Berita Pemerintahan

Business Riau

☆☆NEWS RIAU

☆☆☆Nasional

☆Kota Dumai

☆☆Pekanbaru





BUSINESSRIAU.COM - Kementerian Koordinator Perekonomian menyatakan bahwa upaya penurunan harga tiket pesawat yang dilakukan pemerintah beberapa waktu lalu belum memberikan hasil memuaskan. Lembaga itu bahkan memperkirakan tiket pesawat akan sulit turun lebih rendah lagi setelah lebaran.

Perkiraan tersebut berdasarkan pada harga avtur. Saat ini pemerintah melihat harga avtur masih relatif lebih tinggi dibandingkan beberapa tahun lalu.

"Memang, untuk (tarif pesawat) kembali rendah berat karena secara bersamaan avtur kan naik," ujar Deputi Bidang Koordinasi Makro dan Keuangan Iskandar Simorangkir di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jumat (31/5/2019).

Selain itu, maskapai juga telah menurunkan harga tiketnya menjelang lebaran menyusul pemangkasan tarif batas atas (TBA). Berdasarkan pengamatannya, penurunan harga berkisar Rp100.000 hingga Rp200.000, tergantung rute.

Sebenarnya, lanjut Iskandar, dampak kenaikan tiket pesawat masih normal terhadap inflasi. Namun, pemerintah perlu mencermati dampaknya terhadap sektor lain.

Terlebih, penumpang angkutan udara terkontraksi pada kuartal I 2019. Terkait risiko ditutupnya rute penerbangan menyusul pemangkasan TBA oleh pemerintah, Iskandar mengungkapkan fenomena tersebut tidak hanya terjadi di Indonesia.

Fenomena juga terjadi di India. Maskapai Jet Air terpaksa menutup beberapa rutenya karena tingginya harga avtur. Di tempat yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memperkirakan rerata tarif transportasi akan naik bulan ini. Namun, inflasinya tak sebesar bulan lalu.

"Sampai akhir bulan lalu, inflasi transportasi sudah agak tinggi makanya naiknya bulan ini tidak banyak lagi tetapi memang masih naik," ujar Darmin.

Pemerintah, lanjut Darmin, terus memantau perkembangan harga pesawat. Pasalnya, dampak kenaikan tiket pesawat cukup luas ke berbagai sektor, salah satunya pariwisata. "Kami coba dalami terus nanti kami bicarakan pada waktu lain, mungkin setelah lebaran," ujarnya.

Sebagai catatan, berdasarkan data BPS, kenaikan tarif angkutan udara masih terjadi hingga April 2019 di mana andil angkutan udara mencapai 0,03 persen dari inflasi bulanan April yang tercatat 0,44 persen.

Secara tahunan juga demikian, dari total inflasi 2,83 persen andil angkutan udara mencapai 0,31 persen. (cnn/clc)




BUSINESSRIAU.COM - Gubernur Riau Syamsuar menyampaikan beberapa pesan kepada masyarakat yang mudik atau pulang kampung merayakan Idul Fitri 1440 H yang akan jatuh pada Rabu, 5 Juni 2019 nanti. 

Hal itu disampaikan Syamsuar sebelum mengecek mobil para ASN yang dikandangkan di pekarangan Rumah Dinas Gubernur Riau di Pekanbaru, karena dilarang dibawa mudik, Jumat (31/5/2019). 

Pertama, Syamsuar mengajak seluruh masyarakat Riau untuk menyambut Idul Fitri dengan penuh kegembiraan. Kedua, bagi masyarakat yang mudik diimbau hati-hati dan waspada selama perjalanan. 

"Bagi yang menggunakan kendaraan pulang kampung, tentunya harus memikirkan keselamatan, seperti saya melepas semalam beberapa warga kita yang berangkat pulang kampung," ucap Syamsuar saat diwawancarai Kompas.com. Selain itu, lanjut dia, sebelum meninggalkan rumah, masyarakat juga harus memastikan kondisinya aman dari kebakaran dan pencurian.

 "Keselamatan rumah juga harus diperhatikan, terutama dari bahaya kebakaran dan maling. Kalau ada tetangga bisa dipesan minta tolong dilihatkan rumahnya," ujar mantan bupati Siak dua periode ini.

Syamsuar juga berharap momen lebaran dijadikan untuk memperkuat hubungan silaturahmi antar-keluarga dan masyarakat. "Saya harap, ini adalah suasana silaturahmi sekaligus juga saling berkunjung, saling maaf-maafan, dan semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT," tutup Syamsuar. (kpc)




BUSINESSRIAU.COM - Selama arus mudik lebaran 2019 ini, ada 100 puskesmas di Riau yang sudah disiagakan untuk melayani kesehatan jika terjadi kecelakaan. Puskesmas ini terutamanya di jalur mudik yang ada di Riau.

"Ada 100 Puskesmas yang sudah kita persiapkan selama arus mudik lebaran ini. Selama ini Puskesmas itu juga sudah buka 24 jam. Namun tetap kita siagakan selama lebaran 2019 ini," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Dra Mimi Yuliani Apt, MM kepada detikcom, Jumat (31/5/2019).

Menurut Mimi, Puskesmas yang disiagakan ini seluruhnya berada di jalur mudik. Baik yang ada di jalur jalan nasional, provinsi, dan kabupaten. 

Untuk jalan lintas Sumatera (Jalinsum) dari Jambi menuju ke Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan sebaliknya juga ada Puskesmas yang sudah disiagakan. Dari sana menyambung ke Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Kabupaten Pelalawan, dan Pekanbaru.

Jalur selanjutnya, Pekanbaru menuju Kabupaten Siak, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hilir hingga ke perbatasan Sumatera Utara.

"Semua Puskemas di jalur lintas timur ini sudah kita siagakan," kata Mimi.

