangat tidak kami inginkan. Yang kami inginkan adalah dana tersebut semuanya tersalurkan, semuanya mendapatkan anggaran dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Bima.

Selain itu, ia juga berterima kasih kepada media massa yang sudah hadir dalam acara sosialisasi yang digelar secara serentak di Indonesia. Karena menurutnya tanpa media massa berita tersebut tidak akan sampai ditengah masyarakat.

“Ini menjadi warning (peringatan) juga dan mohon disampaikan, bukan berarti kami menutup jika ada perbuatan korupsi, tidak demikian. Seandainya ada perbuatan korupsi tentu kami akan tindak juga. Jadi, rekan-rekan media tolong sampaikan walaupun jaksa sahabat penghulu, tetapi sahabat dalam artian yang positif, bersama-sama dana kita salurkan dan masyarakat membangun bersama. Sekali lagi saya tegaskan kalau ada penyelewengan atau apapun tetap akan kami tindak, bukan berarti tidak ada, tetap ada tindakan,” papar Bima Suprayoga mengakhiri. (Agus)

 


Riau Bisnis –Rohil– Bupati (Rohil) H Suyatno Amp, pada Jumat (18/8/2017) menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas Sinaboi Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir.

Pembangunan Puskemas tersebut berasal dari Dana alokasi khusus (DAK) tahun 2017 sebesar Rp 8.6 milyar untuk pembangunan fisik sekitar Rp 4.6 milyar dan sisa nya untuk pengadaan barang perlengkapan Puskesmas.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan kendaraan operasional sebanyak 6 unit dari Kementerian Kesehatan oleh Bupati H. Suyatno dengan penyerahan kunci langsung kepada kepala Puskesmas Sinaboi Dr Sherman.

Bupati Rohil H Suyatno mengatakan, bahwa pembangunan Puskesmas Sinaboi kita usulkan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir ke Kementerian Kesehatan RI dan tak lepas dari perjuangan dari berbagai pihak eksekutif maupun legislatif dari Daerah sampai ke Pusat.

“Kita minta agar pekerjaan pembangunan dilaksanakan tepat waktu dan sesuai perencanaan supaya hasilnya juga baik, Sebab fasilitas ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat makanya kalau memungkinkan pembangunan puskesmas ini di gesa tanpa mengesampingkan kualitas bangunannya,”ujar Bupati.

Sementara itu kendaraan operasional yang baru diserahkan agar dimanfaatkan sebaik baiknya untuk melayani masyarakat,” pungkas Suyatno.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Ketua DPRD H Nasrudin Hasan, Kadiskes Dahniar dan beberapa kepala OPD dilingkungan Pemkab Rohil.(Agus)

 


Riau Bisnis –Rohil– Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XIV Tingkat Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), secara resmi ditutup oleh Wakil Bupati Rohil Drs. Jamludin pada Jumat malam (4/8/2017), di Lapangan Taman Budaya batu enam Kota Bagansiapiapi.

Penutupan MTQ tersebut dimulai dengan pembacaan para juara pada cabang perlombaan MTQ tahun 2017, serta pengumuman yang menjadi juara dalam perlombaan pawai Ta'aruf  Kecamatan dan pawai Ta'aruf Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan ditutup dengan penekanan tombol serunai sebagai tanda berakhirnya MTQ ke-XIV Tingkat Kabupaten Rokan Hilir tahun 2017.

Adapun berikut pemenang pada MTQ ke XIV Tingkat Kabupaten Rokan Hilir tahun 2017 yakni:

  1. Kecamatan Kubu  dengan nilai 60
    2. Kecamatan Kuba  dengan nilai 54
    3 . Kecamatan Tanah Putih dengan nilai 42
    4 .Kecamatan Rimbo Melintang  dengan nilai 26
    5. Kecamatan Simpang Kanan dengan nilai 24
    6. Kecamatan Pujud dengan nilai 21
    7. Kecamatan Bagansinmbah dengan nilai 21
    8. Kecamatan Balai Jaya dengan nilai 18
    9. Kecamatan Bangko dengan nilai 16
    10. Kecamatan Bangko Pusako dengan nilai 9


Juara Pawai Ta'aruf Kecamatan

  1. Kecamatam Pasir Limau Kapas dengan nilai 775
    2. Kecamatan Tanjung Medan dengan nilai 771
    3. Kecamatan Bangko dengan nilai 763
    4. Kecamatan Simpang Kanan dengan nilai 759
    5.Kecamatan Pujud dengan nilai 757
    6. Kecamatan Bagansinembah dengan nilai755


Pawai Ta'aruf Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

  1. Bappeda 961
    2. Pekerjaan Umum dan Tata Ruang dengan nilao 943
    3. Dinas Kesehatan dengan nilai 942
    4. Dinas Lingkungan Hidup dengan nilai 939
    5. RSUD DR RM Pratomo dengan nilai 938
    6. Dinas Pendidikan dengan nilai 921


Wabup Rohil Jamiludin menyampaikan pemahaman yang utuh pada nilai Al Quran dapat memberikan kontribusi dalam membangun tatanan dunia yg aman, adil, dan bermartabat.

Dengan MTQ ini kita jadi cerminan sekaligus seruan pada umat manusia khususnya Muslim.
Islam sesungguhnya teduh, damai cinta keadilan dan menjauhi kekerasan serta fitnah,"ujar orang no dua di Rohil

"Selamat dan sukses bagi yang menang dalam ajang MTQ tingkat Kabupaten Rohil ke XIV tahun 2017, bagi yang belum berhasil agar terus berlatih meningkatkan potensi diri dan jangan menyerah, mudah mudahan akan lebih baik lagi pada kesempatan yang akan datang,"ucap Wabup.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Rohil H Nasrudin Hasan, Sekretaris Daerah Drs. H Surya Arfan Msi, Dandim diwakili Mayor Supriyanto, Kapolres diwakili oleh Kompol Agung Triadi, para Anggota DPRD dan kepala OPD dilingkungan Pemkab Rohil serta para undangan lainnya.(Ag)