Termasuk juga di jalan lintas tengah Pekanbaru ke Kabupaten Kuansing. Lintas barat dari Pekanbaru ke Kampar menuju Sumatera Barat. Lintas Utara dari Pekanbaru menuju Kampar dan Kabupaten Rokan Hulu menuju ke perbatasan Tapanuli Selatan, Sumut.

"Semua jalur mudik lintas provinsi itu sudah kita siagakan Puskesmasnya. Tentunya juga kita menyiagakan di jalur lintas kabupaten yang ada di Riau juga," kata Mimi. (detikcom)



BUSINESSRIAU.COM, DUMAI - Wali Kota Dumai Zulkifli AS, mengapresiasi kepada insan pers yang terus membangun kebersamaan dalam memberitakan perkembangan di Kota Dumai, sehingga bisa terwujud kota dumai yang makmur dan madani. Hal ini disampaikan wako pada acara buka puasa bersama Insan Pers Dumai yang dilaksanakan di gedung Pendopo balai Sri Bunga tanjung kota Dumai Rabu (29/05/19).

Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi, Kepala Dinas Kominfo Dumai Fauzan, Plt Kabag Humas Rizki Kurniawan, Ketua PWI Dumai Kambali, Sekretaris PWI Dumai Bambang Prayetno serta puluhan wartawan media cetak, elektronik, online dan undangan lain hadir dalam acara tersebut.

Tak lupa pula Walikota mengucapkan terimakasih kepada insan pers Dumai yang hadir dalam kegiatan tersebut. Bahkan Zul AS demikian panggilan akrab walikota Dumai, juga apresiasi kepada masyarakat Dumai yang tetap dapat menjalankan ibadah puasa  serta kegiatan yang berkaitan dengan peringatan bulan suci ramadhan 1440 H tahun 2019.

“Kendati banyak agenda nasional namun Dumai tetap kondusif. Saya apresiasi dan terimakasih kepada insan pers Dumai senantiasa memberikan informasi yang turut bersama membuat situasi aman dan kondusif,” tegas Zul AS.

Menurut Wako Dumai acara buka puasa bersama Pemko Dumai melalui Dinas Kominfo dengan insan pers dilaksanakan sesuai kemampuan. Dalam kesempatan itu Zul AS juga memaparkan bahwa bulan ramadhan harga kebutuhan masyarakat di kota dumai masih stabil. Adapun harga bawang putih sempat naik dipasar namun akhirnya masih dapat terkendali.

“Harga-harga kebutuhan pokok selama ramadhan masih stabil dan terjangkau masyarakat. Kalaupun ada naik ini batas toleransi,” katanya. Alhamdulilah kita tetap kawal dari dinas perdagangan dan perindustrian yang senantiasa memantau harga yang ada di kota dumai. Dimana kota dumai merupakan daerah indikator yang berpengaruh terhadap inflasi. yang perlu di jaga inflasi dan harga, sehingga dumai yang perlu diperhatikan oleh pusat.

"Saat ini di tengah masyarkat sejumlah harga bahan pokok belum terjadi lonajakan yang tinggi, menjadikan suasana perekonomian jual beli di kota dumai stabil. Tinggal lagi kemampuan atau daya beli, Hal ini perlu kita sesuaikan dengan kondisi kita agar pemasukan dan pengeluaran bisa berimbang," tutur wako.

Dalam kesempatan itu, Zul AS berpesan agar masyarakat Dumai pada merayakan hari raya Idul Fitri 1440 H dengan tidak berlebihan. Mari kita rayakan penuh keimanan dan ketakwaan. “Jangan berlebihan, rayakan hari Raya Idul Fitri 1440 H sesuai kemampuan,” begitu pesan Walikota Dumai. (Nav)








BUSINESSRIAU.COM - Pemrov Riau melarang para pejabatnya menggunakan mobil dinas untuk mudik Lebaran 2019. Seluruh mobil dinas diminta dikumpulkan di kompleks rumah dinas Gubernur Riau Syamsuar. 

Larangan menggunakan mobil dinas untuk mudik ini tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Riau No 88/SE/2019. Surat edaran ini diteken Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution.

Surat edaran itu berisi larangan kepada para PNS di Pemprov Riau menerima parsel atau pemberian dalam bentuk lain. Dalam surat tersebut dijelaskan juga kepada para pejabatnya tidak menggunakan mobil dinas selama status cuti lebaran.

Mobil dinas jabatan dan operasional harus sudah dikumpulkan sejak 29 Mei 2019. Selama cuti bersama, mobil dinas dikumpulkan di halaman belakang rumah Dinas Gubernur Riau Syamsuar, di Jl Diponegoro Pekanbaru. Mobil dinas tersebut baru dapat diambil kembali pada 9 Juni 2019.

"Surat edaran ini berpedoman surat pimpinan KPK tentang imbauan pencegahan gratifikasi terkait hari raya keagamaan dan adanya peraturan Menteri PAN-RC tentang pedoman peningkatan pelaksanaan efisiensi, penghematan dan disiplin kerja jajaran ASN," kata Edy Natar kepada wartawan, di halaman Kantor Gubernur Riau, Jl Sudirman Pekanbaru dalam acara Apel Siaga Operasi Ketupat Muara Takus 2019, Selasa (28/5/2019).

Dia mengharapkan, seluruh jajaran pejabatnya di lingkup Pemprov Riau harus mematuhi surat edaran tersebut.

"Kita harapkan semua pejabat dapat melaksanakan apa yang telah menjadi petunjuk," kata Edy. 




BUSINESSRIAU.COM - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melakukan penyesuaian aturan terhadap ketentuan batasan rumah sederhana dan rumah sangat sederhana yang dapat diberikan fasilitas pembebasan pajak pertambahan nilai. Penyesuaian tersebut dilakukan seiring peningkatan harga tanah dan bangunan sekaligus usulan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumhanan Rakyat. 

Seperti dilansir dari laman Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Setkab.go.id, ketentuan baru tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2019 tentang Batasan Rumah Umum, Pondok Boro, Asrama Mahasiswa dan Pelajar, serta Perumahan Lainnya yang Atas Penyerahannya Dibebankan dari Pengenaan Pajak Pertambanhan Nilai (PPN).

Menteri Keuangan Sri Mulyani telah menandatangani regulasi baru tersebut pada 20 Mei 2019. Menurut PMK 80 Tahun 2019, terdapat lima kriteria untuk rumah yang bisa mendapatkan fasilitas pembebasan PPN. 

Pertama, yakni luas bangunan rumah tidak lebih dari 36 meter persegi. Kedua, harga jual tidak melebihi batasan harga jual. Dengan kata lain, batasan harga jual didasarkan pada kombinasi zona dan tahun yang berkesesuaian. 

Kriteria ketiga yakni, rumah pertama yang dimiliki oleh orang pribadi. Orang tersebut termasuk ke dalam kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, digunakan sendiri sebagai tempat tinggal, dan tidak dipindahtangankan dalam jangka waktu empat tahun sejak dimiliki. 

Keempat, yakni luas tanah tidak kurang dari 60 meter persegi. Kelima, rumah tersebut diperoleh secara tunai ataupun dibiayai melalui fasilitas kredit bersubsidi maupun nonsubsidi. Termasuk, rumah yang dibiayai dengan mekanisme prinsip syariah. 

PMK Nomor 81 Tahun 2019 juga menjelaskan mengenai pondok boro dan asrama mahasiswa serta pelajar yang berhal mendapat fasilitas pembebasan PPN. 

Khusus pondok boro yang dibebaskan dari pengenaan PPN yakni bangunan sederhana  bertingkat atau tidak bertingkat yang dibiayai oleh perorangan atau koperasi. Peruntukkan pembangunan harus digunakan bagi para buruh ataupun pekerja sektor informal yang berpenghasilan rendah. Namun, dengan catatan, pondok boro tersebut tidak dipindahtangankan selama empat tahun. 

Adapun asrama mahasiswa dan pelajar yang bisa terbebas dari PPN yakni bangunan sederhana bertingkat atau tidak bertingkat yang dibiayai oleh universitas maupun sekolah. Pemilik asrama juga tidak dapat dipindahtangankan dalam jangka waktu empat tahun. 

Regulasi baru ini juga memasukkan jenis perumahan lainnya yang bisa mendapat fasilitas pembebasan PPN. Yakni rumah pekerja yang dibiayai suatu perusahaan bagi karyawannya dan tidak untuk dikomersialisasikan. Selain itu, bangunan yang didirikan bagi para korban bencana alam juga terbebas dari PPN. 





BUSINESSRIAU.COM - Minyak mentah berjangka AS naik hampir satu persen pada akhir perdagangan Selasa (28/5)), setelah banjir melanda seluruh Midwest. Banjir menghambat aliran minyak mentah dari pusat penyimpanan utama AS di Cushing, Oklahoma.

Minyak berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli di New York Mercantile Exchange, menetap di 59,14 dolar AS per barel, naik 51 sen AS atau 0,9 persen, dari tingkat penutupan pada Jumat (24/5) sebelum libur panjang akhir pekan Memorial Day. "Banjir tampaknya telah berdampak pada pusat distribusi di seluruh Amerika Serikat, memperlambat pengiriman yang keluar dari Cushing dan menciptakan tawaran pada WTI," kata Phillip Streible, ahli strategi pasar senior di RJO Futures di Chicago.

Daerah yang dilanda banjir di Arkansas dan Oklahoma bersiap menghadapi lebih banyak hujan yang akan membuat Sungai Arkansas semakin meluap, ujar prakirawan cuaca setempat. Layanan Cuaca Nasional menyebutkan, hujan telah turun sejauh ini di beberapa bagian Oklahoma selama bulan Mei. Diperkirakan, hujan akan terus turun.

Sementara itu, minyak mentah Brent untuk pengiriman Juli naik 1,42 dolar AS menjadi ditutup pada 70,11 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange, setelah berulang kali berada di atas dan di bawah tanda psikologis 70 dolar AS.

Harga minyak telah terperangkap di antara kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi dan ekspektasi bahwa Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya akan memperpanjang kesepakatan enam bulan mereka untuk mengekang produksi. OPEC dan sekutunya termasuk Rusia, yang dikenal sebagai OPEC+, akan bertemu selama 25-26 Juni untuk membahas kebijakan produksi, tetapi masih belum jelas apakah pakta produksi mereka akan diperpanjang.

"Arab Saudi tampaknya mendukung untuk memperpanjang pengurangan produksi karena produksi AS meningkat," kata Wakil Presiden Riset Pasar di Tradition Energy Gene McGillian.

Pasar akan menyesuaikan turun untuk menyesuaikan dengan barel jika OPEC mengakhiri pemotongan 1,2 juta barel per hari (bph).

Minyak mentah berjangka Brent pekan lalu mencatat penurunan 4,5 persen dan WTI turun 6,4 persen menjadi kerugian mingguan terbesar sejak Desember. Penurunan harga minyak pekan lalu terjadi setelah pemerintah melaporkan persediaan minyak mentah AS naik menjadi 476,8 juta barel, tertinggi sejak Juli 2017. Namun, pasokan global telah mengetat karena pemangkasan produksi OPEC+ tahun ini, dengan ketegangan politik di Timur Tengah menambah tekanan terhadap harga. Sanksi AS juga sebagian besar telah mengambil minyak mentah Iran dan Venezuela dari pasar global.

"Ada premi geopolitik yang membantu mendukung harga," kata John Kilduff, seorang analis di Again Capital LLC.

Investor tetap khawatir bahwa perang perdagangan AS-Cina yang meningkat dapat menghantam ekonomi global dan mengurangi konsumsi bahan bakar. "Perang perdagangan AS-Cina tidak semakin membaik dan itu benar-benar mulai membebani pertumbuhan," kata Bill Baruch, presiden Blue Line Futures di Chicago.



BUSINESSRIAU.COM - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (28/5) sore bergerak menguat seiring turunnya tensi politik dalam negeri. Rupiah menguat 5 poin atau 0,03 persen menjadi Rp 14.375 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.380 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta mengatakan, setelah demo rusuh, tensi politik dalam negeri menurun. Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno resmi mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Menunggu putusan MK, suhu politik mendingin dan tidak ada atau belum ada lagi pengerahan massa. Kondisi tenang seperti ini tentu membuat investor tenang," ujar Ibrahim.

Ia menilai, proses demokrasi kini kembali berlangsung tertib sesuai dengan koridor konstitusi. Tinggal menunggu putusan MK dan sepertinya proses tahapan Pemilu 2019 sudah selesai. Indonesia akan segera memiliki pemimpin periode 2019-2024.

Dari eksternal, tensi yang meninggi di Timur Tengah dikhawatirkan terus tereskalasi dan berujung pada agresi militer alias perang. Pasokan minyak berpotensi terhambat karena Timur Tengah adalah kawasan penghasil minyak terbesar di dunia. Tidak heran harga minyak naik lumayan tajam.

"Kenaikan harga minyak bukan kabar baik buat rupiah. Sebab Indonesia adalah negara net importir minyak, yang suka tidak suka harus mengimpor demi memenuhi kebutuhan dalam negeri," kata Ibrahim.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat Rp 14.375 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp 14.370 per dolar AS hingga Rp 14.419 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp 14.380 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 14.36 per dolar AS. (rol)



BUSINESSRIAU.COM — Kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) berupa program pemberdayaan petani dan peningkatan produksi pangan berdampak luas. Masyarakat di berbagai daerah dinilai merasakan dampak tersebut berupa kemudahan menjangkau pangan.

Anggota DPR dari PDIP Ono Surono menilai Menteri Pertanian Amran Sulaiman mempunyai visi dan misi kerja yang baik terhadap petani. Sikap yang ditunjukan Amran Sulaiman dengan memperhatikan kepentingan petani akan mampu mempercepat terealisasinya kedaulatan pangan nasional.

"Memperhatikan kepentingan petani itu cara menuju kedaulatan pangan. Kesejahteraannya diperhatikan, produksinya dibantu ditingkatkan. Selama ini Amran Sulaiman telah baik melakukannya," ujar politisi PDIP Ono Surono, pada Selasa (28/5).

Ono mengungkapkan, kepekaan Amran Sulaiman terhadap kebutuhan petani pada akhirnya dapat dirasakan hasilnya saat ini. Seperti ketersediaan infrastruktur irigasi, subsidi pupuk, alat mesin pertanian modern, asuransi tani, bahkan sampai bantuan modal. Soal itu semua Amran Sulaiman diakui cukup responsif.

Kepedulian lain Amran Sulaiman yang disambut positif, ucap Ono, adalah sikapnya yang tak ingin petani sampai merasakan kesulitan dan terpaksa harus mengeluh. "Kalau terjadi begitu Amran Sulaiman segera mengambil kebijakan terbaik ke petani. Sehingga nggak sampai terus keluhannya," kata Ono.
Ono juga mendukung upaya Amran Sulaiman yang pada beberapa hal memang terbukti moncer meningkatkan produksi pangan. Dengan demikian, Ono menuturkan, mampu menjaga stabilitas stok pangan. (rol)





BUSINESSRIAU.COM - Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah angkatan kerja Provinsi Riau pada bulan Februari 2019 sebanyak 3.296,47 orang, bertambah 5.000 ribu orang dibanding Februari 2018 yakni 3.295,97 orang.
Hal ini disampaikan oleh Kepala BPS Riau Aden Gultom, Rabu (15/5/2019). Ia mengatakan komponen pembentuk Angkatan Kerja adalah penduduk yang bekerja dan pengangguran.
"Penduduk yang bekerja pada Februari 2019 sebanyak 3,11 juta orang, bertambah 5,21 ribu orang dibanding keadaan setahun yang lalu. Sementara itu, jumlah pengangguran sebanyak 183,70 ribu orang, mengalami penurunan sebanyak 4,71 ribu orang dibanding setahun yang lalu," ujar Aden.
Kemudian untuk Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), ujar Aden, pada Februari 2019 tercatat sebesar 68,26 persen, mengalami penurunan sebesar 1,81 persen poin dibanding setahun yang lalu.
"Penurunan TPAK memberikan indikasi adanya penurunan potensi ekonomi dari sisi pasokan (supply) tenaga kerja," Cakapnya.
Berdasarkan jenis kelamin, terdapat perbedaan TPAK antara laki-laki dan perempuan. Pada Februari 2019, TPAK laki-laki sebesar 84,25 persen sementara TPAK perempuan sebesar 51,38 persen.
"Dibanding kondisi setahun yang lalu TPAK laki-laki mengalami penurunan sebesar 1,69 persen poin dan TPAK perempuan juga mengalami penurunan sebesar 1,92 persen poin," ungkapnya. (clc)



BUSINESSRIAU.COM, SIAK - Badan Operasi Bersama (BOB) PT BSP Pertamina Hulu melaporkan illegal tapping (pencurian minyak) ke Polsek Perawang, Sabtu siang (25/5/2019). Pencurian minyak dengan modus membuat sambungan pipa secara ilegal itu terjadi pada jalur pipa di PKM 15.800, daerah Lukut, Kecamatan Tualang, Siak.
Pekerja BOB yang mengetahui pencurian itu langsung melakukan penanganan sekaligus tindakan preventif sesuai prosedur keselamatan. Tindakan yang dilakukan adalah melakukan penanganan perbaikan terhadap kebocoran pipa akibat illegal tapping.
Selain itu, petugas juga melakukan penanganan oil spill (tumpahan minyak) yang merembes di sekitar lokasi kebocoran. Upaya ini untuk meminimalisir dampak kebocoran terhadap lingkungan. Termasuk juga melakukan investigasi secara komprehensif dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian.
GM BOB PT BSP Pertamina Hulu, Riry Wurestya Hady, menyesalkan tindakan yang tidak bertanggung jawab ini. Negara sangat dirugikan akibat oil losses. Sebab, selain kehilangan minyak, fasilitas negara juga dirusak oleh pelaku. Kejadian ini juga berdampak terhadap pencemaran lingkungan serta berisiko terjadi kebakaran.
"Kita telah melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib, semoga petugas kepolisian segera mengusut dan melakukan tindakan kepada pelaku yang telah merugikan dan merusak aset negara," ujar Riry.
Ia menilai, aksi pencurian minyak ini tergolong profesional. Karena lokasi pencurian dilakukan di daerah berbatasan dengan sumur chevron dan akses jalan yang buntu. Pelaku juga ahli dalam melakukan pengelasan pipa.
"Pelaku pandai berkomunikasi dengan warga. Modusnya, pelaku melakukan pengukuran dan pemasangan pancang dengan alibi nanti akan mengganti lahan yang terkena pemasangan pipa," ujar Riry.
Sebelumnya kejadian ini, BOB telah memasang sign board sebagai tanda peringatan bahaya illegal tapping pada sejumlah titik rawan di sepanjang shipping line sebagai tindakan preventif.
Selain itu BOB juga terus meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi kejadian serupa, mengingat makin maraknya kejadian tersebut di Provinsi Riau. (rilis)





BUSINESSRIAU.COM, PELALAWAN - PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dan PT Asia Pacific Rayon (APR) menyalurkan sembako murah kepada masyarakat, di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, Senin (27/5/2019). Sebanyak 1.500 paket sembako bersubsidi seharga Rp110.000 itu bisa didapat hanya dengan harga Rp50.000 saja oleh masyarakat yang mayoritas berasal dari golongan kurang mampu.
Acara yang dilaksanakan di halaman Pondok Istana Yatim Kerinci Timur itu dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan, Direktur APR Thomas Handoko, Camat Pangkalan Kerinci, Dodi A Saputra dan Wakapolres Pelalawan Kompol Rezi Dharmawan.
Termauk juga Lurah Pangkalan Kerinci Timur, Edi Arifin, Ketua Pengurus Pondok Istana Yatim dan Dhuafa, H Eddi Amran, LC, MA sekaligus Ketua BAZNAS Kabupaten Pelalawan, jajaran Forkompinda Pelalawan, manajemen PT RAPP dan APR serta pengelola Pondok Istana Yatim Kerinci Timur.
Bupati Pelalawan, HM Harris, mengapresiasi pasar murah Ramadan oleh RAPP dan APR yang telah membantu meringankan beban masyarakat.
“Atas nama pemerintah daerah kami berterimakasih banyak kepada PT RAPP dan APR, semoga perusahaan semakin berkembang, dan tentu kita berharap akan semakin banyak pula masyarakat yang terbantu,” ujar Harris.
Bupati menambahkan program tersebut dapat terus disinergikan dengan program pemerintah yakni Pelalawan Cerdas, berupa peluang usaha sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan di daerah.
“Jadi kita berharap nanti tidak lagi sekedar menerima bantuan saja, namun Pondok Istana Yatim ini nantinya juga bisa memberi bantuan kepada orang lain sehingga dia bisa mandiri dengan usaha yang dia lakukan,” papar Bupati.
Head of Community Development (CD) RAPP, BR Binahidra Logiardi mengatakan program pasar murah Ramadan ini merupakan wujud dari dukungan perusahaan terhadap program pemerintah dan membantu meringankan beban masyarakat menjelang Lebaran. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara perusahaan dan masyarakat sekitar operasional perusahaan.
“Pasar murah kali ini, RAPP dan APR menyediakan sejumlah paket bahan pokok, yaitu minyak goreng, gula pasir, beras dan tepung terigu. Hasil penjualan paket ini, akan disumbangkan ke Pondok Istana Yatim dan Dhuafa. Jadi, kami berharap kegiatan ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Pengelola Pondok Istana Yatim Kerinci Timur, H Eddi Amran LC, MA sangat mengapresiasi kegiatan pasar murah bagi masyarakat. Ia menilai meski baru saja berdiri, perusahaan sangat mendukung upaya pemerintah terutama dalam menstabilkan harga sembako menjelang Lebaran.
"Kita berharap penyaluran paket sembako Ramadan murah ini dapat membantu meringankan beban masyarakat untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang warga Kerinci Barat, Nuraini (44) mengaku sangat bersyukur dengan adanya pasar murah Ramadan dari RAPP dan APR ini.
“Tentu kami sangat senang sekali dengan pasar murah ini, karena kami bisa beli dapat sembako harga terjangkau, apalagi menjelang lebaran ini kan harga-harga mulai naik, jadi kami sangat terbantu sekali,” ungkapnya bersama sejumlah warga lain yang hadir di lokasi.
Pelaksanaan pasar murah hari ini dilakukan serentak di 3 kelurahan yakni, Kelurahan Kerinci Kota, Kerinci Timur, dan Kerinci Barat. Kemudian pada hari Selasa (28/5/2019), pasar murah digelar di 4 desa, yakni Desa Sering, Simpang Perak Jaya, Lalang Kabung, dan Delik Dusun Pangkalan Delik.
Sebagai informasi, APR merupakan perusahaan baru penghasil serat rayon viskosa yang terintegrasi pertama di Asia dengan kapasitas 240.000 ton per tahun dan menggunakan sumber bahan baku berkelajutan dan traceable (terlacak). Perusahaan ini beroperasi mulai awal tahun 2019, yang berdiri di kawasan PT RAPP di Pangkalan Kerinci. 


BUSINESSRIAU.COM, DUMAI -Pembangunan tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 kilometer, akan melewati kawasan perlintasan gajah sumatera. Untuk itu, di jalur tol tersebut akan dibangun enam titik underpass atau terowongan khsusus untuk perlintasan gajah. Pembuatan underpass khsusu gajah ini telah disepakati pihak kontraktor Hutama Karya, Kementerian PUPR, dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau. Ketiga pihak ini juga telah melakukan Rapat Pleno Pembahasan Persilangan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai dengan Jalur Satwa Gajah, di salah satu hotel di Pekanbaru, Senin (27/5/2019).

Pimpinan Proyek Pekanbaru-Dumai Seksi 3-4 dari PT Hutama Karya (Persero), Dinny Suryakencana mengatakan, untuk enam titik perlintasan gajah, satu titik di Sungai Tekuana dan lima titik lainnya ada di dekat kawasan hutan Suaka Margasatwa Balai Raja. Enam underpass yang dibanguan akan dibuat dengan ketinggian yang bervariasi.

"Tinggi batas ruang (clearance) underpass diantaranya ada yang 4,5 meter hingga 11 meter dan lebar mulai dari 25 meter hingga 45 meter," kata Dinny saat diwawancarai Kompas.com usia rapat dengan BBKSDA Riau, Senin. Dia mengatakan, proses pembuatan underpass khusus gajah akan sama selesainya dengan pembangunan jalan tol. Sejauh ini, kata Dinny, pengerjaan fisik tol Pekanbaru-Dumai sudah 47 persen.


Selama pekerjaan, petugas sering menemukan jejak gajah di sekitar lokasi pembangunan. "Targetnya Desember 2019 sudah selesai. Sekarang sudah 47 persen. Jadi kira sering nemukan jejak gajah di sana," jelasnya dia.

Namun menurut Dinny, untuk pengerjaan tol secara keseluruhan belum bisa dipastikan selesai pada akhir tahun ini, karena masih ada beberapa kendala, "Secara keseluruhan belum selesai. Kita usahakan sesi satu dan dua selesai.

Karena masih ada masalah pembebasan lahan masyarakat," jelasnya. Terkait lintasan gajah, dia menjelaskan akan dibuat sealami mungkin, sehingga para gajah akan tetap merasa seperti melintas di hutan. "Dinding beton terowongan kita buat rumput dan tanaman yang bisa membuat gajah nyaman melintas," kata Dinny.


Sementara itu, Kepala BBKSDA Riau Suharyono mengatakan, ada delapan titik perlintasan gajah sumatera yang dibelah tol Pekanbaru-Dumai ini. "Di SM Balai Raja ada 6 elor gajah, sedangkan di SM Giam Siak Kecil ada 50 hingga 60 ekor gajah liar. Jadi gajah ini yang selalu melintas di tol yang di bangun ini, sehingga dibuat underpass," kata Suharyono.

Selain pembuatan underpass, Suharyono juga meminta untuk disediakan rest area atau lokasi untuk masyarakat umum yang ingin melihat gajah liar secara langsung. "Saya harap dibuat rest area untuk melihat gajah liar. Ini juga menjadi satu ikon di daerah," ucap Suharyono. (tpc)







BUSINESSRIAU.COM, PEKANBARU - Asosiasi Petani Kelapa Sawit PIR Provinsi Riau (Aspekpir) merupakan asosiasi yang bertanggung jawab dalam pemberdayaan koperasi dan kelompok tani PIR meliputi masalah manajemen, sumber daya manusia, pengembangan usaha dan permodalan. 

Anggotanya merupakan pekerja rentan yang sehari-harinya menghadapi rIsiko yang tinggi namun dari sisi pendapatan tidak mampu untuk membayarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan. Maka, GN Lingkaran ini merupakan wadah yang disediakan oleh BPJS Ketenagakerjaan yang ingin membantu para pekerja rentan tersebut.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan, Mias Muchtar menjelaskan donasi kepesertaan dari dana CSR PT Insight Investments Management ini diberikan untuk menstimulasi para pekerja agar mereka mampu melanjutkan kepesertaan program BPJS Ketenagakerjaan mereka secara mandiri atas kesadaran sendiri.

’’Untuk memberikan perlindungan kepada pekerja tidak mampu atau rentan, kami telah melaksanakan program Gerakan Nasional Peduli Pekerja Rentan (GN Lingkaran), yaitu crowdfunding dengan donasi dari personal atau perusahaan melalui CSR, untuk membayar iuran mereka,’’ ujar Mias, Senin (27/5/2019).

Donasi kepesertaan yang diberikan meliputi dua program, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK). ’Dengan adanya perlindungan ini, pekerja rentan dapat bekerja dengan tenang untuk meningkatkan taraf hidup mereka dan mencapai kesejahteraan. Harapannya agar ke depan, mereka dapat melanjutkan sendiri kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan mereka melalui program reguler yang tersedia,’’ sebut  Mias.

Mias Muchtar juga menambahkan bahwa komitmen pemberian bantuan dana CSR ini merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan kesadaran para pekerja BPU agar mereka menyadari arti penting perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dalam menjamin kehidupan yang sejahtera.(hen/rpc)

BUSINESSRIAU.COM, JAKARTA. Ramadhan sudah penghujung bulan, nasib para pedagang kurma ternyata masih sama dengan tahun-tahun lalu. Mereka mengantongi omzet berlipat. Nah, sebagian dari pedagang sudah mulai menambah stok kurma untuk memenuhi tingginya permintaan konsumen.

Buah kurma jadi buruan masyarakat di kala bulan puasa. Mereka membeli kurma untuk dijadikan takjil buka puasa. Fenomena ini membawa berkah untuk para pedagang kurma. Mereka dapat mengantongi omzet berlipat seiring naiknya jumlah penjualan kurma. Rosalia Afin, pedagang kurma asal Jakarta mengamini hal tersebut. Dia mengaku penjualannya sudah meningkat sekitar 100%-200% sejak bulan lalu.

Menurut dia, penjualan masih bisa naik terus sampai 300% menjelang Lebaran. Maklum saja, minggu kedua puasa merupakan waktu puncak belanja konsumen. Sayangnya, Rosalia enggan menyebutkan total penjualan kurma selama bulan Ramadhan 2019.

Konsumen Rosalia tersebar di seluruh Indonesia, bahkan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Maklum saja, dia memanfaatkan media sosial sebagai ajang berjualan. Untuk memenuhi semua permintaan pelanggan, dia menambah jumlah stok kurma sejak awal tahun. Dia menggandeng beberapa supplier di Madinah untuk mendatangkan aneka jenis kurma.

"Supplier rutin mengirim kurma muda sebanyak enam ton seminggu sekali," katanya.
Keberuntungan yang sama juga menerpa Intan Permata Sari, pedagang kurma asal Bandung. Dia bilang penjualannya naik sekitar 80% dari bulan biasanya sejak awal Ramadan.

Kini, setiap pekan Intan mampu menjual puluhan kilogram kurma. Padahal pada hari biasa penjualannya tidak lebih dari 10 kg per minggu. "Saya optimis penjualan bisa tembus 100% (kenaikan penjualan) sampai minggu terakhir puasa," katanya.

Asal tahu saja, Intan menjual kurma secara online. Konsumennya tersebar dari Sabang sampai Merauke. Agar bisa memenuhi semua permintaan pelanggan, Intan menambah jumlah stok sejak sebulan lalu. Sama dengan Rosalia, dia menggandeng supplier di Timur Tengah untuk mendatangkan kurma.  

Kurma ajwa dan sukari jadi idola 
Dari berbagai macam jenis kurma, kurma ajwa dan sukari yang kini tengah digandrungi masyarakat. Rosalia menjelaskan kedua kurma tersebut disukai karena rasanya yang lezat. Seperti, kurma sukari yang dagingnya terasa manis dan lumer namun bagian luarnya terasa renyah. Asal tahu saja, kurma sukari menjadi buah yang biasa dimakan para raja.

Adapun kurma ajwa dipercaya menjadi buah yang sering dimakan oleh Nabi Muhammad SAW. Soal rasa, kurma ajwa terasa lebih kenyal dan segar.  Sedang populer, kedua jenis kurma tersebut dijual dengan harga selangit. Rosalia mematok harga kurma sukari Rp 158.000 per kg. Sedangkan, kurma ajwa dia banderol Rp 378.000 per kg.

Berbeda dengan Rosalia, Intan hanya menjual kurma ajwa. Harganya dia patok mulai Rp 330.000 - Rp 395.000 per kg. 
Di sisi lain, ketatnya persaingan usaha tidak bisa mereka hindari. Alhasil, keduanya saling memberikan pelayanan terbaik untuk setiap pelanggan. Contohnya, Rosalia memberikan garansi tukar barang baru bila kardus kurma rusak saat diterima konsumen. (kontan/tri)



BUSINESSRIAU.COM - Menjelang hari raya Idul Fitri, masyarakat mulai berburu koper untuk kebutuhan mudik. Alih-alih membeli sebagian masyarakat lebih senang menyewa koper. Alhasil, para penyedia jasa penyewaan koper panen omzet seiring tingginya minat sewa masyarakat.

Momen lebaran banyak dimanfaatkan masyarakat untuk pulang kampung atau berlibur. Sebelum pergi, sebagian orang sibuk berburu koper untuk mengemas barang bawaannya.
Fenomena ini jadi momen panen para penyedia jasa sewa koper. Wijaya Saputra, pemilik Sewakoper_Jakarta mengamini hal tersebut.

Menurutnya, banyak masyarakat yang lebih senang menyewa daripada membeli koper baru. Alasannya, mereka tidak perlu merogoh koceknya dalam-dalam untuk membeli sebuah koper. Umumnya, satu unit koper berkualitas dihargai lebih dari Rp 1 juta.

"Masyarakat juga tidak perlu repot menyimpan dan merawat koper sendiri," katanya pada KONTAN. Sampai sekarang, sudah 70% dari 44 unit koper milik Saputra yang sudah di booking konsumen. Kebanyakan pelanggan menyewa koper berukuran besar.

Sekedar info, Saputra menyediakan koper berukuran 20 Inci sampai 33 Inci. Semua koleksi koper milik Saputra bermerek internasional seperti Lojel, Samsonite, dan American Tourism.

Saputra optimis semua koper miliknya akan di booking oleh konsumen satu minggu sebelum lebaran. "Biasanya mereka baru sadar membutuhkan koper tambahan saat packing," jelasnya.

Selama momen lebaran ini, para konsumen menyewa koper selama satu sampai dua minggu. Untuk tarif sewanya, Saputra mematok mulai dari Rp 150.000 sampai Rp 250.000 per minggu.

Lain cerita dengan Tashdik Adipura, Pemilik Sewa Koper. Dia mengaku belum ada pelanggan yang booking koper untuk lebaran. "Mereka (pelanggan) baru telpon untuk tanya-tanya saja," katanya pada KONTAN.

Namun demikian, dia optimis 20 unit kopernya bakal ludes disewa oleh konsumen. Tashdik mengaku kebanyakan konsumen akan melakukan booking satu minggu sebelum lebaran tiba.   Sekedar info, Tashdik menyediakan koper berukuran 19 Inci sampai 32 Inci. Untuk harga sewa, dia mematoknya mulai dari Rp 60.000 sampai Rp 110.000 per minggu.

Konsumen bayar biaya kerusakaan saat koper rusak

Saat koper yang disewa rusak dalam perjalanan, pelanggan bakal di kenakan denda untuk biaya perbaikan. Setiawan bilang umumnya kerusakan terjadi pada bagian zipper sarung koper. Sehingga, biaya perbaikan yang harus dibayar konsumen tidak lebih dari Rp 50.000.

"Kami akan serahkan nota tagihan perbaikan kepada konsumen, agar mereka yang membayar," katanya.  Sedikit berbeda dengan Tasdhik, dia memilih untuk langsung memotong uang jaminan untuk membayar perbaikan. Asal tahu saja, Dia mewajibkan setiap pelanggan membayar uang jaminan Rp 200.000 saat booking.

Di sisi lain, para penyedia jasa sewa koper mengaku persaingan bisnis ini sudah ketat. Terbukti dari makin banyaknya pemain baru yang bermunculan. Tasdhik mengaku tidak khawatir dengan persaingan bisnis yang terjadi. Karena, para pemain baru mengenakan tarif sewa yang sama dengan lainnya.

Setiawan menilai persaingan persewaan koper mulai ketat. Namun, dia tidak merasa khawatir tersaingi oleh para pendatang baru. Karena, dia optimis pelanggannya akan kembali lagi saat mendapatkan pelayanan yang baik. (kontan)


BUSINESSRIAU.COM, JAKARTA - Menjelang hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah, para pengusaha katering mulai menawarkan paket hidangan lebaran. Mereka optimis dapat mengantongi omzet besar karena tingginya permintaan konsumen.

Momen hari raya Idul Fitri dimanfaatkan masyarakat untuk berkumpul dan makan bersama keluarga. Tidak ingin repot menyiapkan hidangan lebaran, sebagian orang memilih memesan makanan dari katering.

Alhasil, para pengusaha katering lebaran mulai jadi buruan masyarakat. Dilla Britania, Pemilik Resep Bu Mertua mengamini hal tersebut.

Berdasarkan catatannya, sekarang sudah ada lebih dari 25 orang yang memesan katering hidangan lebaran. Dilla menduga jumlah pesanan bakal naik terus sampai sehari sebelum Lebaran.

Sayang, dia enggan menyebutkan target jumlah konsumen yang memesan katering miliknya. Asal tahu saja, Dilla membuka paket katering Idul Fitri sejak awal Ramadhan 2019.

Sekedar info, satu paket menu lebaran Resep Bu Mertua berisi ketupat sayur, opor ayam. Dilla juga memberikan sambal goreng ati kentang dan kerupuk sebagai pelengkapnya.

"Konsumen juga bisa memesan menu tambahan seperti empal gepuk dan lainnya," katanya. Urusan harga, Dilla mematoknya Rp 675.000 per paket. Asal tahu saja, satu paket menu lebaran ini cukup dimakan untuk 10 orang.

Dilla mengaku konsumennya datang dari area Jabodetabek. Umumnya, mereka yang memesan tahun ini adalah para pelanggan lama. Beda cerita dengan Riezka Sari Injaryati, Pemilik My Halal Food. Dia mengaku tahun ini hanya menerima 10 orang pemesan untuk katering lebaran.

"Saya sengaja batasi karena tenaga kami sangat terbatas," jelasnya. Untuk memenuhi pesanan lebaran, Riezka hanya dibantu tiga orang karyawan.

Sampai sekarang sudah ada tujuh orang yang masuk dalam daftar pemesan katering lebaran. Kebanyakan para pelanggan berasal dari Jakarta dan Bekasi.

Untuk satu paket hidangan lebaran, Riezka menyiapkan menu ketupat sayur dan opor ayam. Dia memberikan menu tambahan rendang daging, sambal goreng ati, sambal, dan kerupuk.

Riezka mematok tarif katering lebaran mulai dari Rp 2,3 juta sampai Rp 1,85 juta per porsi. Setiap paket katering lebaran ini bisa disantap oleh 20 orang.

Harga katering naik

Manisnya cuan bisnis katering lebaran terganjal naiknya harga bahan baku. Alhasil, sebagian pemilik usaha katering menaikkan harga menu.

Seperti Riezka yang menaikkan harga paket lebaran sekitar 40% dari tahun lalu.  "Ada konsumen saya yang pergi tapi banyak juga yang bisa menerima kenaikan harga ini," katanya.

Berbeda dengan Dilla yang memilih tidak menaikkan harga katering lebaran. Alasannya, dia tidak ingin mengecewakan serta ditinggal konsumen. "Harga dapat ditahan karena supplier langganan saya tidak menaikkan harga secara drastis," jelasnya.

Lainnya, Dilla mempertahankan ketepatan waktu pengiriman. Dia mulai mengirimkan makanan kepada pelanggan sehari sebelum perayaan hari raya Idul Fitri.

Selain itu, dia mempertahankan kualitas rasa masakan agar konsumen tidak kecewa. Riezka pun juga melakukan hal serupa agar konsumennya puas dan mau menjadi pelanggan setia.